Cara Budidaya Kentang Bagi Pemula

Cara Budidaya Kentang Bagi Pemula – Kentang atau yang memiliki nama latin Solanum tuberosum L ini mempunyai umbi batang yang bisa dimakan. Sebenarnya, asal mula tumbuhan kentang ini dari amerika selatan. Dan diangkut oleh pengembara eropa yakni portugis dan pun spanyol kemudian dibudidayakan di eropa sampai-sampai sampai kini dapat menyebar di semua dunia. Tanaman ini adalahtanaman yang menyenangi iklim sejuk. Bagi di wilayah tropis laksana Indonesia ini cocoknya di budidayakan di lokasi dataran tinggi.

Syarat budidaya tumbuhan kentang
Tanaman kentang baik ditanam pada wilayah dataran tinggi maupun dataran rendah, tapi andai ditanam di wilayah dataran rendah ukuran kentang bakal lebih kecil dari ukuran normal.

Tanaman ini memerlukan curah hujan yang sedang selama 1500 mm/tahun, mesti memiliki suhu lingkungan antara 15-18 derajat celcius pada malam hari dan disiang hari selama 24-30 derajat celcius. Kedua situasi tersebut dapat didapatkan andai berada di lokasi yang sejuk laksana didataran tinggi pegunungan. Di samping itu, tumbuhan kentang jauh lebih baik andai ditanam di lokasi yang tidak cukup angin.

Cara budidaya tumbuhan kentang

Pertama, persiapkanlah lahan. Kentang sendiri ialah tanaman yang termasuk membutuhkan perawatan yang intens. Karena kentang ini memerlukan tanah yang subur serta berhumus. Karena itulah ada sejumlah cara untuk menciptakan tanah menjadi subur dan baik untuk kentang sampai-sampai kentang dapat tumbuh dengan optimal.

Lakukan pembajakan pada tanah yang bakal jadi lokasi budidaya kentang ini, tidak saja pembajakan saja, imbangi dengan mencangkul supaya dapat cocok dengan apa yang anda inginkan. Untuk menemukan tanah yang bagus buat tumbuhan kentang ini, kerjakan pembajakan dan pencangkulan ini dua kali. Setelah pembajakan kesatu tadi berselang sejumlah hari selama seminggu lah, maka kerjakan pembajakan kedua.

Dan guna tanah yang bakal ditempati embrio kentang ini, buatlah menjadi lebih tinggi dari sebelumnya. Ini bermanfaat untuk menyerahkan oksigen yang tidak sedikit pada tanah. Dan juga tidak boleh lupa untuk menyerahkan pupuk organik sebelum ditanami oleh bibit kentang.

Kedua, Pembibitan buah kentang. Ada dua teknik untuk menemukan bibit kentang yang berkualitas. kesatu, dengan teknik membuat bibit kentang sendiri. Yaitu dengan menyimpan kentang sekitar 4 bulan sampai bertunas didalam gudang. Cara kedua dengan melakukan pembelian bibit kentang yang berkualitas. bila tidak hendak repot-repot lebih baik beli saja, dan pun lebih aman sebab sudah pasti bila bibit kentang yang dibeli tersebut berkualitas. tetapi, bila hendak mencoba menciptakan bibit kentang sendiri pun tidak apa-apa guna dicoba.

Untuk ukuran bibit kentang yang berkualitas ini memiliki berat 30 hingga 80 gram. Bagi tunasnya sendiri yang berkualitas baik memiliki panjang 2 hingga 3 cm dan dalam satu bibit ada 3 hingga 5 tunas.

Ketiga, penanaman kentang. Dalam mengerjakan penanaman ini mesti dilaksanakan setelah seminggu lahan disiapkan. Jika memang telah seminggu dari hari lahan disiapkan baru kerjakan penanaman bibit. Melakukan penanaman bibit ini di tenggelamkan kedalam tanah sedalam 8 cm dan tidak boleh terlalu dalam sampai-sampai tunas nya saja yang terlihat. Lalu semprotkan pestisida pada tunas embrio kentang ini supaya dapat tahan dari hama tanaman.

Keempat, pemupukan dan penyiangan. Untuk mengerjakan pemupukan ini dilaksanakan setiap 20 hari sekali. Dan guna hari ke 30 sesudah penanaman pakai pupuk NPK, sesudah hari 40 pakai pupuk ber HP tinggi,setelah hari ke-60 pakai pupuk ber PK tinggi.

Sedangkan dalam mengerjakan penyiangan ini sendiri dapat dilakukan dengang menyemprotkan pestisida supaya tanaman kebal terhadap hama. Tapi tidak boleh keseringan, andai keseringan maka akan menciptakan hama tumbuhan ini dapat kebal terhadap pestisida. Lalu tidak boleh biarkan umbi kentang ini menyembul terbit dari tanah sebab hal tersebut dapat meracuni kentang. Dan tidak boleh memberikan air yang terlampau banyak.

Kelima, proses pemanenan. Proses pemanenan ini dapat dilakukan sesudah berumur 85 hari dari proses penanaman. Atau dapat dilihat dari tumbuhan kentang yang mulai mengering maka itu ialah waktu yang tepat untuk dilaksanakan pemanenan.

Sumber: Faunadanflora.Com