KOTAKUMATI, Solusi Mahasiswa ITS Kurangi Pemukiman Kumuh di Perkotaan

KOTAKUMATI, Solusi Mahasiswa ITS Kurangi Pemukiman Kumuh di Perkotaan

KOTAKUMATI, Solusi Mahasiswa ITS Kurangi Pemukiman Kumuh di Perkotaan

KOTAKUMATI, Solusi Mahasiswa ITS Kurangi Pemukiman Kumuh di Perkotaan

Permukiman kumuh menjadi masalah yang masih sulit dipecahkan oleh kebanyakan daerah perkotaan di Indonesia,

termasuk di Surabaya. Partisipasi masyarakat dalam program pemerintah untuk mengurangi permukiman kumuh juga dirasa belum efektif dan hanya berjalan searah. Mencoba mengatasi hal tersebut, sekelompok mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mencanangkan konsep yang dinamakan KOTAKUMATI.

KOTAKUMATI atau Kota Tanpa Kumuh dengan Masyarakat yang Berpartisipasi merupakan gagasan dari sekelompok mahasiswa

Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITS untuk ikut berperan mengurangi perkampungan kumuh yang ada di Kota Surabaya. Mereka adalah Herman, Tri Okta Argarini, dan Rifqi Asshiddiqie Rinaldi yang mencanangkan gagasan ini sebagai upaya penghubung pemerintah kota selaku pembuat program dan masyarakat yang melaksanakan program tersebut.

Penelitian ini fokus membahas efektivitas pelaksanaan program penanganan kawasan kumuh di kota dari sisi pelibatan masyarakat. Mereka menemukan adanya permasalahan dalam pelaksanaan program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) yang digagas Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Surabaya, sehingga belum dapat mengurangi permukiman kumuh secara signifikan. “KOTAKUMATI ini bisa menjadi solusi dan arahan untuk dinas terkait dalam pelaksanaan program yang lebih efektif,” ungkap Rifqi.

Rifqi melanjutkan, KOTAKUMATI sendiri lebih sebagai program penghubung antara pemerintah dan masyarakat.

Bahkan dalam masa penyusunan gagasan ini, Rifqi dan timnya sering melaksanakan diskusi secara langsung di masyarakat dengan mendatangkan dinas terkait yang fokusnya menyelesaikan permasalahan permukiman kumuh. “Selama ini kami masih sebatas berdiskusi dengan warga di wilayah RW 07, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya,” jelas mahasiswa angkatan 2017 ini.

 

Sumber :

https://education.microsoft.com/Story/CommunityTopic?token=LWt5G

Dua Atap Bangunan SDN di Mojokerto Ambruk, Siswa Kelas V dan VI Belajar Berdesakan

Dua Atap Bangunan SDN di Mojokerto Ambruk, Siswa Kelas V dan VI Belajar Berdesakan

Dua Atap Bangunan SDN di Mojokerto Ambruk, Siswa Kelas V dan VI Belajar Berdesakan

Dua Atap Bangunan SDN di Mojokerto Ambruk, Siswa Kelas V dan VI Belajar Berdesakan

Dua atap bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mojoroto, Kecamatan Jetis,

Kabupaten Mojokerto ambruk. Akibatnya, siswa kelas V dan VI harus berdesakan menempati ruangan di rumah kepala sekolah yang selama ini ditempati tukang kebun.

Sedikitnya 44 siswa harus berdesakan belajar dalam satu bangunan tua rumah dinas kepala sekolah yang dibangun sejak tahun 1982 lalu. Ini tampak dari tulisan di dinding, INPRES 4/1982 RUMAH GURU SEKOLAH DESA MOJOROTO PELAKSANA ov JOYOBOYO.

Bangunan tersebut memiliki ukuran panjang 12×6 meter persegi. Selain nampak kumuh dan beberapa atap plafon rapuh, dua ruangan yang masing-masing di bagian kamar dan ruang tamu digunakan untuk proses belajar mengajar dengan ukuran 3×3 meter persegi.

