Unisba Mulai Berlakukan Sistem Peminjaman Online

Unisba Mulai Berlakukan Sistem Peminjaman Online

Unisba Mulai Berlakukan Sistem Peminjaman Online

Unisba Mulai Berlakukan Sistem Peminjaman Online

Universitas Islam Bandung (Unisba) berlakukan uji coba sistem online

untuk peminjaman sarana dan prasarana sesuai surat tugas dari Rektor.

Kepala Seksi Urusan Rumah Tangga (URT) Unisba, Hedi Setiawan mengatakan, sistem online sudah berlaku sejak 8 April 2018. Ia menjelaskan sistem online ini masih belum layak sepenuhnya.

“Sistem ini masih bersifat uji coba karena masih banyak yang harus diperbaiki,”

ucap Hedi saat dihubungi RMOLJabar. Senin (11/6).

Hedi mengungkapkan, sistem ini tidak berlaku untuk gedung di Jalan Ranggagading. Ia beralasan gedung Ranggagading tidak terlalu diperuntukkan untuk kegiatan selain kuliah.

“Sebenarnya sudah online tapi karena tidak sebebas di Tamansari, j

adi saya alihkan langsung ke Kamtiber yang masih manual,” tuturnya.

Dalam prosedur peminjamannya, Hedi mengatakan mahasiswa perlu ke Bagian Kemahasiswaan untuk membuat akun. Kemudian masuk ke laman rooster.unisba.ac.id, lalu log in.

“Mahasiswa yang memiliki akun biasanya yang berorganisasi karena mereka yang sering menggunakannya,” tandasnya.

Sementara mahasiswa Fakultas Dakwah 2016, Susilo Surya Hadi mengatakan dengan adanya sistem online, kampus sudah mengikuti kemajuan zaman.

“Sistem ini juga merupakan kebutuhan mahasiswa,” tandasnya

 

Baca Juga :

 

PPDB Menyisakan Luka Bagi Siswa Yang Ditolak

PPDB Menyisakan Luka Bagi Siswa Yang Ditolak

PPDB Menyisakan Luka Bagi Siswa Yang Ditolak

PPDB Menyisakan Luka Bagi Siswa Yang Ditolak

Penyelenggaraan penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2018 masih menyisakan luka

. banyak orang tua calon siswa yang mengeluhkan anaknya sedih, menangis, dan tak keluar rumah selama beberapa hari karena tak diterima di sekolah negeri.

Psikiater Rumah Sakit Melinda 2 Kota Bandung Teddy Hidayat, dr.,Sp.KJ(K), mengatakan, kondisi tersebut wajar dialami anak usia remaja mengingat pada usia 13-15 tahun masih sangat labil.

“Ini kan remaja. Kalau mengalami suatu kegagalan, pasti akan syok, sedih, cemas,

jengkel, kecewa, itu kan campur aduk. Itu yang dialami jika dihadapkan pada kenyataan bahwa dia tidak bisa masuk ke sekolah yang diinginkan,” ucapnya, saat dihubungi RMOLJabar, Jumat (13/7/2018).

Hal tersebut diperparah, ketika anak tersebut melihat teman sebayanya yang berhasil masuk sekolah negeri.

“Terlebih apabila temannya masuk, terus dianya tidak bisa masuk,

atau karena zonasi. Yang satu lebih pintar misalnya tapi tidak bisa masuk, yang satu tidak pintar tapi bisa masuk, itu pasti membuat jengkel dan marah.” ungkap Teddy.

Selanjutnya, Teddy mengungkapkan hal tersebut akan hilang cepat atau lambat tergantung pada perhatian orang tua anak tersebut.

