Kevin Hendrawan: Oppo Reno2 Cocok Untuk Video Traveling

Kevin Hendrawan: Oppo Reno2 Cocok Untuk Video Traveling

Kevin Hendrawan Oppo Reno2 Cocok Untuk Video Traveling

Kevin Hendrawan Oppo Reno2 Cocok Untuk Video Traveling

Oppo Reno2 hadir dengan mengedepankan kemampuan video

. Sehingga ini sangat membantu bagi penggunanya yang kerap membuat video, untuk memenuhi kebutuhan konten.

Salah satunnya adalah Kevin Hendrawan, seorang konten kreator yang sudah akrab dengan Oppo Reno series. Sejak kehadiran Oppo Reno, diakui Kevin sudah jarang menenteng kamera SLR untuk membuat video. Keberadaan Reno, baginya sudah cukup.

Pasalnya, untuk konten traveling dibutuhkan perangkat yang komplit,

karena pengambilan banyak dilakukan outdoor. Pengambilan video diluar ruangan, menurutnya bukan hal yang mudah. Pasalnya, masalah bising, objek yang luas, belum lagi cuaca yang kadang kurang mendukung (misalnya mendung, atau gelap). Dan Reno2 dikatakan Kevin, bisa menjawab semua kebutuhan yang diperlukan.

Menurut dia, Oppo Reno2 merupakan smartphone yang didesain dengan desain dan fitur video mumpuni. Desainnya dikatakan Kevin lebih ringkes ketimbang Reno 10x Zoom, sehingga saat pengambilan video cukup nyaman ketika digenggam, Reno2 memiliki dimensi 160mm x74.3mm x9.5mm dan berat 139 gram.

Sementara Reno 10x Zoom, memiliki dimensin162mm x77.2mm x9.3mm dengan bobot 210 gram.

 

“Menurut saya sih lebih enak aja, lebih ringan, dikantongin pun lebih nyaman,” ujar Kevin, di Jakarta (31/10/10).

Sementara untuk video, menurut Kevin, Reno2 sudah didukung fitur Ultra Steady Video dengan memanfaatkan Optical Image Stabilization (OIS) dan Electronic Image Stabilization (EIS). Sistem penstabil gambar berbasis gyroscope dikombinasikan dengan Optical Image Stabilization (OIS) dan Electronic Image Stabilization (EIS).

“Dengan resolusi 1080p 60 frame per detik, Reno2 dapat menghasilkan gambar yang sangat stabil ketika digunakan saat berjalan, berlari maupun di dalam kendaraan berkecepatan tinggi,” kata dia lagi.

 

Baca Juga :

Penjualan Ponsel Galaxy Naik, Tetapi Laba Samsung Menurun

Penjualan Ponsel Galaxy Naik, Tetapi Laba Samsung Menurun

Penjualan Ponsel Galaxy Naik, Tetapi Laba Samsung Menurun

Penjualan Ponsel Galaxy Naik, Tetapi Laba Samsung Menurun

Sejumlah perusahaan mulai merilis laporan pendapatan mereka selama kuartal ketiga 2019

, tidak terkecuali produsen smartphone. Di Amerika, Apple menunjukkan penurunan pendapatan dari penjualan iPhone, serta pertumbuhan yang kuat pada penjualan Wearable device, iPad dan unit Layanan.

Di Korea Selatan, Samsung baru saja merilis hasil kuartal ketiga mereka. Menurut CNBC, perusahaan melaporkan penurunan laba operasi 56% dari tahun ke tahun meskipun angka itu naik 18% dari kuartal kedua tahun ini. Angka tersebut juga melampaui prediksi Samsung sebelumnya.

Penghasilan di divisi ponsel Samsung naik berkat “pengiriman kuat perangkat unggulan Galaxy Note 10,

perpaduan produk yang lebih baik dan profitabilitas yang lebih tinggi di segmen pasar massal.”

Divisi IT & Mobile mencatat laba operasi kuartal ketiga naik 32% menjadi 2,92 triliun won ($2,52 miliar USD) dari Q3 tahun lalu, dan 87% dari kuartal kedua tahun ini.