Ruangan seluas 3×3 meter persegi yang di isi kelas VI sebanyak sembilan siswa, sedangkan kelas V ditempatkan di ruangan tamu yang memiliki lebar 3×4 meter persegi dengan jumlah 12 siswa. Proses belajar mengajar dua kelas tersebut terpaksa dipindahkan karena ruang kelas mereka ambruk sejak dua tahun lalu.
Baca Juga:

Belum Ada Setahun, Atap Pelataran Pasar Sumoroto Tiba-tiba Roboh
Perbaikan Bangunan SDN di Mojokerto yang Ambruk Tahun Ini
Dua Atap Bangunan SDN di Mojokerto Ambruk, Pihak Sekolah Ajukan Perbaikan
Lagi, Kejari Tahan Dua Tersangka Kasus Robohnya Ruang Baru SMPN 2 Ketapang
Hujan dan Angin Kencang, Tiga Kelas SDN Sendir Roboh

Guru kelas III dan IV SDN Mojoroto, Setiyo Herysusanto mengatakan, siswa kelas V dan VI

ditempatkan sementara di rumah dinas kepala sekolah. “Kelas enam berada di kamar dan kelas lima berada di ruang tamu. Satu bangku harus digunakan tiga siswa,” ungkapnya, Rabu (24/7/2019).

Masih kata, sejak dua tahun lalu kelas V dan VI menempati ruangan di rumah dinas kepala sekolah yang ditempati tukang kebun. Hal yang sama juga dialami kelas III dan IV, para siswa harus belajar di dalam satu ruangan berukuran 8×5 meter persegi dengan sekat kayu.

“Mau gimana lagi ini, demi proses belajar mengajar tetap berjalan.

Satu ruangan yang seharusnya di isi kelas III juga kita gabung menjadi satu degan kelas IV. Satu ruangan di isi 33 siswa siswi. Yang memilik ruangan kelas sendiri hanya kelas 1 dan II, selebihnya di jadikan satu ruangan,” katanya.

Sementara itu, salah satu siswa kelas IV, Olivia Alfatigani (10) mengaku, tidak nyaman karena satu ruangan di isi 33 siswa. “Ya tidak nyaman kalau seperti ini terus, kita semua berharap semoga segera dibenahi jadi tidak berdesak-desakan lagi belajarnya,” ujarnya.

 

Sumber :

https://education.microsoft.com/Story/CommunityTopic?token=3SM71

DESAIN PRESENTASI

DESAIN PRESENTASI

DESAIN PRESENTASI

Langkah-langkah menjadi desainer :
  • Latihan mendesain
  • Latihan ketajaman mata
  • Latihan aplikasi grafis
  • Konsisten, belajar dan mencoba.

Kualifikasi desainer yang handal:

  • Pandangan atau Visi ( menemukan ide)
  • Kreatifitas,  menggunakan ide spy bisa diterapkan
  • Keputusan, menentukan nilai, menempatkan dan memakai ide
Prinsip Desain
  • Keseimbangan
  • Kontras
  • Konsisten
  • Ruang Kosong

MEMBUAT SLIDE PRESENTASI

Slide Judul

  • Ringkas dan Pas
  • letakkan dengan pas
  • Nyatakan dalan 2-5 kata saja
  • Buat Sub judul  dibawahnya jika terlalu panjang
  • Jangan ganggu dengan berbagai refrensi

Slide Isi

  • Sederhana dan Rapi
  • Bahan  tidak seluruhnya dituangkan dlm Slide
  • Maksimal 5 Poin Per Slide
  • Minimalkan jumlah kata per poinya
  • Halaman Slide Tidak Terlalu Banyak
  • Konsep yang kompleks  dapat disajikan bertahap
  • Tanda Baca  : Bukan hal penting. Misalnya untuk kutipan bisa menggunakan warna
  • Singkatan: Sebutkan kepanjangannya dan Gunakan singkatannya  jika lebih populer. Tuliskan kepanjangannya pada saat pertamakali atau beberapa kali.

