Kode Etik Profesi Akuntan Publik

Kode Etik Profesi Akuntan Publik

Kode Etik Profesi Akuntan Publik

Kode Etik Profesi Akuntan Publik

Membaca draf Kode Etik Profesi Akuntan Publik dari bagian awal hingga akhir, sebanyak 266 paragraf memang bukanlah ringan, namun dari teks Kode Etik ini dapat memberikan gambaran bahwa betapa banyaknya rambu-rambu yang harus dipatuhi Praktisi agar ia dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Sebuah gambaran betapa besarnya tanggung jawab Profesi Akuntan Publik dalam menjalankan profesinya. Dengan banyaknya isi Kode Etik yang bersifat principle base, Praktisi tidak hanya dituntut untuk membaca apa yang tertulis dalam teks Kode Etik, namun juga harus mampu menafsirkan makna yang tersirat di dalamnya. Akhirnya, dengan selesainya exposure draft Kode Etik Profesi Akuntan Publik yang baru, kita berharap Akuntan Publik Indonesia dapat mempersiapkan diri untuk memahami dan mengimplementasikannya dalam tugas-tugas profesinya, dan Akuntan Publik Indonesia melangkah maju ke arah yang lebih baik dan mencapai martabat yang lebih tinggi sejalan dengan misi IAPI untuk menjadikan Akuntan Publik Indonesia memiliki kesetaraan dalam kualitas dan kompetensi sesuai dengan standar profesi internasional. Majulah Akuntan Publik Indonesia!
Tabel I : Perbandingan Seksi-Seksi Pada Draf Kode Etik dan Kode Etik yang Saat Ini Berlaku
Seksi Draf Kode Etik Seksi Kode Etik Yang Saat ini Berlaku
100 Bagian A: Prinsip Dasar Bagian I: Prinsip Dasar
110 Integritas Integritas
120 Objektivitas Obyektivitas
130 Kompetensi serta Sikap Kecermatan dan Kehati-hatian Profesional Kompetensi dan Kehati-hatian Profesional
140 Kerahasiaan Kerahasiaan
150 Perilaku Profesional Perilaku Profesional
Tanggung Jawab Profesi
Kepentingan Publik
Standar Profesi
Bagian B: Aturan Etika Bagian II: Aturan Etika
200 Ancaman dan Pencegahan 100 Independensi, Integritas, dan Objektivitas
210 Penunjukkan Praktisi, KAP, atau Jaringan KAP 200 Standar Umum dan Prinsip Akuntansi
220 Benturan Kepentingan 300 Tanggung Jawab kepada Klien
230 Pendapat Kedua 400 Tanggung Jawab kepada Rekan Seprofesi
240 Imbalan Jasa Profesional dan Bentuk Remunerasi Lainnya 500 Tanggung Jawab dan Praktik Lain
250 Pemasaran Jasa Profesional
260 Penerimaan Hadiah atau Bentuk Keramah-tamahan Lainnya
270 Penyimpanan Aset Milik Klien
280 Objektivitas- Semua Jasa Profesional
290 Independensi dalam Perikatan Assurance
S

Baca Juga :