Unilak-Pegadaian Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan

Unilak-Pegadaian Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan

Unilak-Pegadaian Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan

Unilak-Pegadaian Jalin Kerjasama Bidang Pendidikan

Universitas Lancang Kuning (Unilak) melakukan kerjasama dengan PT Pegadaian,

kerjasama bidang pendidikan dan pengembangan SDM itu dituangkan dalam penandatanganan Memorendum of Understanding (MoU) oleh Rektor Unilak Dr. Hj, Hasnati dan deputi PT Pegadaian Sutrisno SE.MM di hotel Mutiara Merdeka, Rabu 17 Juli 2019.

Rektor Unilak Dr.Hasnarti, berharap kerjasama yang akan dibidang pendidikan dan pengembangan SDM yang dilaksanakan itu tidak hanya sebatas melakukan penandatangan MoU semata, diharapkan ada tindak lanjut dari jalinan kerjasama yang dilakukan tersebut dikemudian hari.

 

Sesuai dengan MoU, nantinya mahasiswa di unilak dapat magang di Pegadaian

, dilatih tentang wirausaha, dan manajamen bisnis. Ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kita berterimakasih kepada pihak PT Pegadaian yang telah peduli pada bidang pendidikan ini, kita harapkan ini tidak hanya sebatas serimonial penandatangan MoU semata, akan ada tindaklanjut dari kerjasama ini nantinya,” ujar Rektor.

 

Deputi Pegadaian Sutrisno menyebutkan bahwa saat ini Pegadaian telah bertranformasi

seperti perbankan dengan memberikan berbagai kemudahan pelayanan dan produk-produk untuk melayani masyarakat. Melalui MoU ini nantinya pegadaian akan menerima mahasiswa dari Unilak untuk menjadi peserta magang, ada beberapa program magang diantaranya magang regular, mahasiswa akan dilatih tentang enterprenerurship, pelatihan manajemn, softskill dan motivasi.

“Sehingga meraka benar-benar dapat memahami dunia kerja dan wirausaha. Selain itu ada juga program magang selama 6bulan hingga 1 tahun dan ini akan diseleksi, nantinya mahasiswa unilak akan diberikan salary,” jelas Sutrisno.

Di tempat yang sama, Kepala LLDIKTI Wilayah X Prof.Dr. Herri menyambut gembira adanya mou ini, menurutnya ini sangat bagus, dan selalu didorong pihaknya, karena perguruan tinggi tidak bisa bekerja sendiri, di perguruan tinggi tentunya mahasiswa diberikan kompetensi, dengan kerjasama ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa, alumni dan unilak.

Turut hadir dalam MoU ini Wakil Rektor I Dr Junaidi, Wakil Rektor II Ermina Sari STP.MSc, Wakil Rektor III Dr. Eddy Asnawi, jajaran Dekan, Kepala dan Lembaga di lingkungan Unilak.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/2X9DJY5

PT IMT Dumai Peduli Pendidikan Anak Daerah

PT IMT Dumai Peduli Pendidikan Anak Daerah

PT IMT Dumai Peduli Pendidikan Anak Daerah

PT IMT Dumai Peduli Pendidikan Anak Daerah

PT. Ivo Mas Tunggal (IMT) membagikan beasiswa kepada pelajar yang kurang mampu yang berada di ring satu di perusahaan tersebut, jum’at (27/9).

Selain pelajar yang kurang mampu, guru-guru yang mengajar di sekolah-sekolah dengan jarak tempuh jauh pun turut menerima bantuan tersebut.

Beasiswa berupa uang tunai ini diharapkan bisa meringankan beban para orang tua pelajar dan juga diharapkan bisa menjadi pelecut untuk para pelajar agar semakin giat belajar lagi.

Penyerahan bantuan untuk pelajar dan guru bantu ini dilaksanakan di Hall PT. Ivo Mas Tunggal Lubuk Gaung

Lantai 3 serta mengusung slogan “Satu Hati Membangun Negeri”.

Paulus Tumanggor selaku GM PT. Ivo Mas Tunggal mengatakan, perusahaan yang dipimpinnya akan terus berkomitmen untuk membantu dunia pendidikan.