“Seiring berjalannya waktu, masa krisis saat emosi negatif tersebut masih menyelimuti akan mereda jika orang tua terus memberikan dukungan,” pungkasnya

 

Sumber :

https://balad.org/sejarah-nama-kota-makassar/

Pengamat: Sistem Zonasi PPDB Perlu Evaluasi

Pengamat: Sistem Zonasi PPDB Perlu Evaluasi

Pengamat Sistem Zonasi PPDB Perlu Evaluasi

Pengamat Sistem Zonasi PPDB Perlu Evaluasi

Sistem Zonasi pada proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

baik tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dinilai perlu dilakukan evaluasi kembali.

Pengamat Pendidikan STKIP Pasundan Chaerul Sobar menilai, sistem zonasi

memiliki kelemahan yang berpotensi menghambat pendidikan siswa.

Sebagai contoh, kata dia, siswa berprestasi dengan rumah yang jauh dari sekolah, kemudian siswa kurang mampu yang terpaksa mesti sekolah dengan jarak yang jauh.

“Perlu dievaluasi. Sistem zonasi ini menghambat siswa yang punya nilai akademik tinggi, tapi sekolahnya jauh kemana-mana akhirnya tidak bersekolah,” kata Chaerul saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (12/7).

Selain itu, kata Chaerul, siswa yang kurang mampu secara ekonomi pun dipastikan terdampak dengan jalur zonasi ini. Ia mencontohkan, ada siswa yang mendaftar lewat jalur zonasi menggunakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). Namun, karena domisili rumah dengan sekolah negeri jauh, kemudian terpaksa masuk sekolah swasta dan ditambah biaya mahal untuk kebutuhan sehari-hari.

“Masuk sekolah swasta itu kan harus bayar, yang lebih mahal bukan biaya sekolah tetapi

pertimbangkan biaya sehari-hari kebutuhan siswanya,” kata dia.

Chaerul mengaku, ada beberapa yang datang kepadanya terkait permasalahan PPDB tahun 2018 ini. Mayoritas menceritakan permasalahan yang terjadi dalam sistem jalur zonasi.

Dirinya menyarankan, solusi yang mestinya dilakukan pemerintah terkait PPDB ini adalah dengan melakukan pemerataan agar lebih terkoordinir

 

Sumber :

https://symbiantweet.com/alasan-memilih-bendera-merah-putih/

Mendikbud Tinjau Pelaksanaan Ujian Nasional di Daerah 3T

Mendikbud Tinjau Pelaksanaan Ujian Nasional di Daerah 3T

Mendikbud Tinjau Pelaksanaan Ujian Nasional di Daerah 3T

Mendikbud Tinjau Pelaksanaan Ujian Nasional di Daerah 3T

Kemendikbud — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy meninjau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di daerah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal) tepatnya di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Dari sembilan SMK yang ada di Kabupaten Manggarai Barat, lima diantaranya masih menyelenggarakan ujian nasional berbasis kertas dan pensil (UNKP).

“Tadi masih ada SMK yang sangat bersahaja sekali, masih berbasis kertas dan pensil, kondisi lingkungan juga belum bagus, tempat praktiknya belum memenuhi standar,” ujar Mendikbud usai meninjau SMK Negeri 2 Komodo, pada Rabu (04/04/2018).

Sebanyak 23 siswa SMK Negeri 2 Komodo masih melaksanaan UN dengan menggunakan UNKP. Selain tidak tersedianya fasilitas seperti komputer dan jaringan internet, sekolah ini baru dialiri listrik pada bulan Februari 2018 sehingga penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) belum siap dilaksanakan.

Selain meninjau pelaksanaan UN di SMK Negeri 2 Komodo, Mendikbud juga meninjau UN di SMK Negeri 1 Labuan Bajo dan SMK Stella Maris dimana kedua SMK tersebut sudah menyelenggarakan UNBK. “SMK ini saya kira sudah bagus tetapi tetap akan kita usahakan tahun depan ada peningkatan, kalau sekarang ini di Manggarai Barat 70 persen masih UNKP mudah-mudahan tahun depan sebaliknya, 30 persen saja yang UNKP”, ujar Mendikbud kepada para awak media di SMKN 1 Labuan Bajo.