Namun, untuk kuartal keempat Samsung memperkirakan pendapatan ponsel akan menurun karena pengiriman smartphone yang lebih rendah dan biaya pemasaran yang lebih tinggi.

Penjualan panel OLED untuk smartphone naik pada kuartal ketiga, tetapi diperkirakan akan menurun

pada kuartal sekarang karena “permintaan kurang dari prediksi awal untuk smartphone premium tertentu dan biaya meningkat karena pemanfaatan yang lebih rendah di beberapa lini produksi.”

Selama periode tiga bulan dari Juli hingga September, perusahaan menderita kerugian besar karena lemahnya penjualan chip memori yang merupakan bagian dari bisnis semikonduktor Samsung dan sumber keuntungan terbesar bagi perusahaan.

 

Sumber :

https://zalala.co.id/

Oppo Bakal Gelar Surprise Deal di Penjualan Perdana Reno2

Oppo Bakal Gelar Surprise Deal di Penjualan Perdana Reno2

Oppo Bakal Gelar Surprise Deal di Penjualan Perdana Reno2

Oppo Bakal Gelar Surprise Deal di Penjualan Perdana Reno2

Hari ini Oppo menggelar penjualan perdana perangkat Reno2 bertempat di Promenade

Lumina Atrium, Mall Central Park Jakarta. Pada penjualan perdana perangkat ini, Oppo memberikan beberapa penawaran menarik kepada konsumen.

“khusus pada hari ini, kita akan mengadakan Surprize Deal, dimana mulai dari pukul 16.00 hingga pukul 18.00 konsumen yang melakukan pembelian perangkat Reno2 series bisa mendapatkan kesempatan untuk mendapat Reno2 atau Reno2 F secara cuma – cuma. Setiap pembelian perangkat Reno2 series akan mendapatkan kupon yang diundi di hari yang sama,” ujar Aryo Meidianto A, PR Manager Oppo Indonesia.

Selain itu, konsumen bisa mendapatkan cashback melalui beberapa Bank

yang bekerjasama seperti BCA, CIMB Niaga, dan DBS hingga maksimum hingga 500 ribu rupiah. OPPO juga menawarkan cashback 5% (maksimum 300 ribu rupiah) dan cicilian hingga 12 bulan untuk 100 konsumen yang beruntung yang melakukan pembelian melalui Blibli instrore.

Selain melalui Bank dan Blibli instore, cicilan 0% juga diberikan melalui Home Credit Indonesia. Selain itu ada penawaran menarik dari operator Telkomsel, Smartfren, XL dan IM3 Ooredoo. Oppo juga mengadakan program tukar tambah bekerjasama dengan Laku6.

Konsumen dapat menukarkan maksimal 3 perangkat lama mereka dengan Oppo Reno2,

asalkan nilai tukar ketiga perangkat tersebut tidak melebih dari harga jual Reno2.

Penjualan perdana Oppo Reno2 ini berlangsung mulai 31 Oktober 2019 dan akan berakhir pada 3 November 2019. Pada hari pertama penjualan perangkat ini, Oppo juga membawa salah satu konten creator pengguna OPPO Reno2, Kevin hendrawan, untuk memberikan pengalaman menggunakan perangkat ini terutama dari sisi kemampuan video.

 

Sumber :