Huruf (Font)

  • Cukup jelas, Cukup besar (2,5 % dari dari tinggi image area)
  • Paling kecil ukuran 14 point
  • Berdirilah 2 meter dari tampilan slide
  • Gunakan huruf serif
  • Gunakan huruf sesuai karakteristiknya
  • Untuk isi gunakanlah huruf standar.
  • Buatlah kontras yang tinggi
  • Untuk isi pilih huruf yang mudah dibaca.
  • Atur Leading(spasi baris) dan Kerning(spasi antar huruf)
  • Hindari kombinasi huruf yang sulit dibedakan
  • Untuk isi 18-24 point, Judul 20-28 poin
  • Gunakan 3-4 jenis huruf saja

Elemen grafis dasar

  • Dapat berupa: Garis, Border, Kotak, Spasi
  • Fungsinya: menglarifikasi dan mengorganisasi slide
  • Jangan terlalu tebal dan kontras
  • Slide tidak perlu diberi bingkai
  • Gunakan kotak yang kontras
  • Hasilnya baik jika dicetak
  • Hilangkan elemen yang berlebihan

FAKTOR ERGONOMIS

Tampilan Visual di layar proyektor

  • Atur sesuai desain awal
  • Tampilan awal sistem operasi tidak usah diperlihatkan
  • Matikan screen saver dan power managemen

Pencahayaan Ruangan

  • Jauhkan dari pencahayaan langsung ke layar proyektor
  • Cahaya neon kurang baik

Baca Juga :

PANTANGAN DALAM BERBICARA DI DEPAN UMUM

PANTANGAN DALAM BERBICARA DI DEPAN UMUM

PANTANGAN DALAM BERBICARA DI DEPAN UMUM

PANTANGAN DALAM BERBICARA DI DEPAN UMUM

Beberapa pantangan dalam berbicara di depan Umum (Peter Urs Benders)

  • Berbicara terlalu cepat
  • Berbicara monoton
  • Menggunakan nada suara terlalu tinggi
  • Tidak banyak senyum ketika berbicara
  • Banyak omong tetapi tidak ada isinya
  • Berbicara tnpa emosi atau tanpa semangat
  • Terlalu banyak penggunaan kata yang” muluk-muluk “
  • Banyak menggunakan kata abstraksi tanpa memberi contoh kongkrit
  • Tidak jelas maksud dari kata-kata dan ungkapan-ungkapan
  • Menggunakan Jargon teknis yang tidak lazim
  • Tidak mengintrodusir pesan-pesan dan relevansinya dengan jelas
  • Menggunakan tata bahasa yang buruk
  • Berbicara terlalu pelan sehingga orang tidak dapat mendengar
  • Menggunakan kara-kata slang atau tidak senonoh
  • Berbicara tanpa persiapan atau pengetahuan atas topik pembicaraan
  • Penampilan yang tidak teratur atau bertele-tele
  • Kurang melakukan kontak mata dengan pendengar
  • Sikap yang gelisah sehingga membingungkan pendengar
  • Menjelek-jelekan pendengar
  • Komunikasi tidak langsung, atau berputar-putar
  • Tidak merangkum dan tidak menyimpulkan pesan secara gambling
  • Gagal menggunakan alat bantu visual untuk mengilustrasikan pokok-pokok pembicaraan
  • Merendahkan kecerdasan pemirsa
  • Tidak mengajak untuk bertindak Apakah Anda melakukan salah satu dari hal-hal tersebut di atas?

Setiap orang pasti melakukan paling tidak salah satu di antaranya, tetapi pengakuan adalah kunci kemajuan! Hanya dengan melihat tabel “pantangan”ini saja, dengan mudah dapat di lihat bahwa pesan bukanlah hal penting saat Anda berkomunikasi secara verbal.

Apa gunanya jika seorang pun dapat memahami atau bahkan mendengarkan Anda?Apa gunanya bila gaya Anda membuat para pendengar Anda menjadi merasa asing?