Mendikbud hadir di SMK Negeri 1 Labuan Bajo sesaat setelah siswa selesai menyelesaikan ujiannya. Di depan para siswa bidang perhotelan, Mendikbud memberikan motivasi agar selalu meningkatkan kualitas dan mempersiapkan diri untuk bisa terjun di dunia usaha dan dunia kerja. “Ketika Manggarai ini wisatawannya banyak, sementara sumber daya manusia (SDM) di sini tidak siap, nanti akan dibanjiri oleh SDM dari luar, kalian hanya akan menjadi penonton, dan saya tidak ingin itu,” ujar Mendikbud.

Pelaksanaan UNBK di SMK Negeri 1 Labuan Bajo diikuti oleh 440 peserta didik dengan lancar dan percaya diri. Riko misalnya, siswa jurusan tata boga ini merasa sangat terbantu dengan UNBK. “Saya sangat senang, karena cara kerjanya cepat dan tidak ada kendala sama sekali”, ungkapnya.

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Labuan Bajo, Stefanus Satu mengungkapkan pelaksanaan UNBK tahun 2018 berjalan dengan lancar dan sukses. “Tahun ini adalah tahun kedua kami melaksanakan UNBK, berjalan dengan aman dan tidak ada kendala sama sekali”, ujar Stefanus.

Selain bidang perhotelan dan tataboga, SMK Negeri 1 Labuan Bajo memiliki empat bidang keahlian lainnya yaitu rekayasa perangkat lunak, teknik komputer dan jaringan, akuntansi dan usaha perjalanan wisata.

Provinsi Nusa Tenggara Timur termasuk salah satu provinsi yang sebagian besar peserta didiknya masih menggunakan UNKP. Sekitar 34 persen dari 197.616 peserta didik tahun ini sudah menggunakan UNBK, sisanya sebesar 130.541 peserta didik atau 66 persen masih menggunakan UNKP. Sedangkan di Kabupaten Manggarai Barat, sekitar 79 persen dari 10.080 peserta didik masih menggunakan UNKP dan sisanya 21 persen sudah menggunakan UNBK.

“Nanti saya minta pemerintah daerah, khususnya dinas pendidikan bersama pemerintah pusat segera mempercepat perkembangan SMK yang di luar kota,” ungkap Mendikbud (*)

 

Baca Juga :

 

 

Semangat LPMP Kalimantan Selatan dalam Membangun Unit Layanan Terpadu

Semangat LPMP Kalimantan Selatan dalam Membangun Unit Layanan Terpadu

Semangat LPMP Kalimantan Selatan dalam Membangun Unit Layanan Terpadu

Semangat LPMP Kalimantan Selatan dalam Membangun Unit Layanan Terpadu

Kemendikbud — Unit Layanan Terpadu (ULT) Kementerian Pendidikan

dan Kebudayaan (Kemendikbud) melakukan kunjungan ke Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Selatan untuk melihat kesiapan LPMP dalam membangun ULT di daerah. Kunjungan tersebut berlangsung selama tiga hari, yaitu 3 s.d 5 Mei 2018.

Kunjungan ULT Kemendikbud ke LPMP tidak hanya untuk mengetahui sejauh mana kelengkapan perangkat yang mesti dimiliki dalam membangun ULT, namun juga untuk memotret aktivitas layanan yang berlangsung. “Kami datang dalam rangka mendukung penyempurnaan dari ULT yang dibangun ini dengan berpedoman pada Panduan Pembentukan ULT yang telah disusun oleh Tim ULT Kemendikbud,” ujar Kasubag Layanan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Darmawan Wicaksono, mengawali paparan di hadapan pejabat dan petugas layanan ULT di LPMP Kalsel.