https://namabayi.co.id/

Sumber Informasi

Sumber Informasi

Sumber Informasi

Sumber Informasi

Informasi adalah, keterangan pemberitahuan kabar atau berita tentang suatu media dan alat (sarana) komunikasi seperti koran, majalah, radio, televisi, poster, dan spanduk. Media komunikasi adalah media yang digunakan pembaca untuk mendapatkan informasi sesuatu atau hal tentang pengetahuan. Berkaitan dengan penyediaan informasi bagi manajemen dalam pengambilan keputusan, informasi yang diperoleh harus berkualitas (Tugiman, 2003) kualitas informasi tergantung tiga hal, yaitu:
a. Akurat, bebas dari kesalahan, tidak bias atau menyesatkan.
b. Tepat waktu, informasi yang disampaikan tidak terlambat.
c. Relevan, informasi mempunyai manfaat bagi pemakainya.
Menurut Nugroho (2008), media informasi dapat dibedakan 2 kategori, yaitu media sosial dan media massa, strategi penyampaian informasi, isi informasi dan saluran yang dipakai untuk promosi kesehatan harus sesuai dengan audiensi sasaran, dimana masing-masing saluran mempunyai kelemahan dan kekuatan, strategi yang menggabungkan saluran-saluran secara majemuk merupakan strategi uang mempunyai dampak yang paling besar bagi upaya meningkatkan pengetahuan dalam perubahan perilaku. Notoatmodjo (2005) menjelaskan bahwa media informasi kesehatan adalah semua sasaran atau upaya untuk menyampaikan pesan atau informasi yang ingin disampaikan oleh komunikator baik melalui media cetak, elektronik dan media luar ruang. sehingga sasaran dapat meningkatkan pengetahuannya yang nantinya diharapkan dapat berubah perilakunya ke arah positif terhadap kesehatan.

Sumber : https://busbagus.co.id/

Pengetahuan

Pengetahuan

Pengetahuan

Pengetahuan

Pengetahuan adalah sesuatu yang diketahui mengenai hal atau sesuatu pengetahuan dapat dilihat dari perilaku seseorang (Sarwono, 2005).
Pengetahuan adalah hasil dari tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu, pengetahuan umumnya datang dari penginderaan, yaitu indera pengliharan, pendengaran, penciuman, rasa, raba, sebagian besar pengetahuan manusia diperoleh melalui mata dan telinga (Notoadmodjo, 2003).
Pengetahuan atau kognitis adalah merupakan domain yang sangat berguna untuk terbentuknya tindakan seseorang pengetahuan yang mencakup di dalam domain kognitif mempunyai 6 tingkatan, yaitu:
1. Tahu (Know)
Tahu diartikan sebagai meningkatkan suatu materi yang tidak dipelajari sebelum Termasuk ke dalam pengetahuan tingkat ini adalah mengingat kembali terhadap suatu yang spesifik dari seluruh bahan yang dipelajari atau rangsangan yang telah diterima. Oleh sebab itu, “tahu” ini adalah pengetahuan yang paling rendah, kata kerja yang digunakan antara lain: menyebutkan, menguraikan, mendefinisikan, dan menyatakan
2. Memahami
Suatu kemampuan menjelaskan secara benar tentang objek yang diketahui dan dapat menginterprestasikan materi tersebut secara benar.
3. Aplikasi
Suatu kemampuan untuk menggunakan materi yang telah dipelajari pada situasi atau kondisi yang riil.
4. Analisis
Suatu kemampuan untuk menj abarkan materi atau suatu objek ke dalam komponen-komponen tetapi masih di dalam suatu struktur organisasi. Ini dapat dilihat dari penggunaan kata-kata kerja, dapat menggambarkan, membedakan, memisahkan dan mengelompokkan.
5. Sistensis
Suatu kemampuan untuk meletakkan atau menghubungkan bagian-bagian di dalam suatu bentuk keseluruhan yang baru.
6. Evaluasi
Suatu kemampuan untuk meletakkan penelitian, terhadap suatu materi atau objek pengukuran pengetahuan dapat dilakukan dengan wawancara atau angket yang menanyakan tentang isi materi ingin diukur dari subjek penelitian atau responden ke dalam pengetahuan yang ingin kita ketahui atau kita ukur dapat kita sesuaian dengan tingkat tersebut di atas (Notoadmodjo, 2003).
Berdasarkan hasil wawancara penelitian Djarismawati, dkk (2004) terlihat jawaban penjamah tentang perlunya mencuci tangan dengan sabun (100% menjawab perlu, tapi hasil observasi perilaku penjamah, 100% tidak mencuci tangan dengan sabun saat memulai pekerjaan, ini sangat bertolak belakang). Pada salah satu syarat tentang penjamah harus mengetahui higyene perorangan diantaranya adalah kebersihan tangan, kulit, rambut dan pakaian kerja.
Menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Bauman (1961) dan Koos (1954) (dalam Friedman, 1998), mengemukakan bahwa semakin terdidik keluarga, semakin baik pengetahuan keluarga tentang kesehatan. Hal ini juga turut berpengaruh dalam aktif atau tidaknya pengetahuan keluarga tentang kesehatan, yaitu faktor geografis, dimana letak dan kondisi geografis di wilayah tersebut (Octaviani, 2008).
Hasil penelitian Khatimah (2009) bahwa pengetahuan perawat tentang sejalan dengan itu, mencuci tangan tergolong juga baik, (83,33%) cuci tangan sebelum dan sesudah tindakan keperawatan sangat rendah (33,33%), cuci tangan sebelum melakukan tindakan tergolong rendah (8,3%), kecapakan perawat dalam melakukan cuci tangan tergolong baik (58,33%). Perilaku perawat dalam menerapkan cuci tangan selama pelaksanaan tindakan keperawatan tergolong rendah, walaupun tingkat pengetahuan sudah cukup baik.
Hasil penelitian Hermawan (2008) didapatkan hasil bahwa terdapat hubungan yang positif tingkat pengetahuan, pendidikan, dan persepsi, dengan perilaku ibu dalam memelihara kebersihan diri dan lingkungan.