“Ivo Mas Tunggal terus berkomitmen untuk membantu dunia pendidikan, salah satu contohnya selalu menerima para Siswa/i dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk Praktik Kerja Lapangan (PKL),” ujarnya

ia juga mengungkapkan hampir setiap tahunnya PT. IMT terus menaruh perhatian

terhadap para siswa/i dan guru serta keluarga yang kurang mampu terutama di ring satu.

“Hampir setiap tahun para siswa/i yang berada di ring satu selalu diberi bantuan selain itu para guru dan para keluarga yang kurang mampu juga mendapatkan bantuan,” katanya.

Zulkifli AS selaku Walikota Dumai mendukung kegiatan yang dilakukan oleh PT IMT,

ia juga mengungkapkan agar seluruh perusahaan dapat melakukan kegiatan yang dilakukan seperti ini.

“Saya sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh PT.IMT ini, saya juga mengharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan oleh perusahaan yang lain,” Imbuhnya.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/KYN9XSD

Belajar dari Keledai

Belajar dari Keledai

Belajar dari Keledai

Belajar dari Keledai

Di sebuah desa, seorang petani kehilangan keledainya. Capek mencari, tak dia temukan juga keledai itu. Tapi, ketika dia lelah mencari dan duduk di bagian belakang rumah, samar telinganya mendengar ringkik memelas dari keledainya. Suara itu lirih, sedih. Tapi di mana? Dan kenapa suara itu bergema?

Beringsut, petani itu mencari sumber suara. Dan, jauh di belakang rumah, di dalam sumur kering yang tak terpakai, dia temukan keledainya, bergerak gelisah, memekik. Petani tua itu tak tahu harus berbuat apa. Menarik keledai ke atas, tentu dia tidak kuat. Juga bagaimana menariknya? Lama berpikir, akhirnya dia pun pasrah. “Keledai itu telah tua, dan sumur itu terlalu berbahaya jika dibiarkan saja,” batinnya.

Ia pun memutuskan untuk mengubur si keledai di sumur itu. Dengan mengajak beberapa tetangga, dia mulai mengayuh sekop dan melemparkan timbunan tanah ke dalam sumur. Ditutupinya telinga, agar tak mendengar pekikan keledai yang seperti kehilangan harapan, dan dia meminta tetangga mempercepat menimbun tanah ke sumur. “Kian cepat, makin lekas tangisan keledai itu hilang,” pikirnya.

Dan benarlah. Tak lama, tak terdengar lagi suara keledai dari dalam sumur.Karena menyangka sudah tertimbun, dia dan tetangga melongok ke dalam sumur. Tapi, pemandangan di bawah begitu mengagetkan mereka. Takjub. Terpukau. Ternyata, keledai itu masih segar-bugar, dan sibuk menggoyang-goyangka n badannya. Setiap satu sekop tanah jatuh menimpa tubuhnya, keledai itu akan menggoyangkan punggunya, menggugurkan timbunan tanah itu. Dan setelah tanah turun, keledai akan memijaknya, menjadikan titik tumpu. Menyadari hal itu, kian bersemangat petani dan para tetangga menimbunkan tanah. Keledai terus saja mengibaskan tubuhnya, dan bergerak naik seiring tanah yang kian banyak memenuhi sumur. Dan tak sampai setengah hari, sumur itu pun mulai penuh tanah, dan keledai itu meringkik, meloncati bibir sumur, dan berlari. Pergi.

Kehidupan, akan terus menuangkan tanah dan kotoran kepadamu. Hanya ada satucara untuk keluar dari kotoran –kesedihan, masalah, cobaan, dan lainnya– itu, yakni dengan menggerakkan tubuhmu, membuang segala kotoran itu dari pikiran dan hatimu. Dengan cara itulah, kamu dapat menjadikan semua masalah sebagai pijakan, melompati sumur kesengsaraan. Keledai itu memberi contoh terbaik. Dan tak ada salahnya, kita belajar dari keledai.

Baca Juga : 

Belajar Mencintai

Belajar Mencintai

Belajar Mencintai

Belajar Mencintai

Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan.

Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan.

Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adalah kesempatan.

Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan.

Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan.

Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan.

Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita.

Tetapi cinta sejati yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan.

Berbicara tentang pasangan jiwa, Ada suatu kutipan dari film yang mungkin sangat tepat :
“Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil”

Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan hanya untukmu.

Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak…

Kita mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, Adalah pilihan yang harus kita lakukan.

Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna

Sumber : https://icanhasmotivation.com/

Kupon Dalam Bambu

Kupon Dalam Bambu

Kupon Dalam Bambu

Kupon Dalam Bambu

Alkisah ada seorang pengemis yang gemar membeli kupon berhadiah. Suatu hari bukan main gembiranya dia, karena nomor undiannya keluar sebagai pemenang pertama. Hadiah uang baru dapat diambil setengah bulan kemudian.Karena tidak memiliki tempat penyimpanan yang aman, maka kupon yang menang itu di simpan dalam mangkok bambu sedekahnya yang menyertai kemanapun dia pergi. Sejak hari itu, Si pengemis seolah-olah merasa dirinya begitu
agung. Karena saking gembira,dia menjadi lupa diri, berjalan pun penuh lagak. Sehabis mengemis,dia meluangkan waktunya untuk melamun dan mengkhayal bagaimana mengatur uangnya kalau sudah menerima hadiah nanti. Membeli sebuah rumah mewah, ada AC, televisi, kulkas dan lainnya yang tak satu pun ketinggalan. Lalu sebuah mobil sedan, mencari
seorang isteri…..Wah! kehidupan demikian sungguh nikmat sekali.

Tenggelam dalam suasana khayal, dia lalu membenci kehidupannya sebagai pengemis yang telah hidup susah selama bertahun-tahun, lalu ia pun mengekspresikan kebenciannya dengan mencampakkan mangkok bamboo sedekahnya ke dalam sungai, “Saya sudah kaya,untuk apa
lagi bambu usang ini?” Memang sudah nasibnya, waktu pengemis itu pergi menerima hadiahnya, ia baru teringat kupon berhadiahnya tersimpan dalam mangkok bambunya. Dia menjadi terpaku, semua impian indah hilang tak berbekas.

Sumber : https://mayleneandthesonsofdisaster.us/

Rumah Hantu

Rumah Hantu

Suatu hari, ada seorang gadis berusia 10 tahun yang tinggal di Malang di sebuah rumah yang sangat tua. Dia membenci rumah itu. Itu dingin dan lembab sepanjang waktu.

Ditambah lagi, tidak ada teman yang mau berkunjung karena diyakini oleh semua orang di lingkungan itu bahwa ada hantu yang tinggal di rumah. Gadis kecil itu ingin tahu tentang hantu itu, tetapi tidak ada yang akan berbicara dengannya ketika dia bertanya tentang hal itu atau sejarah rumah itu.

Rumah itu menakutkan, dan beberapa malam lebih buruk daripada yang lain. Suatu malam, ketika dia berada di kamarnya membaca, lampu tiba-tiba mati. Dia pikir bola lampu sudah mati. Dia tidak ingin mengganggu ibunya, yang sudah tidur, dengan meminta bola lampu baru. Jadi dia meletakkan bukunya dan bersiap untuk tidur.

Tiba-tiba, ada ketukan pelan di jendela di samping tempat tidurnya. Dia melihat pantulan seorang anak lelaki, sekitar usianya, tercermin di kaca jendela.

Gadis itu berbalik untuk melihat kamarnya, tetapi tidak melihat apa-apa. Dia bangkit dari tempat tidur dan pergi ke pelitanya. Dia merasakan sesuatu yang basah di tanah. Dia menyalakan lampu, yang sekarang berfungsi, dan melihat noda merah di tempat dia berdiri.

Lalu menghilang. Itu bukan darah, karena merah terlalu cerah, hampir merah muda, seperti cat. Dia menggaruk dinding ungu kamarnya dan, percaya atau tidak, di balik cat ungu itu merah muda, warna gelap yang sama yang pernah ada di lantai.

Gadis itu berlari keluar dari kamarnya menuju kamar orang tuanya. Tetapi kemudian dia melihat sesuatu yang membuatnya membuka mulutnya untuk berteriak, meskipun tidak ada suara yang keluar.

Pagi harinya…

Dia ingin bukti. Dia ingin tahu di pagi hari apakah yang dilihatnya adalah mimpi atau nyata. Dia mengambil foto tempat tidurnya, dan, tanpa melihatnya, berlari untuk menjemput ibunya.

Dengan marah, ibunya naik ke atas. Gadis itu menunjuk ke tempat jerat itu berada, tapi sekarang, hanya ada seutas tali dari perlengkapan menjahit ibunya. Dia menuntun ibunya ke kamarnya, untuk menunjukkan tubuh anaknya, tetapi sekarang tidak ada apa-apa.