Kepala Seksi Bagian Umum LPMP Kalsel, Sucipto, mengungkapkan, ditunjuknya beliau

sebagai seksi yang menaungi ULT di LPMP merupakan kebanggaan sekaligus tantangan tersendiri. Tantangan untuk membangun ULT disikapi beliau sebagai peluang untuk segera meninjau ULT Kemendikbud dan ULT di LPMP Jawa Tengah secara langsung pada Bulan Maret lalu. “Sesampainya kami di LPMP Kalsel, kami langsung praktikkan dan bangun ULT di sini,” katanya bersemangat.

Pria yang sempat menjadi widyaiswara ini mengakui tampilan ULT di LPMP

masih sederhana dan belum sempurna. “Saat ini petugas ULT yang sudah masuk SK berjumlah tujuh orang namun keterbatasan jumlah pegawai yang tersedia, tidak menyurutkan komitmen kami untuk memberikan layanan terkait NUPTK, tunjangan, Dapodik, kurikulum 2013, Data Mutu Pendidikan, serta permohonan informasi dan pengaduan,” lanjutnya. Terakhir ia mengingatkan petugas ULT di LPMP dapat memanfaatkan kedatangan Tim ULT Kemendikbud dengan sebaik-baiknya. (Denty Anugrahmawaty)

 

Sumber :

http://www.macrothink.org/journal/index.php/ajfa/comment/view/11810/10136/10716

Kemendikbud dan Kemenpan RB Siapkan Rencana Pengangkatan Guru Honorer Tahun Ini

Kemendikbud dan Kemenpan RB Siapkan Rencana Pengangkatan Guru Honorer Tahun Ini

Kemendikbud dan Kemenpan RB Siapkan Rencana Pengangkatan Guru Honorer Tahun Ini

Kemendikbud dan Kemenpan RB Siapkan Rencana Pengangkatan Guru Honorer Tahun Ini

Kemendikbud — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy

mengatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tengah menyiapkan prosedur pengangkatan guru honorer tahun ini. Ia menuturkan, urusan guru akan menjadi salah satu prioritas pemerintah tahun ini, khususnya mengenai tata kelola guru dan status (kepegawaian) guru.

Menurut Mendikbud, rasio antara guru dengan siswa saat ini sudah dinilai ideal. Namun, masih banyak guru yang berstatus guru honorer. Bahkan berdasarkan data, hampir setengah dari guru yang bertugas saat ini berstatus guru honorer.

Mendikbud menjelaskan, ada beberapa hal yang menyebabkan jumlah guru honorer tinggi

di daerah-daerah. Salah satunya adalah keputusan sekolah yang mudah mengangkat guru honorer. “Kepala sekolah mengambil jalan pintas, yaitu mengangkat guru honorer,” katanya saat berbincang-bincang dengan media usai upacara Hari Pendidikan Nasional 2018 di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Rabu (2/5/2018).

Pengangkatan guru honorer tersebut, lanjutnya, tidak bisa dilakukan sekaligus, melainkan akan dilakukan secara bertahap. “Karena itu akan kita urai tahun ini, mudah-mudahan. Kuncinya ya mengangkat guru PNS atau PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja),” ujar Mendikbud.

Ia berharap tahun ini akan banyak guru hororer yang bisa diangkat. Sebelumnya, ia telah meminta Menpan RB, Asman Abnur, untuk membuka lowongan guru CPNS bagi guru honorer. “Bagaimana dan berapa jumlahnya, serta skemanya seperti apa, kemudian prosedur rekrutmennya seperti apa, itu bukan kewenangan Kemendikbud, tapi Kemenpan RB,” tuturnya.