TRIK AGAR PERCAYA DIRI DALAM PRESENTASI

Ada beberapa trik yang dapat dilakukan untuk menambah percaya diri dalam melakukan presentari (Rosihan):

  • Biasakan berbicara secara ilmiah dengan teman (dekat). Biasanya dengan teman kita jarang melakukan pembicaraan serius, atau bahkan hanya pembicaraan yang tidak bermakna dan berguna. Oleh karena itu biasakan mengemukakan argumentasi sebuah topik penelitian atau rancangan penelitian anda untuk dapat dikomentari teman dekat.
  • Biasakan mendekati teman yang belum dikenal untuk memperkenalkan diri. Latihan ini dimaksudkan untuk memupuk percaya diri terhadap kemampuan berbicara dengan orang lain. Untuk perkenalan tidak terlalu perlu untuk dilalukan diskusi, tetapi manambah teman baru akan memberikan semangat dan percaya diri ketika yang hadir pada presentasi kita adalah teman-teman yang telah kita kenal.
  • Pakai Jurus SKSD (Sok Kenal Sok Dekat). Biasakan menyapa teman satu angkatan, satu program studi, satu jurusan, satu fakultas sampai seterusnya, walaupun mereka tidak anda kenal, tetapi potensial untuk anda kenal. Jika yang anda hadapi adalah teman-teman sendiri (termasuk anda “merasa” bahwa mereka adalah teman sendiri), maka ketika anda berbicara di depan mereka, beban (merasa dipermalukan) akan berkurang.
  • Sodorkan materi presentasi kepada teman untuk mendapat masukan dan perbaikan materi presentasi yang akan anda tampilkan.
  • Selanjutnya anda perlu mengulang-ulang trik diatas sampai anda mempunyai percaya diri yang tinggi seperti Bung Karno memberikan orasi (merdeka).

Sumber : http://www.articles.howto-tips.com/How-To-do-things-in-2019/dosenpendidikan-introduces-high-school-study-materials-their-website

Ketika Presentasi

Ketika Presentasi

Ketika Presentasi

Ketika Presentasi

Siapkan diri anda. Penampilan anda mencerminkan keberhasilan presentasi anda. Gunakan pakaian dan asesoris diri sesuai dengan tema presentasi (jangan sampai salah kostum!!!). Gunakan pakaian terbaik yang anda punya (jangan hargai anda terlalu rendah!!!). Pastikan pakaian anda maching (bawahan dan atasan yang sesuai/kecuali anda harus menggunakan official cup), pastikan official cup anda rapi dan tidak kusut (termasuk sepatu yang sesuai dan rapi). Yang tak kalah penting dari penampilan diri anda adalah tampilan yang rapi pada rambut anda (cut your hairmen!!!).

Menghindari Stress

Warming Up. Anda dapat melakukan sedikit warming up untuk menghindari stress akibat tekanan yang terjadi ketika tampil di depan publik. Gunakan trik berikut:

  • Duduk santai dengan menyandarkan badan pada kursi.
  • Tarik nafas dalam-dalam lewat hidung (mudah-mudahan anda tidak sedang pilek) dan keluarkan lewat mulut. Ulangi beberapa detik sampai anda merasa lega (jangan terlalu lama, karena akan menambah stress bagi anda)
  • Lemaskan otot-otot leher (biasanya otot leher yang kaku menyebabkan tekanan pada pikiran). Geleng-gelengkan kepala (kalau perlu putar kepala) beberapa kali (ini juga jangan terlalu lama, karena anda akan keringatan!!!!)
  • Sambil duduk, goyangkan badan anda kekiri dan kekanan (gerak menengok kebelakang disertai badan) beberapa kali.
  • Terakhir lemaskan pergelangan kaki dengan menggerakakan pergelangan kaki.
  • Selanjutnya anda siap berdiri dan menyampaikan materi

