TEORI MUNCULNYA PERUBAHAN SOSIAL

TEORI MUNCULNYA PERUBAHAN SOSIAL

TEORI MUNCULNYA PERUBAHAN SOSIAL

1. TEORI EVOLUSI

Perubahan sosial bisa terjadi karena adanya perubahan pola hidup di masyarakat, serta menyempurnakan kebutuhan serta kehidupan mereka. Hal inilah yang menjadi dasar munculnya teori-teori tentang perubahan sosial, salah satunya ialah teori tersebut ialah teori evolusi.

Teori evolusi menatakan bahwa manusia mengalami perubahan sosial dari waktu ke waktu, dari peradaban yang sederhana menuju peradaban yang lebih kompleks seperti zaman sekarang ini. Hal tersebut di picu oleh kebutuhan serta keinginan manusia untuk melakukan perubahan sosial tersebut.

Menurut Alex Inkeles perubahan ini disebut dengan teori evolusi, dimana ada tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh manusia dalam melakukan perubahan sosial. Namun ia juga menyebutkan bahwa terdapat perubahan sosial yang tidak membutuhkan tahapan dan berlangsung secara cepat maupun konstan.

2. PERKEMBANGAN LINIER

Teori yang kedua adalah teori perkembangan linier, teori ini menyebutkan bahwa perubahan sosial adalah perubahan yang bisa diarahkan menuju hal yang lebih baik. Hal ini didasarkan pada era masa lalu yang melakukan perubahan sosial sehingga menjadikan masa sekarang dengan semua hal bisa dilakukan secara modern.

Disebut sebagai teori perkembangan linier karena teori ini menggunakan grafik linier, dimana grafik akan terus mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut dikarenakan akan terjadi perubahan-perubahan sosial yang akan membuat zaman semakin berkembang.

3. TEORI PERUBAHAN SIKLUS

Teori perubahan siklus adalah teori yang beranggapan bahwa perubahan sosial adalah perubahan yang tidak bisa direncanakan atau diarahkan. Teori ini menyebutkan bahwa perubahan sosial disebabkan oleh tren yang berulang-ulang sehingga menciptakan siklus dimana perubahan sosial juga akan terulang-ulang dari masa ke masa.

Bukan hanya terulang terus menerus namun di teori ini juga mengatakan bahwa perubahan sosial akan memiliki perbedaan dan masa lampau dimana perubahan tersebut memiliki perubahan kepada hal yang lebih baik. Sehingga menciptakan perubahan yang semakin maju serta lebih modern dari pada yang ada di masa lampau tersebut.

4. TEORI KONFLIK

Teori konflik adalah teori selanjutnya, teori ini digagas atau diciptakan oleh Karl Marx. Ia berpendapat bahwa perubahan sosial di masyarakat terjadi karena adanya konflik dari individu maupun kelompok, konflik tersebut bisa terjadi karena beberapa hal. Salah satunya adalah pertentangan antara kelas ataupun peradaban yang berbeda.

Ia berpendapat bahwa kelas atau kelompok yang berbeda akan menimbulkan perubahan sosial, terhadap kelas yang merasa rendah dari pada kelas lainnya. Perubahan ini bisa di picu oleh perbedaan yang dirasa tidak adil oleh berbagai pihak tersebut.

5. TEORI GERAKAN SOSIAL

Teori yang terakhir adalah teori gerakan sosial, teori ini adalah teori yang muncul akibat adanya sejumlah orang yang peduli terhadap sosial yang ada di sekitar mereka. Sejumlah orang tersebut memperjuangkan perubahan sosial untuk menuju yang lebih baik, sehingga akan menimbulkan perubahan ke arah yang lebih baik dari pada sebelumnya.

Munculnya teori ini akibat banyaknya keresahan atau ketidakpuasan sejumlah orang akan kondisi yang ada saat ini. Mereka berpendapat bahwa harus ada perubahan sosial yang terjadi agar semua hal bisa menjadi lebih baik, tentu saja hal ini adalah salah satu perubahan yang harus di contoh oleh banyak kalangan sehingga semua masyarakat bisa mengalami perubahan sosial menuju ke arah yang positif.


Sumber: https://konveksipekanbaru.co.id/slayaway-camp-apk/