Kelebihan dan Kelemahan Sistem Pemerintahan Presidensial dan Parlementer

Kelebihan dan Kelemahan Sistem Pemerintahan Presidensial dan Parlementer

  1. Kelebihan dan Kelemahan Sistem Pemerintahan Presidensial

Adapun kelebihan dari sistem pemerintahan presidensial adalah sebagai berikut :

  1. Badan eksekutif lebih stabil kedudu-kannya karena tidak tergantung pada parlemen.
  2. Masa jabatan badan eksekutif lebih jelas dengan jangka waktu tertentu. Misalnya, masa jabatan presiden Amerika Serikat adalah 4 tahun dan presiden Indonesia selama 5 tahun.
  3. Penyusunan program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya.
  4. Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif karena dapat diisi oleh orang luar termasuk anggota parlemen sendiri.

Adapun kekurangan dari sistem pemerintahan presidensial adalah sebagai berikut :

  1. Kekuasaan eksekutif di luar pengawasan langsung legislatif sehingga dapat menciptakan kekuasaan mutlak.
  2. Sistempertanggungjawabannyakurangjelas.
  3. Pembuatankeputusan/kebijakanpublikumumnyahasiltawar-menawar antara eksekutif dengan legislatif sehingga dapat terjadi keputusan tidak tegas dan memakanwaktu yang lama.
  1. Kelebihan dan Kelemahan Sistem Pemerintahan Parlementer

Adapun kelebihan dari sistem pemerintahan parlementer adalah sebagai berikut :

  1. Pembuatan kebijakan dapat ditangani secara cepat karena mudah terjadi penyesuaian pendapat antara eksekutif dan legislatif. Hal ini karena kekuasaan legislatif dan eksekutif berada pada satu partai atau koalisi partai.
  2. Garis tanggung jawab dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan publik jelas.
  3. Adanya pengawasan yang kuat dari parlemen terhadap kabinet sehingga kabinet menjadi berhati-hati dalam menjalankan pemerintahan.

Adapun kelemahan dari sistem pemerintahan parlementer adalah sebagai berikut :

  1. Kedudukan badan eksekutif/kabinet sangat tergantung pada mayoritas dukungan parlemen sehingga sewaktu-waktu kabinet dapat dijatuhkan oleh parlementer.
  2. Kelangsungan kedudukan badan eksekutif atau kabinet tak bisa ditentikan berakhir sesuai dengan masa jabatannya karena sewaktu-waktu kabinet dapat bubar.
  3. Kabinet dapat mengendalikan parlemen. Hal ini terjadi bila para anggota kabinet adalah anggota parlemen dan berasal dari partai mayoritas. Karena pengaruh mereka yang besar di parlemen dan partai, anggota kabinet pun dapat menguasai parlemen.
  4. Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. Pengalaman mereka menjadi anggota parlemen dimanfaatkan dan menjadi bekal penting untuk menjadi menteri atau jabatan eksekutif lainnya.

Mengidentifikasi Ciri-Ciri Sistem Pemerintahan Presidensial dan Parlementer

  1. 1.    Ciri-ciri Sistem Pemerintahan Presidensial

Adapun ciri-ciri sistem pemerintahan presidensial adalah sebagai berikut :

  1. Penyelenggara negara berada di tangan presiden. Presiden adalah kepala negara dan sekaligus kepala pemerintahan. Presiden tak dipilih oleh parlemen, tetapi dipilih langsung oleh rakyat atau suatu dewan/majelis.
  2. Kabinet (dewan menteri) dibentukolehpresiden. Kabinetbertanggungjawabkepadapresidendantidakbertanggungjawabkepadaparlemen/legislative.
  3. Presidentidakbertanggungjawabkepadaparlemenkarenaiatidakdipiliholehparlemen.
  4. Presidentakdapatmembubarkanparlemensepertidalamsistemparlementer.
  5. Parlemenmemilikikekuasaanlegislatifdanmenjabatsebagailembagaperwakilan. Anggotanya pun dipiliholehrakyat.
  6. Presidentidakberada di bawahpengawasanlangsungparlemen

RECENT POSTS