Hal-hal uang perlu diperhatikan dalam presentasi

  • Kuasai Lingkungan. Penguasaan lingkungan diperlukan untuk menghindari tambahan tekanan mental ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Trik yang dapat dilakukan adalah: datanglah sesaat sebelum presentasi dimulai, sehingga anda cukup waktu untuk: mempersiapkan sarana presentasi (mencoba sound, LCD, Laptop, pointer, atau bahkan sampai merancanakan akan berdiri dimana ketika anda presentasi). Atur skenario dengan moderator (jika moderatornya teman anda) agar anda tidak kaget jika terjadi perubahan skenario secara mendadak oleh moderator (termasuk alokasi waktu yang disediaakan moderator untuk anda)
  • Perhatikan audience. Tataplah audience secara merata dan bergantian, sehingga mengesankan bahwa anda sangat memperhatikan mereka (jangan memelototi mereka ya!!!). Jangan palingkan pandangan anda pada langit-langit atau lantai sehingga mengesankan anda tidak percaya diri.
  • Bicara lugas. Gunakan bahasa yang sederhana dan jelas, yang mengesankan anda tidak sombong (jangan memakai bahasa luar angkasa walaupun sebagian audience mengerti maksudnya).
  • Jelaskan media. Media presentasi hanya sebagai guiden (tuntunan) untuk menjaga alur presentasi. Hindari membaca media presentasi kata-perkata (apalagi titik koma di baca sekalian, gawat!!!!). Kalau perlu hapalkan penjelasan tiap pointer pada powerpoint untuk mengesankan bahwa anda benar-benar menguasai yang anda tulis pada slide presentasi.
  • Jika dipandang perlu. Berikan joke-joke segar yang membangkitkan suasana (banyak joke yang dapat anda dapatkan di internet!!!!/ disini atau disini ). Hindari joke (humor) yang berbau SARA, karena dapat menyinggung audience.

TRIK AGAR AUDIENCE TIDAK BOSAN

  • Tarik perhatian audience. Joke adalah cara yang paling efektif untuk hal tersebut. Tetapi jika anda tidak pengalaman atau anda bukan seorang yang terbiasa melakukannya, jangan dipaksakan.
  • Ada cara lain yang dapat dilakukan yaitu merubah intonasi suara dari yang semula datar-datar saja menjadi intonasi yang meledak-ledak. Atur intonasi tersebut beberapa kali sampai audience tersadar perhatiannya.
  • Atau, buat gerakan yang tidak terduga misalnya, mendekati audience untuk mencari perhatian lebih. Jika perlu buat gerakan tersebut beberapa kali sampai perhatian audience kembali kepada presentasi anda.
  • Dan banyak trik yang dapat anda gunakan dengan menyesuaikan suasana presentasi.

HAL-HAL TIDAK BOLEH DILAKUKAN SAAT PRESENTASI

Berikut hal-hal Tidak boleh dilakukan saat presentasi (Rosihan)

  • Menerima Telpon (HP) pada saat presentasi. Disarankan mematikan HP atau menggunakan mode meeting, sehingga tidak mengganggu konsentrasi audience (kecuali dengan sengaja anda menginginkan perubahan yang monoton pada presentasi anda).
  • Menggunakan kata-kata yang tidak dimengerti audience. Maksud anda ingin mengesankan kepada audience bahwa anda seorang yang canggih, internasionalis, dan smart, tetapi beberapa audience akan memberikan kesan anda seorang yang sombong dan angkuh. Jadi, pilih jalan yang aman…..
  • Memperhatikan slide presentasi di dinding projector sehingga anda membelakangi audience. Jika ingin melihat alur presentasi, gunakan layar laptop anda. Jika terpaksa anda melakukannya, palingkan kepala secara singkat untuk melihat bagian-bagian presentasi tanpa harus membaca keseluruhan materi presentasi.
  • Berbicara seperti orang mengguman yang sebenarnya anda sendiri tidak yakin maksudnya. Jelaskan dengan bahasa sederhana dengan intonasi yang normal (jangan terlalu cepat seperti orang dikejar kereta, atau terlalu lambat).

Sumber : https://www.diigo.com/item/note/74×26/8ynw?k=9072c7a4088b191c804b344e4914fd0a

Manjakan Pelanggan, BPJS Ketenagakerjaan Kediri Sulap Kantor Jadi Kafe Kekinian

Manjakan Pelanggan, BPJS Ketenagakerjaan Kediri Sulap Kantor Jadi Kafe Kekinian

Manjakan Pelanggan, BPJS Ketenagakerjaan Kediri Sulap Kantor Jadi Kafe Kekinian

Manjakan Pelanggan, BPJS Ketenagakerjaan Kediri Sulap Kantor Jadi Kafe Kekinian

Ada yang tidak biasa di suasana di Kantor Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Kediri hari ini. Masyarakat dan peserta BPJS TK dapat menikmati nuansa kafe yang apik dengan hiburan live music mengiringi waktu antrean peserta.

