bagaimana proses terbentuknya daulah umayyah

Faktor-Faktor Pendukung Kekhalifahan Bani Umayyah Di Spanyol

Faktor kemenangan-kemenangan umat islam dibagi menjadi dua faktor yaitu faktor eksternal dan faktor internal. Yang dimaksud faktor eksternal adalah faktor yang terdapat didalam Negeri Spanyol itu sendiri. Pada masa penaklukaknk Spanyol oleh orang-orang Islam, kondisi sosial, politik, dan ekonomoi negeri ini berada dalam keadaan menydihkan. Secara politik, wilayah Spanyol terkoyak-koyak dan terbagi-bagi kedalam beberapa negeri kecil. Perpecahan politik memperburuk keadaan ekonomi masyarakat. Ketika Islam masuk ke Spanyol ekonomi masyarakat dalam keadaan lumpuh. Tetapi, setelah Spanyol berada dibawah kekuasaan kerajaan Goth, perekonomian lumpuh dan kesejahteraan masyarakat menurun. Buruknya kondisi sosial, ekonomi, dan keagamaan tersebut terutama disebabkan oleh keadaan politik yang kacau. Kondisi terburuk terjadi pada masa pemerintahan Raja Roderick, Raja Goth terakhir yang dikalahkan Islam.
Adapun yang dimaksud dengan faktor internal adalah suatu kondisi yang terdapat dalam tubuh penguasa, tokoh-tokoh pejuang, dan para prajurit Islam yang terlibat dalam penaklukam wilayah Spanyol pada khususnya. Para pemimpin adalah tokoh yang kuat, tentara yang kompak, bersatu dan penuh percaya diri. Mereka pun cakap, berani dan tabah dalam menghadapi setiap persoalan. Yang tak kalah pentingnya Yang tak kalah pentingnya adalah ajaran Islam yang ditunjukkan para tentara Islam, yaitu toleransi, persaudaraan, yang terdapat dalam pribadi kaum muslimin itu menyebabkan penduduk Spanyol menyambut kehadiran Islam disana.[4]

 

Kesimpulan

Berkuasa tahun 756-1031 M di Spanyol (Andalusia dan kordoba). Didirikan oleh Abdurrahman ibn Marwan. Sebelumnya, Spanyol sudah ditaklukan oleh tiga pahlawan yaitu Tharif Ibn Mali, Thariq Ibn Ziyad, dan Musa Ibn Nushair. Spanyol dan kota-kota penting lainnya jatuh ke tangan umat Islam. Sejak saat itu secara politik, Spanyol berada dibawah kekuasaan khalifah Bani Umayyah. Untuk bisa memimpin wilayah tersebut, pemerintah pusat yang berada di Damaskus mengangkat seorang wali/gubernur.

RECENT POSTS