Mahasiswa Baru Ini Belajar Langsung di Laboratorium Hidup

Mahasiswa Baru Ini Belajar Langsung di Laboratorium Hidup

Mahasiswa Baru Ini Belajar Langsung di Laboratorium Hidup

Mahasiswa Baru Ini Belajar Langsung di Laboratorium Hidup

Universitas Internasional Semen Indonesia (UISI) mengukuhkan mahasiswa baru

dalam sidang senat Rabu (6/9). Kegiatan yang berlangsung di Wisma Ahmad Yani itu diikuti 611 mahasiswa angkatan 2017–2018. Mereka tersebar di sepuluh jurusan di tiga fakultas.

Rektor UISI Prof Dr Ing Herman Sasongko menyatakan, pihaknya bangga karena kampus yang dipimpinnya dipercaya masyarakat. Itu tercermin dari jumlah pendaftar yang terus bertambah setiap tahun. Tahun ini pihaknya menjaring 611 mahasiswa di antara total 2.620 pendaftar. ”Ini bukti kami (UISI, Red) semakin mendapat kepercayaan,” ujarnya.

Penyebaran mahasiswa secara domisili juga mulai merata. Bukan hanya dari Gresik

dan wilayah Jatim, melainkan juga dari berbagai daerah. Mulai Jakarta, Aceh, Padang, Makassar, dan sejumlah kabupaten/kota di Kalimantan.
Mahasiswa Baru Ini Belajar Langsung di Laboratorium Hidup
PROSESI: Mahasiswa baru Universitas Internasional Semen Indonesia saat pengukuhan mahasiswa baru UISI 2017 di Wisma Jendral A. Yani. (Guslan Gumilang/Jawa Pos/JawaPos.com)

Profesor bidang aerodinamika rotor mesin turbo itu menambahkan, kampusnya unggul pada pengembangan laboratory based education. Para mahasiswa bisa langsung belajar dari para praktisi di Semen Indonesia. Semen Indonesia Group, lanjut dia, merupakan live laboratory (laboratorium hidup) bagi mahasiswa.

Secara berkala, pihaknya mengirim dosen dan mahasiswa untuk magang di seluruh Semen Indonesia Group.

Tidak terkecuali Thang Long Cement di Vietnam. ”UISI adalah kampus berbasis korporasi yang sesungguhnya,” tandasnya.

Dwi Soetjipto, ketua senat sekaligus pendiri UISI, tampil menyampaikan orasi ilmiah. Pidatonya berjudul Peranan Universitas Berbasis Korporasi untuk Kemajuan Bangsa.

Dia menjelaskan, keberadaan UISI adalah wujud komitmen Semen Indonesia dalam menyiapkan generasi unggul. Itu adalah bentuk CSR yang diterapkan dalam bentuk sharing knowledge. Dengan upaya itulah, lanjut dia, manfaat kehadiran Semen Indonesia dirasakan masyarakat Indonesia. ”Semen Indonesia berkomitmen membesarkan UISI,” jelas mantan direktur utama (Dirut) Pertamina tersebut.

 

Baca Juga :