Ketika ibunya berbalik untuk meninggalkan ruangan, gadis itu ingat akan kamera. Dia mengambilnya dan menyalakannya, menunjukkannya kepada ibunya.

Tidak ada lagi foto tempat tidurnya. Alih-alih ada foto seorang anak remaja, dengan tanda merah di lehernya, dan cat merah muda di seluruh bajunya yang sobek.

Ibunya menyuruhnya berhenti bercanda. Namun, wajahnya terlihat sangat khawatir. Ketika ditanya apa yang salah, dia berkata, “Dia kembali!”

Gadis kecil itu tidak pernah melihat bocah itu lagi dan ibunya menolak untuk mengatakan siapa dia.

Baca Juga :

PERMAINAN MENGASAH OTAK AGAR MENJADI ANAK YANG CEPAT TANGGAP

PERMAINAN MENGASAH OTAK AGAR MENJADI ANAK YANG CEPAT TANGGAP

Berikut sejumlah permainan yang dapat menajamkan otak anak supaya cerdas, sekaligus mengembangkan kepekaan emosi dan kemampuan sosial si kecil.

1. Pantomim

Orangtua memeragakan gerakan tertentu, contohnya mengayuh, dan mohon anak memprediksi apa yang sedang dilaksanakan orangtua (bersepeda). Setelah itu, bergantian mohon anak yang mengerjakan sesuatu dan orangtua memprediksi apa makna bahasa tubuhnya tersebut. Bermain pantomim bisa mendorong anak untuk beranggapan tentang perspektif orang lain, menyimak situasi, dan mengembangkan komunikasi nonverbalnya. Permainan ini dapat diciptakan variasi dengan bermain tebak emosi. Anak diminta memprediksi emosi apa yang sedang diperlihatkan oleh orangtua (misal ekspresi senang atau kaget) kemudian memikirkan kondisi apa yang kiranya dapat menimbulkan ekspresi itu (diberi hadiah atau mendengar balon meletus tiba-tiba). Kemampuan mengenal emosi adalahdasar keterampilan berempati dan menumbuhkan rasa peduli pada diri anak.

2. Temukan Bendanya

Orangtua menyediakan sekian banyak benda di dalam sebuah kotak, laksana bola, kunci, pensil, payung, atau lainnya. Minta anak untuk memungut benda yang dilafalkan ciri-cirinya oleh orang tua. Contohnya “Aku ialah benda berwarna kuning. Aku dapat dibuka dan ditutup. Aku suka digunakan ketika hujan supaya badan tidak basah. Apakah aku?” Permainan ini dapat membuat anak lebih paham sifat dan faedah benda-benda, sehingga keterampilan berpikirnya lebih baik. Permainan ini pun seru dimainkan ketika sedang di perjalanan atau menantikan di restoran, untuk mengajar atensi pada sekelilingnya.

3. Petak Umpet

Permainan ini seakan tidak terdapat matinya guna dimainkan bareng teman-teman, semakin ramai semakin asyik. Bukan melulu menyenangkan, permainan yang tampaknya simpel ini sebetulnya memiliki tidak sedikit manfaat. Anak mengembangkan keterampilan spasialnya untuk menginginkan denah lokasi tinggal atau lokasi bermain, menciptakan perkiraan dimana kiranya anak-anak beda bersembunyi, serta menggali jalan bagaimana metodenya sampai ke lokasi sembunyi kemudian kembali lagi ke lokasi jaga. Bagi anak-anak batita yang masih belum terlampau paham konsep bersembunyi, orangtua bisa mulai dengan menyembunyikan dagangan dan meminta anak menemukannya.

4. Pasti, Mungkin, atau Tidak Mungkin Terjadi?

Orangtua membuat sekian banyak pernyataan dan ajak anak untuk beranggapan apakah urusan itu pasti, mungkin, atau tidak barangkali terjadi. Misalnya, “Aku dapat pergi ke luar negeri naik naga terbang”, “Langit mendung tanda hujan bakal turun”, “Jika memblokir mata, anda tidak dapat melihat.” Permainan ini bisa melatih keterampilan anak untuk menebak apa yang barangkali terjadi dan berlatih karena akibat.

Semakin tidak sedikit dilatih keterampilan berpikirnya, anak menjadi semakin cerdas.