Sebelumnya, menanggapi permintaan Mendikbud tentang pengangkatan guru honorer,

Menpan RB Asman Abnur mengatakan, ada banyak hal yang dipertimbangkan dalam membuka rekrutmen untuk CPNS, salah satunya kemampuan keuangan daerah. “Sekarang masih banyak daerah yang belanja pegawainya di atas 50 persen. Nah, ini juga menjadi salah satu pertimbangan kita,” katanya saat acara Penyambutan dan Pengarahan CPNS Kemendikbud di Plaza Insan Berprestasi Kemendikbud, Jakarta, Senin (26/3/2018).

Asman mengatakan, Kemenpan-RB bekerja sama dengan Kemendikbud saat ini tengah melakukan pendataan di daerah mana saja yang mengalami kekurangan maupun kelebihan jumlah guru. Daerah yang jumlah gurunya masih kurang akan diprioritaskan dalam rekrutmen CPNS profesi guru. Ia juga berharap, persoalan guru akan menjadi prioritas utama di tahun 2018. (Desliana Maulipaksi)

 

Sumber :

https://riviste.unimi.it/index.php/test03/comment/view/10097/73956/101125

Cara Menghitung Resistor Listrik Berdasarkan Kode Warna

Cara Menghitung Resistor Listrik Berdasarkan Kode Warna

Cara Menghitung Resistor Listrik Berdasarkan Kode Warna

Seperti yang dikatakan sebelumnya, nilai Resistor yang berbentuk Axial adalah diwakili oleh Warna-warna yang terdapat di tubuh (body) Resistor itu sendiri dalam bentuk Gelang. Umumnya terdapat 4 Gelang di tubuh Resistor, tetapi ada juga yang 5 Gelang.

Gelang warna Emas dan Perak biasanya terletak agak jauh dari gelang warna lainnya sebagai tanda gelang terakhir. Gelang Terakhirnya ini juga merupakan nilai toleransi pada nilai Resistor yang bersangkutan.

Perhitungan untuk Resistor dengan 4 Gelang warna :

Cara menghitung nilai resistor 4 gelang

  1. Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-1 (pertama)
  2. Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-2
  3. Masukkan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke-3 atau pangkatkan angka tersebut dengan 10 (10n) Merupakan Toleransi dari nilai Resistor tersebut
Contoh :
Gelang ke 1 : Coklat = 1
Gelang ke 2 : Hitam = 0
Gelang ke 3 : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke-2; atau kalikan 105
Gelang ke 4 : Perak = Toleransi 10%
Maka nilai Resistor tersebut adalah 10 * 105 = 1.000.000 Ohm atau 1 MOhm dengan toleransi 10%.

Perhitungan untuk Resistor dengan 5 Gelang warna

Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-1 (pertama)
Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-2
Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-3
Masukkan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke-4 atau pangkatkan angka tersebut dengan 10 (10n)
Merupakan Toleransi dari nilai Resistor tersebut

Contoh :
Gelang ke 1 : Coklat = 1
Gelang ke 2 : Hitam = 0
Gelang ke 3 : Hijau = 5
Gelang ke 4 : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke-2; atau kalikan 105
Gelang ke 5 : Perak = Toleransi 10%
Maka nilai Resistor tersebut adalah 105 * 105 = 10.500.000 Ohm atau 10,5 MOhm dengan toleransi 10%.
 Contoh-contoh perhitungan lainnya :
Merah, Merah, Merah, Emas → 22 * 10² = 2.200 Ohm atau 2,2 Kilo Ohm dengan 5% toleransi
Kuning, Ungu, Orange, Perak → 47 * 10³ = 47.000 Ohm atau 47 Kilo Ohm dengan 10% toleransi
Cara menghitung Toleransi :
2.200 Ohm dengan Toleransi 5% =
2200 – 5% = 2.090
2200 + 5% = 2.310
ini artinya nilai Resistor tersebut akan berkisar antara 2.090 Ohm ~ 2.310 Ohm
Untuk mempermudah menghafalkan warna di Resistor, kami memakai singkatan seperti berikut :
HI CO ME O KU JAU BI UNG A PU
(HItam, COklat, MErah, Orange, KUning. HiJAU, BIru, UNGu, Abu-abu, PUtih)