BPJS sengaja menyulap kantor mereka dengan konsep kafe kekinian untuk menyambut Hari Pelanggan Nasional 2019, kemarin dan hari ini. Ya, konsep ala kafe tersebut sengaja dibuat oleh manajemen BPJSTK Kediri untuk memberikan kesan tersendiri bagi para peserta yang datang ke kantor.

Mereka datang dengan keperluan mengurus administrasi kepesertaan, membayar iuran,

klaim program BPJSTK, ataupun masyarakat yang datang sekedar untuk mendapatkan informasi jaminan sosial ketenagakerjaan.
Baca Juga:

Pakar Ekonom UNAIR Ungkap Alasan Tarif BPJS Naik 100 Persen
Didemo PMII, Kapolres Sampang Minta Maaf
Menuju UHC, Pemkab Bojonegoro Pertanyakan Kesiapan BPJS
Ketua MPR: Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Diminta Tidak Naik

Agus Suprihadi Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Kediri mengatakan, pihaknya ingin menghadirkan

kesan santai dan nyaman pada pelanggannya. Kopi dan makanan ringan tersaji di meja meja klasik untuk menemani mereka menunggu proses segala kepengurusan administrasi BPJS Ketenagakerjaan

“Ide kreatif ini, muncul secara spontan dari para staf internal,” kata Agus Suprihadi, sembari melayani pelanggan, Kamis (5/9/2019).

 

Baca Juga :

Pakar Kedokteran Jiwa: BPJS Harus Cover Pengobatan Korban Selamat Bunuh Diri

Pakar Kedokteran Jiwa: BPJS Harus Cover Pengobatan Korban Selamat Bunuh Diri

Pakar Kedokteran Jiwa BPJS Harus Cover Pengobatan Korban Selamat Bunuh Diri

Pakar Kedokteran Jiwa BPJS Harus Cover Pengobatan Korban Selamat Bunuh Diri

Menjadi momok dunia, bunuh diri merupakan salah satu masalah yang harus segera dipecahkan

oleh setiap negara. Pasalnya tercatat sekitar 800.000 orang di seluruh dunia meninggal akibat bunuh diri. Artinya, setiap 40 detik terdapat 1 orang yang meninggal karena bunuh diri.

The Indonesian National Representatif of International Association for Suicide Prevention (IASP) diwakili oleh Nalini Muhdi, dr SpKJ K dari Kedokteran Jiwa Unair mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk peduli terhadap perilaku bunuh diri yang tidak hanya menjangkiti masyarakat urban, melainkan juga masyarakat pedesaan.

Seakan tidak mengenal status sosial, perilaku bunuh diri juga tidak hanya dilakukan

oleh orang dewasa melainkan juga anak-anak dan remaja pada rentang usia 15-29 tahun. Alasan yang melatarbelakangi pun sangat kompleks sehingga menurut Nalini alasan bunuh diri ini tidak bisa disimplifikasikan.

Bunuh diri merupakan masalah kesehatan mental masyarakat global yang multi-faktorial dan kompleks, sehingga membutuhkan perhatian dan kerjasama dari semua pihak, tidak hanya profesional di bidang kesehatan, institusi pendidikan, sampai dengan komunitas atau masyarakat luas.

Masalah ini patut pula mendapat perhatian khusus dari otoritas kesehatan nasional yang bertanggung jawab menyusun kebijakan dan arahan untuk membangun strategi pencegahan bunuh diri dan upaya promosi kesehatan mental secara umum.
Baca Juga:

Seorang Pria di Malang Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon
Dikira Selfi, Tak Tahunya Terjun ke Sungai
Sering Bilang Mau Mati, Nenek Ini Ditemukan Gantung Diri
Diduga Stres, Ghufur Gantung Diri di Pohon Makam

Nalini menyebutkan bunuh diri pada dasarnya merupakan masalah mental disorder yang membutuhkan

penanganan yang serius, merupakan kembangan dari depresi dan mood disorder. Sedangkan depresi dan radiovaskular berkejaran menjadi penyakit terbanyak pertama di dunia.