5. Pesan Berantai

Permainan ini bisa dimainkan bareng teman-teman. Minta anak berdiri dalam barisan. Orangtua membisikkan ke di antara anak kalimat tertentu (panjangnya kalimat bisa disesuaikan dengan umur anak) dan mohon anak mengucapkan ke rekan di belakangnya, begitu seterusnya hingga ke anak terakhir. Bila ada tidak sedikit anak yang dapat bermain, dapat diciptakan lomba kumpulan mana yang tetap dapat mengingat dan mengucapkan pesan dengan tepat. Permainan ini baik guna mengasah kenangan dan keterampilan komunikasi anak.

6. Lampu Merah Lampu Hijau

Anak tanggap yang lengkap tidak saja cerdas, punya rasa peduli, dan tanggap bersosialisasi, tetapi pun berarti dapat berperilaku cocok aturan dan punya keterampilan mengontrol dirinya sendiri. Permainan ini bisa menjadi latihan untuk anak untuk mengekor instruksi. Anak diminta untuk beralih dari satu titik ke titik lainnya, orangtua sebagai polisi. Saat orangtua berbicara “Lampu Hijau” anak dapat berlangsung namun saat orangtua berbicara “Lampu Merah” anak mesti segera diam. Orangtua bisa menyiapkan lingkaran merah dan lingkaran hijau untuk tuntunan visual. Seperti pesan berantai dan petak umpet, permainan ini akan menyenangkan bila dimainkan beramai-ramai bareng teman.

sumber : http://4allforum.com/away.php?to=http%3A%2F%2Fwww.pelajaran.co.id/

PERKEMBANGAN BAYI 12 BULAN

PERKEMBANGAN BAYI 12 BULAN

Perkembangan bayi 12 bulan pun sudah paling banyak. Ibu bakal menemukan sekian banyak hal baru yang dilaksanakan oleh bayinya. Pada umur 12 bulan, bayi telah dapat mengenal benda yang dia lihat ditempat lain. Misalnya dia punya benda tersebut dirumah, maka dia akan gampang mengenal benda serupa saat bayi kita berjalan-jalan dengan kita dipusat perbelanjaan. Usia 12 bulan dapat dikatakan sebagai akhir langkah sensor motorik pada bayi Anda. Bayi Anda bakal mulai terampil tidak saja dari sekian banyak gerakan yang dilaksanakan saja, tetapi dari sisi bahasa dan kosa kata yang akan disebutkan oleh bayi. Bayi pun sangat lincah dalam menerima informasi dari ibunya dan dia bakal segera menirukannya.

Kosakata pada bayi umur 12 bulan memang masih terbatas. Bayi seringkali belum dapat mengungkapkan emosi yang dia rasakan dan bayi dalam pertumbuhan bayi 12 bulan belum dapat juga memberitahukan untuk orang terdekatnya apa yang sebetulnya dia inginkan. Dalam mengajar anak Anda, Ibu pun harus mempraktekkannya. Bayi akan menyaksikan apa yang dilaksanakan oleh ibunya. Jika ibu melulu melatih tanpa melakukan, maka bayi tidak bakal merasa perlu mengerjakan yang laksana ibunya lakukan. Dalam berkomunikasi dan untuk mengajar bayi bicara, Ibu dapat menggunakan ucapan-ucapan yang mudah dikenang oleh bayi. Di samping lebih singkat dan gampang diingat, anak belum dapat mengucapkan kata yang rumit sampai-sampai dengan mengatakan ucapan-ucapan mudah, bayi lebih percaya diri guna berkomunikasi dengan orang tua atau teman-teman seumurnya.

Perkembangan bayi 12 bulan, bayi pun sudah dapat mulai menyimpulkan suatu hal. Bayi sudah dapat memilih pakaian yang berkeinginan dia kenakan. Ibu mesti memahami dan mendorong bayi supaya mau dan dapat memutuskan yang dia inginkan. Pada umur ini, ibu juga dapat melatih bayi supaya mulai memakai kedua tangannya untuk memakai baju atau jepit rambut yang dia inginkan. Dengan begitu, Ibu bakal mudah mengajar kemandirian bayi Anda.