Baca Artikel Lainnya:

Tema adalah – Pengertian dan Jenisnya

Tema adalah – Pengertian dan Jenisnya

Tema adalah - Pengertian dan Jenisnya

Pengertian Tema

Tema adalah pokok permasalahan sebuah cerita, gagasan sentral, atau dasar cerita. Istilah tema sering disamakan pengertiannya dengan topik, padahal kedua istilah ini memiliki pengertian yang berbeda. Topik dalam suatu karya adalah pokok pembicaraan, sedangkan tema adalah gagasan sentral, yakni sesuatu yang hendak diperjuangkan dalam dan melalui suatu karya. Tema suatu cerita biasanya bersifat tersirat (tersembunyi) dan dapat dipahami setelah membaca keseluruhan cerita.

jenis-jenis tema

Tema cerita umumnya diklasifikasikan ke dalam lima jenis, jenis-jenis tema tersebut antara lain sebagai berikut:

Tema Jasmaniah

tema jasmaniah adalah tema yang cenderung berkaitan dengan keadaan jasmani seorang pemuda. Tema jenis ini terfokus pada kenyataan diri manusia sebagai molekul, zat, dan jasad. Contoh tema jasmaniah adalalah tema percintaan.

Tema Organik

tema organik diterjemahkan sebagai tema tentang moral karena kelompok tema ini mencakup hal-hal yang berhubungan dengan moral manusia yang wujudnya tentang hubungan antaramanusia, antara pria dan wanita.

Tema Sosial

tema sosial meliputi hal-hal yang berada di luar masalah pribadi, misalnya masalah politik, pendidikan, dan propaganda.

Tema Egoik

tema egoik adalah tema yang menyangkut reaksi-reaksi pribadi yang pada umumnya menentang pengaruh sosial.

Tema Ketuhanan

tema ketuhanan adalah tema yang berkaitan dengan kondisi dan situasi manusia sebagai makhluk ciptaan Tuhan.


Sumber:

https://www.sekolahbahasainggris.co.id/

Materi Ekonomi Tentang Pasar Oligopoli

Materi Ekonomi Tentang Pasar Oligopoli

Materi Ekonomi Tentang Pasar Oligopoli

Pengertian Pasar Oligopoli

Oligopoli berasal dari kata “oligo” yang berarti beberapa dan “poli” yang berarti penjual. Dengan demikian, pasar oligopoli adalah pasar yang dikuasai oleh beberapa penjual. Dan bila pasar tersebut hanya dikuasai oleh dua penjual disebut sebagai pasar duopoli.
Karena dalam pasar ini diperjualbelikan dua macam barang, yakni barang homogen dan diferensial (berbeda corak) maka ada dua macam oligopoli, sebagai berikut.

1) Oligopoli murni
yaitu oligopoli yang menjual barang homogen (sama) seperti industri paku, seng, semen, pipa besi, dan lain-lain.

2) Oligopoli diferensial
yaitu oligopoli yang menjual barang diferensial (berbeda corak) seperti rokok, mobil, komputer, dan lain-lain.

Ciri-ciri pasar oligopoli

Agar dapat memahami pasar oligopoli maka perlu diketahui ciri-ciri pasar oligopoli, adapun ciri-ciri yang dimaksud adalah sebagai berikut:

  1. Hanya ada beberapa penjual atau produsen yang menguasai pasar.
  2. Barang yang diperjualbelikan bisa bersifat homogen (sama) atau diferensial (berbeda corak).
  3. Sulit dimasuki perusahaan baru karena umumnya pasar ini membutuhkan modal besar dan keahlian manajerial yang tinggi, contohnya industri semen, industri mobil, dan lain-lain.
  4. Membutuhkan peran iklan (advertising) untuk bersaing mempromosikan produk.
  5. Pada umumnya terdapat satu market leader (pemimpin pasar) di antara sejumlah oligopolis yang ada. Market leader adalah oligopolis yang mempunyai kekuatan untuk menentukan harga karena dia menguasai pangsa pasar yang terbesar. Harga yang ditetapkan market leader akan diikuti oleh oligopolis lainnya. Contoh; Pada pasar minuman, market leader-nya adalah Aqua; pada pasar sepeda motor, market leader-nya adalah Honda.
  6. Harga jual tidak mudah berubah, karena penjual lebih suka bersaing dalam hal mutu, kemasan, pelayanan, dan lain-lain. Jumlah penjual yang terbatas membuat mereka enggan bersaing dalam masalah harga.

Persaingan harga (misalnya dengan membanting harga) hanya akan merugikan mereka sendiri. Bahkan, ada kemungkinan antara mereka saling bekerja sama dalam menentukan harga, sehingga mereka bisa membentuk  kartel  atau  trust. Kartel  adalah kerja sama beberapa perusahaan dalam pengadaan barang atau dalam pemasaran barang, atau bisa juga meliputi keduanya. Adapun  trust  adalah peleburan beberapa perusahaan menjadi satu perusahaan baru dengan tujuan menguasai pasar. Apabila kartel dan trust sudah terbentuk maka struktur pasar bisa mengarah ke bentuk pasar monopoli.

Kebaikan dan keburukan pasar oligopoli

Pasar oligopoli memiliki kebaikan dan keburukan. Kebaikan pasar oligopoli adalah, sebagai berikut:

  1. Bisa memberikan kebebasan kepada pembeli untuk memilih barang sesuai selera dan tingkat pendapatan karena barang yang diperjualbelikan di pasar oligopoli salah satunya adalah barang yang berbeda corak.
  2. Mampu menyediakan dana untuk penelitian dan pengembangan produk yang didapat dari keuntungan yang besar sehingga mendorong munculnya penemuan baru. Menurut Peter Ferdinand Drucker seorang ahli ekonomi dan profesor pada beberapa universitas di Amerika, sekarang ini biaya untuk melakukan penelitian dan pengembangan jumlahnya lebih besar dibanding biaya untuk membayar tenaga kerja. Ini berarti kegiatan penelitian dan pengembangan memiliki peran besar untuk kemajuan suatu perusahaan.
  3. Dibandingkan dengan pasar monopoli, pasar oligopoli lebih memerhatikan kepuasan konsumen karena adanya persaingan antarpenjual dalam hal mutu, kemasan, ukuran, bentuk, cara pembayaran (kontan atau angsuran), pemberian hadiah dan garansi.

Adapun keburukan pasar oligopoli adalah sebagai berikut:

  1. Menciptakan ketimpangan distribusi pendapatan karena keuntungan yang didapat oligopolis sangat besar dan diterima secara terus-menerus. Keburukan seperti ini juga terjadi pada pasar monopoli.
  2. Harga cenderung stabil dan bila harga tersebut terlalu tinggi maka bisa mendorong timbulnya inflasi. Inflasi adalah keadaan di mana harga- harga terus-menerus naik yang disebabkan beredarnya jumlah uang yang melebihi kebutuhan.
  3. Bisa menimbulkan pemborosan biaya produksi. Ini terjadi bila para oligopolis bekerja sama dalam pengadaan bahan baku atau dalam penentuan harga jual. Kurangnya semangat bersaing karena adanya kerja sama membuat orang bekerja lebih boros dibanding bila tidak ada kerja sama apapun antar-oligopolis.
  4. Bisa timbul eksploitasi terhadap pembeli dan pemilik faktor-faktor produksi walau tak separah pada pasar monopoli.
  5. Sulit ditembus oleh perusahaan baru yang ingin memasuki pasar, karena membutuhkan modal besar dan keahlian manajerial yang tinggi.
  6. Bisa berkembang menjadi pasar monopoli, bila antar-oligopolis saling bekerja sama.

