Tutorial Pemetaan Lokasi Menggunakan Software (Avenza Map, DNR Garmin, Garmin Base Camp dan ArcGis)

Tutorial Pemetaan Lokasi Menggunakan Software (Avenza Map, DNR Garmin, Garmin Base Camp dan ArcGis)

Bentuk bumi merupakan pusat kajian dan perhatian dalam ilmu ukur tanah. Proses penggambaran permukaan bumi secara fisiknya addalah erupa bola yang tidak beraturan bentuknya dan mendekati bentuk sebuah jeruk (Muda, 2008). Hal tersebut terbukti informasi tentang bentuk bumi, mengalami kesulitan karena bentuknya yang tidak beraturan ini, oleh sebab itu dicari bentuk informasi sistematis yang dapat mendekati bentuk bumi.

Lokasi di pusat komputer Universitas Palangka Raya adalah lokasi praktek yang dapat dipetakan lokasinya menggunakan berbagai sofware yang dibutuhkan. Laporan ini akan membahas tentang pemetaan lokasi tersebut menggunakan 4 sofware yang telah ditentukan.

Penggunaan Avenza Map

Avenza Map adalah perangkat mobile Smartphone atau Tab kini lumrah digunakan dalam kegiatan survey dan pemetaan. Berbagai aplikasi pemetaan mobile dapat dengan mudah diunduh secara gratis. Masing-masing aplikasi  memilki kelebihan dan kekuranagn masing-masing.

Salah satu aplikasi yang memilki keunggulan, salah satu dapat digunakan secara offline serta membolehkan pengguna mengkustomisasi petanya sendiri dalam bentuk PDF. Selain itu, Avenza Maps juga memungkinkan pengguna membangun skema atribut data sehingga informasi yang dapat dikumpulkan tidak terbatas pada informasi lokasi (Kurniawan, dkk,. 2017).

Geotagging Foto Digitasi

Geotagging foto digitasi merupakan proses penambahan identifikasi geografis metadata dengan berbagai media seperti foto, video, website, pesan SMS, atau RSS feed dan merupakan bentuk metadata geosgapasial. Data ini biasanya terdiri dari (latitude dan longitude coordinates) koordinat lintang dan bujur, meskipun mereka juga dapat mencakup ketinggian, bantalan, jarak, akurasi data dan nama tempat yang dapat digunakan sebagai foto (Ginanto,2017).

Geotagging dapat membantu pengguna menemukan berbagai macam informasi spesifik lokasi. Misalnya dapat menemukan gambar yang diambil di dekat sebuah lokasi tertentu dengan memasukkan koordinat lintang dan bujur menjadi gambar yang cocok untuk  mesin pencari.

Geotagging juga dapat berpotensi digunakan untuk mencari berita berbasis lokasi, website atau sumber daya lainnya. Geotagging dapat memberitahu pengguna mengenai lokasi dari  gambar yang diberikan atau media lain atau sudut pandang dan sebaliknya pada beberapa platform media yang relavan ke lokasi tertentu (Ginanto,2017).

Georeferencing

Georeferencing merupakan proses pemberian sistem koordinat pada suatu objek gambar dengan cara menempatkan suatu titik control terhadap suatu persimpangan antara garis lintang dan bujur pada gambar berupa objek tersebut, atau dengan menempatkan titik ikat pada lokasi yang sudah diketahui koordinatnya (Septiana, 2018).

Cara dalam proses georeferencing di ArcGIS dengan menempatkan titik control pada suatu garis perpotongan lintang dan bujur kemudian untuk memasukkan nilai koordinatnya, klik kanan pada control tersebut, lalu pilih input X dan Y atau input DMS of Lon and Lat. Akan tetapi cara tersebut cenderung akan menghasilkan RMS Error yang cukup besar, tergantung dari tingkat ketelitian saat menempatkan titik conrol (Septiana, 2018).

Digitasi Peta

Digitasi adalah proses mengkonversi objek geografis dari data peta raste (peta dengan format jpg). Menurut Rifa’i (2012) mengemukakan digitasi merupakan usaha untuk mengambarkan kondisi bumi kedalam sebuah bidang datar dalam komputer atau pengubahan data peta hardcopy menjadi softcopy. Sumber data peta untuk digitasi dibagi menjadi beberapa, salah satunya data tabular. Data tabular ini merupakan data yang terdiri dari manual tabel dan GPS.

RECENT POSTS