Baca Juga :

Pendidikan adalah

Pendidikan adalah

Pendidikan adalah

Pendidikan adalah

Pendidikan adalah suatu konsep guna untuk mencapai suatu tujuan (Perubahan tingkah laku). Perilaku manusia adalah refleksi dari berbagai gejala kejiwaan antara lain tingkat pengetahuan yang dimiliki seseorang. Tahap pendidikan sangat menentukan kemampuan seseorang dalam mengatasi berbagai masalah dalam kehidupannya (Sarwono, 2005).
Pendidikan secara umum, adalah segala upaya yang direncanakan untuk mempengaruhi orang lain baik individu, kelompok atau masyarakat, sehingga mereka melakukan apa yang di harapkan oleh pelaku pendidikan. Dari batasan ini tersirat unsur-unsur pendidikan yakni:

a. Input adalah sasaran pendidikan (individu, kelompok, masyarakat) dan pelaku pendidikan.
b. Proses (upaya yang direncanakan untuk mempengaruhi orang lain).
c. Output (melakukan apa yang diharapkan atau perilaku) (Notoatmodjo, 2003)
Menurut Soekanto (2004) pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan proses pembelajaran agar secara aktif dapat mengembangkan petensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, keeerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. Disebutkan jenjang pendidikan dibagi menjadi pendidikan dasar, pendidikan menengah dan pendidikan tinggi. Yang termasuk dalam pendidikan dasar yaitu SD/Sederajat dan SLTP/Sederajat, pendidikan menengah yaitu SLTA/sederajat, sedangkan pendidikan tinggi merupakan jenjang pendidikan setelah menengah yang mencakup Diploma (D3), Sarjana, Magister, Spesialis dan Doctor yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi. (Sarwono, 2005).
Menurut hasil penelitian yang telah dilakukan oleh Bauman (1961) dan Koos (1954) (dalam Friedman, 1998), mengemukakan bahwa semakin terdidik keluarga, maka semakin baik pengetahuan keluarga tentang kesehatan. Hal ini juga yang turut berpengaruh dalam aktif atau tidaknya keluarga untuk datang menimbangkan balitanya, yaitu faktor geografis, dimana letak dan kondisi geografis di wilayah tersebut (Octaviani, 2008).

Sumber : https://vhost.id/

Di Ponpes Tebuireng, Ditjen Pendis Beberkan Tantangan Pendidikan Islam

Di Ponpes Tebuireng, Ditjen Pendis Beberkan Tantangan Pendidikan Islam

Di Ponpes Tebuireng, Ditjen Pendis Beberkan Tantangan Pendidikan Islam

Di Ponpes Tebuireng, Ditjen Pendis Beberkan Tantangan Pendidikan Islam

Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Pendis) Kementerian Agama Kamaruddin

Amin dalam seminar ‘Memadukan Pendidikan Islam dan Pendidikan Nasional’ di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, menjelaskan bahwa saat ini pembinaan karakter di antara tantangan pendidikan di Indonesia. Dan pesantren merupakan katalisator atau kunci utama untuk menjawabnya.