“Begitu tingginya angka depresi tentunya berkaitan erat dengan tingginya angka kasus bunuh diri. Penting sekali bagi kita semua melakukan Suicide Prevention,” ujar Nalini dalam acara Surabaya Suicide Update 2019, di gedung Daldiri RSUD Dr Soetomo, Rabu (4/9/2019).

Mengambil tema Working Together To Prevent Suicide, Nalini mengatakan bahwa saat ini bentuk pencegahan yang paling bisa dilakukan antara lain adanya upaya pemerintah untuk melakukan pendataan yang mendekati angka catatan kasus bunuh diri yang lebih valid karena saat ini menurut Nalini angka yang tercatat untuk kasus bunuh diri sama sekali tidak valid.

 

Sumber :

https://www.theamericanreporter.com/unit4-erps-new-product-is-capable-of-enhancing-users-experience/

Keluar ICU, Bayi Azila Mulai Dirawat di Kamar Anak

Keluar ICU, Bayi Azila Mulai Dirawat di Kamar Anak

Keluar ICU, Bayi Azila Mulai Dirawat di Kamar Anak

Keluar ICU, Bayi Azila Mulai Dirawat di Kamar Anak

Bayi Kembar Siam asal Kendari yang telah mengalami operasi separasi pada 16/8/2019 lalu, akhirnya setelah 21 hari perawatan ICU, Azila dapat dipindahkan ke kamar anak Bobo RSUD Dr Soetomo, Rabu (4/9/2019).

Ketua Tim Kembar Siam RSUD Dr Soetomo, Agus Hariyanto menyatakan Azila

dapat dipindahkan karena kondisi Azila terus membaik dan luka luar pasca operasi juga mulai mengering. “Tadi pagi rapat pleno, Alhamdulillah sekali sudah bisa dibawa ke ruang biasa. Perkembangannya sudah sangat baik,” ujar dr Agus.

Sedangkan bayi Akila sudah keluar dari ICU dan dirawat di kamar anak sejak, Minggu (20/8/2019) kemarin. Dengan dipindahkannya Azila sekamar dengan Akila pada hari ini, diharapkan menjadi satu stimulus bayi penyembuhan dan usaha bertahan hidup Azila karena dekat kembali dengan Akila.
Baca Juga:

Kembar Siam Dempet Dada-Perut Asal Kendari Ditangani RSUD Dr Soetomo
RSUD Dr Soetomo Segera Dirikan Yayasan Kembar Siam
Hari Ini, Tim Dokter Gelar Gladi Bersih Separasi Kembar Siam dari Kendari
Kembar Siam Akila dan Azila Jalani Operasi Pemisahan di RSUD Dr Soetomo
Belajar dari Kasus Akila Azila

Dr Agus mengatakan bahwa keputusan menyatukan kembali Akila dan Azila dalam satu kamar

merupakan permintaan orang tua. “Orang tua pingin dipindahkan satu kamar karena biar gak repot dan terpecah, itu baik juga karena selain biar mudah perawatannya, dengan bersatunya kembali Akila dan Azila membuat keduanya lebih tinggi semangat hidupnya,” tambah dr Agus.

Saat ini kondisi kedua bayi tersebut stabil tetapi masih dalam masa adaptasi sehingga sangat rentan terhadap infeksi. Terutama bayi Azila masih belum mampu minum air putih sehingga segala asupan makanan masih diberi melalui cairan infus.

“Mereka masih rentan infeksi, terutama Azila, maka dari itu, kami menetapkan kunjungan terbatas.

Bahkan orang tua harus mandi dan keramas terlebih dahulu serta memakai baju yang bersih. Yang batuk batuk, atau ada sakit tidak boleh masuk. Mereka rentan sekali,” paparnya.

Kondisi tubuh yang rentan dari Azila dan Akila sehingga membuat mereka selama ini hidup terisolasi. Hal tersebut memberikan efek takut bertemu dengan orang baru. “Selain rentan infeksi, Akila dan Azila memang sering rewel karena takut jika bertemu denga orang baru, selain orang tuanya. Bahkan bertemu saya saja takut. Ya efek selama ini tidak pernah keluar dari rumah. Tapi setelah ditemani ayah dan ibunya bisa tenang lagi,” terang Dr Agus.