Tips

Pada umur 12 bulan, bayi telah akan aktif mengatakan sekian banyak kata. Jagalah supaya bayi kamu bisa tumbuh ditempat dengan kondisi yang menyokong perkembangan bayi yang lebih baik. Jangan memakai kata kasar atau jorok didepan bayi Anda sebab bayi akan ingin meniru. Jangan mengerjakan perbuatan yang tidak baik pun seperti memukul atau menjewer kakak bayi sebab ini akan menciptakan bayi merasa ketakutan atau menirukan urusan yang sama.

Sumber : https://quixapp.com/headers/?r=http%3A%2F%2Fwww.pelajaran.co.id/

Cerita Rakyat Ande – Ande Lumut

Cerita Rakyat Ande – Ande Lumut

Berikut ini adalah cerita rakyat Ande – ande lumut yang dapat menjadi referensi untuk bahan cerita anda. Alkisah terdapat kerajaan bernama Kerajaan Kahuripan. Kerajaan tersebut terbagi atas dua yaitu Kerajaan Kediri dan Kerajaan Jenggala. Kedua kerajaan tersebut akhirnya bersatu kembali sesuai dengan permintaan sang raja.

Namun, kepuusan untuk menikahkan Pangeran Raden Panji dan Putri Sekartaji ditentang oleh ibu tirinya. Lalu ibu tirinya merencanakan untuk menyembunyikan Putri Sekartaji dan ibu kandungnya.

Suatu hari Pangeran datang dan ingin menikahi Sekartaji namun ia tidak ada. Dengan segera ibu tirinya meminta untuk menikah dengan anaknya Indah Sari. Namunsaat itu juga pangeran menolaknya dan akhirnya ia mencari sang putri.

Pangeran tersebut diangkat menjadi anak oleh mbok rondo dan kini ia bernama anmde – ande lumut. Suatu hari ia meminta ibunya untuk mengabarkan bahwa dia ingin mencari istri. Kabar tersebut telah menyebar hingga ketelingan putri yang saat ini juga mengembara dan menjadi kleting kuning.

Setelah sampai di tempat tujuan ketiga kleting itu langsung ditolak olerh ande – ande lmut karena mereka telah dicium oleh yuyu kakang yang telah membantu mereka menyeberangi sungai.

Sementara itu setelah selesai mengerjakan pekerjaan rumah kini klething kuning menyusul ketiga kakaknya untuk bertemu dengan ande – ande lumut. Saat sampai di sungai ia pun juga kebingungan untuk menyeberang. Akhirnya, yuyu kakang datang dan membantunya menyeberangi sungai tersebut.

Saat yuyu kakang menagih janji, klething kuning mengolesi pipinya dengan kotoran ayam lalu yuyu kakang tidak mau mencium dan menyuruhnya untuk segera pergi. Lalu sampailah klething kuning di kediaman ande – ande lumut. Kedatangannya disambut bahagia oleh ande – ande lumut.

Semua orang heran mengapa ande – ande lumut memilih seorang wanita yang kumal dan bau. Mbok Randa pun bingung. Begitu juga dengan klething kuning yang melihat ande – ande lumut itulah tunangannya yang selama ini dia cari.

Saat itu, ia langsung mengubah dirinya menjadi sosok wanita yang cantik. Ketiga kakaknya pun terkejut abhwa selama ini yang mereka perlakukan tidak baik itu adalah putri sekartaji. Tak lama kemudian ande – ande lumut pun mengubah dirinya menjadi pangeran Panji. Setelah itu mereka hidup bahagia.

Cerita rakyat lutung kasarung, cerita rakyat alue naga, cerita rakyat rawa pening, cerita rakyat sangkuriang, cerita rakyat roro jonggrang, cerita rakyat malin kundang, cerita rakyat danau toba, cerita rakyat timus mas, bawang merah bawang putih, batu menangis, keong mas, ande ande lumut, dll.

Baca Juga :

Manfaat Membiasakan Si Kecil Menolong Melakukan Tugas Rumah

Manfaat Membiasakan Si Kecil Menolong Melakukan Tugas Rumah

Bermain dan belajar merupakan pekerjaan yang tidak dapat dipisahkan dari si kecil. Di samping kedua kegiatan tersebut, Anda dapat melibatkan anak Anda guna melakukan kegiatan lain, seperti menolong Anda menggarap tugas rumah. Dengan membudayakan anak kita menolong mengerjakan tugas lokasi tinggal dapat menanamkan nilai-nilai positif dalam hidupnya. Di samping itu, ada tidak sedikit manfaat yang didapatkan ketika membudayakan si kecil mengerjakan tugas rumah. Yuk, simak 8 guna membiasakan si kecil menolong mengerjakan tugas rumah.