“Pembinaan karakter adalah salah satu tantangan pendidikan Indonesia

yang merupakan the newly emerging capacities, atau kapasitas baru yang sedang dibutuhkan, baru muncul, ini yang harus kita pastikan. Dan pembinaan karakter ini yang sedang kita perjuangkan dan sesungguhnya Pesantren distingsinya di sini,” kata Kamaruddin saat mengisi rangakaian 120 tahun lahirnya Ponpes Tebuireng, di Gedung KH Yusuf Hasyim, Minggu (25/8/2019).

Tantangan berikutnya adalah madrasah di beberapa negara muslim sebagaian masih

dianggap sebagai tempat tumbuh dan kembang tindakan yang tidak moderat. Hal ini berbeda dengan kondisi madrasah di Indonesia yang sangat besar dan paling modern di dunia. Lembaga pendidikan Madrasah labih dari 80 ribu lembaga, dengan siswanya yang mencapai hampi 10 ribu siswa.

 

Baca Juga :

Go Internasional, Politeknik Negeri Jakarta Fokus Penguatan Kerja Sama

Go Internasional, Politeknik Negeri Jakarta Fokus Penguatan Kerja Sama

Go Internasional, Politeknik Negeri Jakarta Fokus Penguatan Kerja Sama

Go Internasional, Politeknik Negeri Jakarta Fokus Penguatan Kerja Sama

Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) terus berbenah dan meningkatkan daya saing.

Seperti politeknik lainnya, perguruan tinggi ini ingin mewujudkan visi menjadi politeknik bereputasi Internasional.

Untuk itu upaya PNJ pun tak tanggung-tanggung, mereka berupaya melakukan penguatan pada bidang kerja sama. Sejumlah kerja sama mereka wujudkan. Ditandai dengan workshop perizinan program Joint Degree dan Double Degree dengan kampus mitra internasional dari luar negeri di Bogor, 2-4 September 2019.

Kerja sama kali ini dengan Management and Science University

(MSU) Malaysia dan Asia e University. Dengan dua kampus itu saja, saat ini PNJ telah mengelola beberapa program kuliah kerja sama.

Baca Juga:

Siswa Indonesia Harumkan Nama Bangsa lewat Ajang Penelitian di Jepang
PKB Dorong Ada Kebijakan Serius Tingkatkan Literasi Siswa

Pembantu Direktur Bidang Kerja Sama PNJ, Dr Dianta Mustofa Kamal

dalam paparannya mengungkapkan, peran strategis kerja sama internasional dan peningkatan standar pelaksanaan organisasi adalah upaya meningkatkan kualitas dan ranking PNJ di masa yang akan datang.

 

Sumber :

https://civitas.uns.ac.id/kasiono/3c-toolbox-pro/

Menristek Dikti Sebut Sudah 96 Perguruan Tinggi Raih Akreditasi A

Menristek Dikti Sebut Sudah 96 Perguruan Tinggi Raih Akreditasi A

Menristek Dikti Sebut Sudah 96 Perguruan Tinggi Raih Akreditasi A

Menristek Dikti Sebut Sudah 96 Perguruan Tinggi Raih Akreditasi A

Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti), Mohamad Nasir

terus mendorong perguruan tinggi di Indonesia, baik negeri ataupun swasta agar dapat meningkatkan kualitasnya untuk memperoleh akreditasi A. Nasir mengungkapkan hal ini merespons tantangan dan peran perguruan tinggi dalam menghadapi era industri 4.0.

“Saya mendorong perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitasnya, baik swasta maupun negeri. Hal ini merespons tantangan dan peran perguruan tinggi dalam menghadapi era industri 4.0,” ujar Menteri Nasir saat menghadiri Wisuda dan Dies Natalis Universitas Nasional ke-70 di JCC, Jakarta, Minggu (22/9/2019).

Pada kesempatan tersebut, Menristek Dikti menyebutkan dibandingkan awal masa

pemerintahannya terjadi lompatan jumlah perguruan tinggi di Indonesia yang telah meraih akreditasi A. Dia menyebutkan saat ini sudah ada 96 perguruan tinggi di Indonesia yang telah meraih akreditasi A, 13 di antaranya merupakan perguruan tinggi swasta di Jakarta.