 

Sumber :

https://www.travelblog.org/Asia/Indonesia/Bali/Kuta/blog-1044063.html

menerapkan Etika dan Profesionalisme TSI

menerapkan Etika dan Profesionalisme TSI

menerapkan Etika dan Profesionalisme TSI

menerapkan Etika dan Profesionalisme TSI

Kapan menerapkan Etika dan Profesionalisme TSI?

Etika dan profesionalisme TSI digunakan ketika seseorang hendak menggunakan teknologi sistem informasi yang ada. Tetapi etika dan profesionalisme TSI ini tidak hanya digunakan saat sedang melakukan sebuah proyek yang akan dijalankan, melainkan juga harus dijalankan setiap waktu pada saat yang tepat. Sebuah pertanggung-jawaban dari suatu etika dan profesionalisme harus nyata.

Ada empat isu-isu etika yang harus diperhatikan, yakni:

  1. Isu privasi: rahasia pribadi yang sering disalahgunakan orang lain dengan memonitor e-mail, memeriksa komputer orang lain, memonitor perilaku kerja (kamera tersembunyi). Privasi informasi adalah hak untuk menentukan kapan, dan sejauh mana informasi mengenai diri sendiri dapat dikomunikasikan kepada pihak lain. Hak ini berlaku untuk individu, kelompok, dan institusi.
  2. Isu akurasi: autentikasi, kebenaran, dan akurasi informasi yang dikumpulkan serta diproses. Siapa yang bertanggung jawab atas berbagai kesalahan dalam informasi dan kompensasi apa yang seharusnya diberikan kepada pihak yang dirugikan?
  3. Isu properti: kepemilikan dan nilai informasi (hak cipta intelektual). Hak cipta intelektual yang paling umum berkaitan dengan TI adalah perangkat lunak. Penggandaan/pembajakan perangkat lunak adalah pelanggaran hak cipta dan merupakan masalah besar bagi para vendor, termasuk juga karya intelektual lainnya seperti musik dan film.
  4. Isu aksesibilitas: hak untuk mengakses infomasi dan pembayaran biaya untuk mengaksesnya. Hal ini juga menyangkut masalah keamanan sistem dan informasi.

Isu-isu tersebut harus diperhatikan dan dijadikan panduan ketika hendak menggunakan TSI dan harus dilakukan secara profesional mengingat peran seseorang tersebut disuatu perusahaan yang berkaitan erat dengan tanggung jawab orang tersebut di perusahaan.

Baca Juga :

Mengapa Etika dan Profesionalisme TSI dibutuhkan

Mengapa Etika dan Profesionalisme TSI dibutuhkan

Mengapa Etika dan Profesionalisme TSI dibutuhkan

Mengapa Etika dan Profesionalisme TSI dibutuhkan

Alasan mengapa seseorang harus memiliki etika dan profesionalisme adalah agar terhindar dari sikap atau perbuatan yang dapat melanggar norma-norma yang ada di lingkungan masyarakat. Manusia yang memiliki etika baik juga akan mendapat perlakuan yang baik dari orang lain. Etika dan Profesionalisme TSI perlu digunakan karena etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya.

Etika dalam teknologi informasi bertujuan agar suatu individu di lingkungan itu :

  1. Mampu memetakan permasalahan yang timbul akibat penggunaan teknologi informasi itu sendiri.
  2. Mampu menginventarisasikan dan mengidentifikasikan etikan dalam teknologi informasi.
  3. Mampu menemukan masalah dalam penerapan etika teknologi informasi.

Tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct) profesi :

  1. Standar‐standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakat pada umumnya.
  2. Standar‐standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilema‐dilema etika dalam pekerjaan.
  3. Standar‐standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi‐fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan‐kelakuan yang jahat dari anggota‐anggota tertentu.
  4. Standar‐standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral‐moral dari komunitas, dengan demikian standar‐standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya.
  5. Standar‐standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi.
  6. Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang‐undang). Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya.

Sumber : https://padlet.com/ojelhtcmandiri/e2wsv0xv74nh