Untuk mengatasi keburukan pasar oligopoli pemerintah dapat melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Mengeluarkan undang-undang anti-trust.
  2. Memberikan kemudahan bagi perusahaan-perusahaan baru untuk masuk ke pasar oligopoli.

Sumber:

https://www.dosenpendidikan.co.id/

APEC ( Asia Pacific Ekonomi Cooperation )

APEC ( Asia Pacific Ekonomi Cooperation )

Latar Belakang dan Sejarah APEC
APEC adalah wadah kerja sama bangsa-bangsa di kawasan Asia Pasifik dalam bidang ekonomi. APEC berdiri terhadap bulan November 1989 di Canberra, Australia. Dibentuk atas usulan Bob Hawke, mantan perdana menteri Australia. Latar belakang terbentuknya APEC yakni gara-gara kondisi politik dan ekonomi international yang berkembang pesat, tak hanya itu gara-gara terdapatnya ketakutan bakal gagalnya perundingan putaran Uruguay (WTO) lebih-lebih perdagangan bebas. Dimana kecuali gagal disepakati, makasituasi ekonomi dunia bakal penuh bersama proteksi dan hambatan.

Adapun dua segi dominan yang mendorong lahirnya APEC yaitu:
Adanya ketakutan bakal gagalnya perundingan putaran Uruguay yang membuat meningkatnya proteksionisme agar bisa membangkitkan group perdagangan layaknya pasar bebas Amerika Utara dan pasar tunggal Eropa.
Revolusi besar di bidang ekonomi dan politik yang tengah berjalan dan tengah berjalan di Eropa Timur & Uni Soviet.

Keanggotaan APEC bersifat terbuka. Kegiatannya pun lebih menekakankan berkenaan kerja sama di bidang ekonomi. Dalam perihal ini bisa dikatakan bahwa APEC ingin membentuk sebuah blok terbuka bersama keanggotaan yang bersifat suka mau bersama fokus terhadap bidang ekonomi, bukan terhadap bidang politik.

Pada tahun 1993 para pemimpin negara anggota APEC merasa menggelar dialog intensif, dan satu tahun sehabis mendirikan sekretariat (yaitu terhadap tahun 1992) APEC merasa dalam step pembentukan visi. Pada pertemuan) di Blake Island, Seattle, Amerika Serikat yang pertama AELM (APEC Economic Leaders Meeting ditetapkan visi bahwa kawasan yang sementara itu mewakili populasi 40% dari masyarakat dunia dan Produk Nasional Bruto (GNP) raih lebih kurang 55% GNP dunia siap memainkan peran penting dalam perekonomian dunia.

Berkaitan bersama perihal tersebut, APEC menolong sistem perdagangan multilateral seutuhnya dan percaya bahwa perdagangan dan juga investasi bebas bakal bisa membawa Asia Pasifik berperan penting dalam perekonomian dunia. Sejak digelarnya AELM pula, tiap tiap tahun dilahirkan deklarasi atau kesepakatan bersamaantara para pemimpin negara angoota APEC.

Pergeseran Misi APEC

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi APEC akhir-akhir ini tidak kembali terfokus terhadap isu-isu ekonomi melainkan non-ekonomi layaknya isu keamanan, politik dan militer. Hal ini menjadi bukti nyata gara-gara APEC didominasi oleh Amerika Serikat. Anggota APEC pun banyak mengalami terdapatnya pergeseran misi ini, agar sejumlah anggota APEC merasa keberatan bersama perihal ini, gara-gara masalah keamanan (non-ekonomi) telah kurangi fokus pembahasan terhadap perekonomian & isu perdagangan dan juga penghidupan kembali sistem perdagangan multilateral yang gagal terhadap awal September 2003 di Meksiko.

Sumber : https://www.kumpulansurat.co.id/

baca Juga :