Keluar ICU, Bayi Azila Mulai Dirawat di Kamar Anak

Keluar ICU, Bayi Azila Mulai Dirawat di Kamar Anak

Keluar ICU, Bayi Azila Mulai Dirawat di Kamar Anak

Keluar ICU, Bayi Azila Mulai Dirawat di Kamar Anak

Bayi Kembar Siam asal Kendari yang telah mengalami operasi separasi pada 16/8/2019 lalu, akhirnya setelah 21 hari perawatan ICU, Azila dapat dipindahkan ke kamar anak Bobo RSUD Dr Soetomo, Rabu (4/9/2019).

Ketua Tim Kembar Siam RSUD Dr Soetomo, Agus Hariyanto menyatakan Azila

dapat dipindahkan karena kondisi Azila terus membaik dan luka luar pasca operasi juga mulai mengering. “Tadi pagi rapat pleno, Alhamdulillah sekali sudah bisa dibawa ke ruang biasa. Perkembangannya sudah sangat baik,” ujar dr Agus.

Sedangkan bayi Akila sudah keluar dari ICU dan dirawat di kamar anak sejak, Minggu (20/8/2019) kemarin. Dengan dipindahkannya Azila sekamar dengan Akila pada hari ini, diharapkan menjadi satu stimulus bayi penyembuhan dan usaha bertahan hidup Azila karena dekat kembali dengan Akila.
Baca Juga:

Kembar Siam Dempet Dada-Perut Asal Kendari Ditangani RSUD Dr Soetomo
RSUD Dr Soetomo Segera Dirikan Yayasan Kembar Siam
Hari Ini, Tim Dokter Gelar Gladi Bersih Separasi Kembar Siam dari Kendari
Kembar Siam Akila dan Azila Jalani Operasi Pemisahan di RSUD Dr Soetomo
Belajar dari Kasus Akila Azila

Dr Agus mengatakan bahwa keputusan menyatukan kembali Akila dan Azila dalam satu kamar

merupakan permintaan orang tua. “Orang tua pingin dipindahkan satu kamar karena biar gak repot dan terpecah, itu baik juga karena selain biar mudah perawatannya, dengan bersatunya kembali Akila dan Azila membuat keduanya lebih tinggi semangat hidupnya,” tambah dr Agus.

Saat ini kondisi kedua bayi tersebut stabil tetapi masih dalam masa adaptasi sehingga sangat rentan terhadap infeksi. Terutama bayi Azila masih belum mampu minum air putih sehingga segala asupan makanan masih diberi melalui cairan infus.

“Mereka masih rentan infeksi, terutama Azila, maka dari itu, kami menetapkan kunjungan terbatas.

Bahkan orang tua harus mandi dan keramas terlebih dahulu serta memakai baju yang bersih. Yang batuk batuk, atau ada sakit tidak boleh masuk. Mereka rentan sekali,” paparnya.

Kondisi tubuh yang rentan dari Azila dan Akila sehingga membuat mereka selama ini hidup terisolasi. Hal tersebut memberikan efek takut bertemu dengan orang baru. “Selain rentan infeksi, Akila dan Azila memang sering rewel karena takut jika bertemu denga orang baru, selain orang tuanya. Bahkan bertemu saya saja takut. Ya efek selama ini tidak pernah keluar dari rumah. Tapi setelah ditemani ayah dan ibunya bisa tenang lagi,” terang Dr Agus.

 

Sumber :

https://www.travelblog.org/Asia/Indonesia/Bali/Kuta/blog-1044063.html