Masalah Yang Timbul Akibat Keanekaragaman Dan Perubahan Kebudayaan

Masalah Yang Timbul Akibat Keanekaragaman Dan Perubahan Kebudayaan

Masalah Yang Timbul Akibat Keanekaragaman Dan Perubahan Kebudayaan

Masalah Yang Timbul Akibat Keanekaragaman Dan Perubahan Kebudayaan – Masalah ( fenomena ) yang terjadi dalam masyarakat:

Konflik

Konflik merupakan suatu proses sosial di sosiatif yang memecah kesatuan di dalam masyarakat.

Macam – macam konflik

Berdasarkan tingkatan

  • Konflik tingkat ideology atau gagasan

Konflik ini merupakan perbedaan kepentingan atau pandangan hal yang bersifat dasar diantara kelompok – kelompok, golongan – golongan, atau kelas – kelas sosial.

  • Konflik tingkat politik

Konflik yang terjadi dalam bentuk pertentanga di dalam pembagian status sosia, kekuasaan, dan sumber ekonomi.

Berdasarkan jenis

  • Konflik rasial

Konflik yang terjadi antara individu dengan seorang individu yang lain yang menyadari bahwa terdapat perbedaan dalam diri mereka masing – masing.

  • Konflik antar suku bangsa

Konflik yang terjadi karena perbedaan antara suku bangsa seperti bahasa, adat istiadat, dll.

  • Konflik antar agama

Konflik yang terjadi karena perbedaan keyakinan seperti cara berpakaia, bergaul, beribadat, dll.

  1. Integrasi

Kata integrasi berasal dari kata ‘’dalam’’ bahasa inggris ‘’inter’’, ‘’gration’’ yang berarti keseluruhan atau kesempurnaan.

Ø  Menurut K. willian lidle ( 1970 , integrasi masyarakat yang kokoh akan terjadi apabila :

  1. Sebagian besar anggota tersebut bersepakat tentang batas – batas teriterial dari Negara sebagai suatu kehidupan politik.
  2. Sebagian anggota masyarakat tersebut bersepakat mengenai struktur pemerintah dan aturan – aturan dari proses – proses politik dan sosial.

Faktor – faktor pendukung integrasi sosial di Indonesia

  1. Penggunaan bahasa Indonesia
  2. Adanya semangat persatuan dan kesatuan dalam satu bangsa, satu bahasa, dan satu tanah air Indonesia.
  3. Adanya kepribadian dan pandangan hidup kebangsaan yang sama, yaitu pancasila
  4. Adanya jiwa dan semangat gotong royong yang kuat serta rasa solidaritas dan toleransi keagamaan yang tinggi.
  5. Adanya rasa senasib sepenanggung akibat penjajahan yang di derita cukup lama oleh seluruh suku bangsa di Indonesia

Sumber: https://duniapendidikan.co.id/