G-81 Berikan Manfaat Bagi Tanah Kelahirannya

G-81 Berikan Manfaat Bagi Tanah Kelahirannya

G-81 Berikan Manfaat Bagi Tanah Kelahirannya

G-81 Berikan Manfaat Bagi Tanah Kelahirannya

G-81 atau Ganesha 81 merupakan istilah bagi komunitas alumni SMAN 1 Purbalingga

lulusan tahun 1981, hampir setiap tahunnya mereka rutin bersilaturahmi mengadakan kegiatan bersama. Persahabatan dan silaturahmi yang telah terjalin selama 41 tahun membawa dampak yang sangat positif.

Jum’at 6 Juni 2019 masih dalam suasana hari raya, G-81 mengukuhkan empat program sosial yang merupakan wujud kepedulian kepada masyarakat Purbalingga.

Proram pertama, Bakti Sosial Pembagian Sembako Gratis berupa beras, gula

, kopi, teh, minyak, biskuit, kecap, mie instan, sirup orange dan variasi lainnya. Nur Hamam salah satu penggagas kegiatan ini berujar “Untuk kegiatan ini sampai dengan saat ini telah dilakukan sekitar 18 kali, pembagian paket sembako gratis kepada kaum duafa di berbagai wilayah di Purbalingga di lakukan 2 kali dalam satu bulannya dengan membagikan 50-100 paket sembako. Total paket sembako yang telah dibagikan sampai saat ini lebih dari 1000 paket”, jelas Nur Hamam.

Dalam program kedua, Santunan (Bea Siswa) Yatim/Piatu, alumni memberikan santunan berupa uang dan peralatan sekolah kepada 15-30 anak yatim piatu pada setiap kegiatan. Pemberian santunan ini biasanya dilakukan bersamaan dengan kegiatan pemberian sembako gratis.

Program sosial berikutnya adalah Rumah Berbagi Sesama (RBS), dimana alumni

menyediakan busana dan perlengkapan (bukan baru) bagus pakai yang bisa diambil oleh siapapun yang membutuhkan, dengan catatan setiap tamu hanya diperbolehkan mengambil dua potong pakaian setiap kedatangan. Tuti Pratnawati, alumni yang merintis RBS ini menjelaskan bahwa busana yang disediakan dalam RBS ini merupakan sumbangan dari alumni. “Seperti dalam sembako gratis dan santunan yatim piatu, program RBS merupakan sumbangan gotong royong dari alumni. Namun demikian, kami juga membuka pintu jika ada sahabat dari luar alumni yang ingin ikut menyumbang kegiatan sosial ini” jelas Tuti. Rumah Berbagi Sesama berada di Jl. Letkol Isdiman No. 35 Purbalingga.

Program terakhir yang baru pertama kalinya dilakukan adalah Renovasi Rumah Tidak Layak Huni, untuk membantu merenovasi rumah yang masuk kategori ‘tidak layak huni’ agar menjadi rumah yang layak dihuni dan sehat untuk ditinggali, istirahat maupun belajar.

 

Sumber :

https://study.mdanderson.org/eportfolios/125/Home/Seed_plants_Spermatophyta_Definition_Example_Image_Type_Characteristics_Classification