Memiliki Hubungan yang Baik dengan Keluarga

Dengan membudayakan si kecil mengerjakan tugas rumah, seperti membasuh piring setelah santap atau melipat pakaian, bisa mempererat hubungan dengan sesama anggota keluarga. Nilai-nilai positif yang diperoleh ialah si kecil memahami pentingnya saling bahu membahu bekerja sama menolong mengerjakan tugas rumah. Pada ketika si kecil dewasa, dia bakal mengetahui teknik berempati dengan suasana yang terdapat di sekitarnya. Si kecil juga ingin akan mempunyai hubungan sosial yang lebih baik andai Anda membiasakannya menggarap tugas lokasi tinggal sejak dini.

Melatih Kemandirian

Salah satu guna membiasakan si kecil menolong mengerjakan tugas rumah ialah dapat mengajar kemandirian si kecil. Dengan mengerjakan tugas rumah, Anda menyerahkan kepercayaan untuk si kecil untuk mengerjakan tugasnya sendiri tanpa pertolongan Anda. Hal ini bakal menciptakan kelaziman positif untuk si kecil. Anda dapat mulai dengan membiasakannya untuk membereskan mainan atau sepatunya saat selesai digunakan.

Mengatur Waktu

Membiasakan si kecil menolong menggarap tugas lokasi tinggal dapat menciptakan si kecil dapat mengatur waktunya dengan baik. Si kecil dituntut untuk dapat bertanggung jawab dalam mengemban tugasnya walaupun dia mempunyai tugas lain. Dengan pelbagai tugas yang si kecil mesti lakukan, si kecil mesti dapat mengatur waktu supaya semua tugasnya dapat ditamatkan dengan baik.

Melatih Kemampuan guna Fokus

Si kecil bakal memiliki konsentrasi atau fokus yang baik andai Anda libatkan dalam menggarap tugas rumah. Anda dapat mewajibkan si kecil untuk menuntaskan tugasnya dalam masa-masa tertentu sampai-sampai si kecil akan konsentrasi untuk menyelesaikannya. Anda dapat mengatakan bahwa si kecil boleh menyaksikan animasi sesudah dia membasuh piring.

Memiliki Kebiasaan Menolong dan Bekerja Sama

Membiasakan si kecil menolong menggarap tugas rumah membuat nilai positif berupa kelaziman untuk saling tolong membantu serta bekerja sama salah satu sesama anggota keluarga. Hal ini pun akan dominan baik di kehidupan sosialnya. Dia bakal dengan mudah membantu orang beda yang kesusahan.

Melatih Gerak Psikomotorik

Gerakan-gerakan psikomotorik yang dilaksanakan saat menggarap tugas rumah, seperti membereskan mainannya dan melipat pakaian dapat mengajar koordinasi gerak otot tangan, jari, dan kaki si kecil supaya menjadi lebih powerful dan terasah. Tubuh si kecil pun akan semakin powerful dan berkembang sebab secara aktif digunakan.

Melatih Tanggung Jawab dan Hidup Bersih

Nilai positif yang bisa si kecil peroleh saat Anda membudayakan si kecil menolong mengerjakan tugas rumah ialah nilai tanggung jawab dan hidup bersih. Ketika kita memercayainya untuk menggarap tugas rumah, Anda telah mengenalkannya dengan makna tanggung jawab. Si kecil bakal menjadi terbiasa dengan tanggung jawab yang mesti diselesaikannya. Di samping itu, Anda pun mengajarkan si kecil guna hidup bersih dan rapi.

Melatih dan Meningkatkan Kreativitas

Kreativitas bisa datang dari mana saja tergolong dalam pekerjaan mengerjakan tugas rumah. Dengan membudayakan si kecil menggarap tugas lokasi tinggal sejak dini, akan mengajar dan membuat kreativitas si kecil. Si kecil bakal mencari teknik menyelesaikan tugas lokasi tinggal dengan cepat dan apik supaya dia dapat cepat bermain. Si kecil pun akan mencoba menggali sendiri penyelesaian permasalahannya melewati tugas lokasi tinggal ini.

Sumber : http://chat.kanichat.com/jump.jsp?https://www.pelajaran.co.id