Pengertian menurut beberapa Tokoh

Pengertian menurut beberapa Tokoh

Pengertian menurut beberapa Tokoh
•  Joseph Ernest Renan dari Prancis (1822–1892)
Nasionalisme  adalah sekelompok  individu  yang  ingin  bersatu  dengan individu-individu  lain  dengan  dorongan  kemauan  dan  kebutuhan psikis.  Sebagai  contoh  adalah  bangsa  Swiss yang  terdiri  dari  berbagai bangsa dan budaya dapat menjadi satu bangsa dan memiliki negara.

•  Otto Bauer (Jerman, 1882–1939)
Nasionalisme  adalah  kesatuan  perasaan  dan  perangai  yang  timbul karena persamaan nasib, contohnya nasionalisme negaranegara Asia.

•  Hans Kohn
Nasionalisme  adalah  kesetiaan  tertinggi  yang  diberikan  individu kepada negara dan bangsa

•  Louis Snyder
Nasionalisme  adalah  hasil  dari  faktor-faktor  politis,  ekonomi,  sosial dan intelektual pada suatu taraf tertentu dalam  sejarah. Sebagai contoh adalah timbulnya nasionalisne di Jepang.

Bentuk-bentuk Nasionalisme

Nasionalisme kewarganegaraan (atau nasionalisme sipil)
adalah  sejenis  nasionalisme  dimana  negara  memperoleh  kebenaran politik  dari  penyertaan  aktif  rakyatnya,  “kehendak  rakyat”,  “perwakilan politik”.  Teori  ini  mula-mula  dibangun  oleh  Jean-jacques  rousseau  dan menjadi  bahan-bahan  tulisan.  Antara  tulisan  yang  terkenal  adalah  buku berjudul  Du  Contact  Sociale  (atau  dalam  Bahasa  Indonesia  “mengenai kontrak sosial”).

b.  Nasionalisme Etnis
adalah  sejenis  nasionalisme  dimana  negara  memperoleh  kebenaran politik  dari  budaya  asal  atau  etnis  sebuah  masyarakat.  Dibangun  oleh Johan Gottfried  von Herder, yang memperkenalkan konsep  Volk (bahasa Jerman untuk “rakyat”). Kepada perwujudan budaya etnis yang menepati idealisme  romantik  kisah  tradisi  yang  telah  direka  untuk  konsep nasionalisme  romantik.  Misalnya  “Grimm  Bersaudara”  yang  dinukilkan oleh  Herder  merupakan  koleksi kisah-kisah  yang  berkaitan  dengan etnis Jerman.

c.  Nasionalisme Budaya
adalah  sejenis  nasionalisme  dimana  negara  memperoleh  kebenaran politik  dari  budaya  bersama  dan  bukannya  “sifat  keturunan”  seperti warna kulit, ras, dan sebagainya.

d.  Nasionalisme kenegaraan
ialah variasi  nasionalisme  kewarganegaraan,  selalu  digabungkan  dengan nasionalisme  etnis.  Perasaan  nasionalistik  adalah  kuat  sehingga  diberi lebih keutamaan  mengatasi  hak universal  dan kebebasan. Kejayaan suatu negeri  itu  selalu  kontras  dan  berkonflik  dengan  prinsip  masyarakat demokrasi.  Penyelenggaraan  sebuah  ’national  state’  adalah  suatu argumen  yang  ulung,  seolah-olah  membentuk  kerajaan  yang  lebih  baik dengan tersendiri. Contoh  biasa adalah Nazisme, serta nasionalime  Turki kontemporer,  dan  dalam  bentuk  yang  lebih  kecil,  Fransquisme  sayap kanan di  Spanyol,  serta  sikap ’  Jacobin  ’  terhadap unitaris  dan  golongan pemusat  negeri  Prancis,  seperti  juga  nasionalisme  masyarakat  Belgia, yang  secara ganas menentang demi  mewujudkan hak  kesetaraann ( equal rights  )  dan  lebih  otonomi  untuk  golongan  Fleming,  dan  nasionalis Basque atau Korsika.

e.  Nasionalisme agama
ialah sejenis  nasionalisme  dimana  negara  memperoleh  legitimasi  politik dari persamaan agama.

baca juga :