Baca Juga:

Menteri Nadiem Makarim: UN Tidak Dihapus
Raker dengan DPR, Mendikbud Dikasih Pantun Soal UN Dihapus

Lebih lanjut, Nasir berharap kampus dapat menjadi penggerak inovasi membangun negeri,

dan SDM dan IPTEK yang dihasilkan akan menjadi kekayaan yang tidak ternilai menjadi modal bangsa dalam percaturan global di era industri 4.0.

 

Sumber :

http://fenilu95.blog.unjaniyogya.ac.id/adguard-premium/

Tips Upgrade Desktop dan Laptop Lawas

Tips Upgrade Desktop dan Laptop Lawas

Tips Upgrade Desktop dan Laptop Lawas

Tips Upgrade Desktop dan Laptop Lawas

Komputer Anda terasa makin kuno? Jangan buru-buru membeli komputer yang baru. Pilihan upgrade biasanya selalu ada.

Cara ini layak dilirik karena sering lebih murah dibandingkan dengan membeli komputer anyar. Upgrade dapat dilakukan mulai dari prosesor, cakram keras, memori alias RAM sampai sistem operasi.

Pemasangan prosesor baru akan memberi otak yang lebih encer pada komputer, sedangkan upgrade cakram keras selain dapat memberikan kapasitas penyimpanan yang lebih besar juga dapat mendukung kinerja.

Karena ukurannya yang lebih lega,upgrade komputer desktop jauh lebih mudah dilakukan daripada laptop. Kita dapat dengan mudah membongkar casing komputer desktop, mencopot, dan mengganti komponen yang hendak di-upgrade.

Sebaliknya komputer jinjing biasanya dirancang agar berukuran kompak dan mengambil tempat sesedikit mungkin. Meskipun menguntungkan dari segi portabilitas, ini juga membuat kita lebih susah mengutak-atiknya.

Prosesor

Sebelum membeli komponen baru dan melakukan upgrade, sebelumnya kita harus mencatat terlebih dahulu komponen apa saja yang bisa dan perlu dimutakhirkan. Pada umumnya, asal komponen itu tidak dilas mati, kita dapat melakukan upgrade.

Komponen baru yang hendak dipasang mungkin harus terlebih dahulu didukung oleh BIOS. Sebagai contoh prosesor generasi yang lebih baru daripada waktu rilis motherboard biasanya mensyaratkan pembaruan BIOS. Pembaruan dapat dilakukan dengan mengunduh BIOS baru dari vendor.

Untuk prosesor kita perlu mencatat soket alias slot yang digunakan. Kita tidak dapat mengganti prosesor Intel dengan AMD. Begitu pula sebaliknya.

Namun, bahkan bila kita menggunakan prosesor dari vendor yang sama, soket yang digunakan sering berganti pada tiap generasi.

Soket yang digunakan oleh prosesor desktop juga berbeda dengan mobile. Karena itu,Anda harus meriset dengan baik bila hendak meng-upgrade prosesor.

Upgrade RAM

Upgrade yang lebih mudah adalah RAM dan cakram keras. Standar keping RAM memudahkan kita memilih. Vendor RAM pun lebih beragam dibandingkan dengan prosesor.

Hal pertama yang perlu diperhatikan ketika hendak upgrade RAM adalah kapasitas maksimum yang didukung motherboard. Ini biasanya tidak hanya dibatasi oleh BIOS, tapi juga slot yang tersedia.

Tergantung generasi motherboard/komputer yang Anda miliki, satu slot juga mungkin hanya mendukung keping RAM 1 GB, 2 GB atau 4 GB.

Kita juga perlu memperhatikan jenis keping RAM yang diterima. Tergantung umur komputer, Anda mungkin harus membeli keping DDR3, DDR2 atau bahkan DDR SDRAM bila komputer Anda sangat lawas. Seperti pada prosesor, terdapat perbedaan jenis antara keping RAM untuk desktop dan mobile.

Kecepatan transfer data yang didukung motherboard juga perlu diperhatikan, tetapi biasanya tidak terlalu esensial. Bila RAM yang dipasang lebih cepat daripada yang didukung motherboard, kecepatan RAM akan turun sesuai dengan kecepatan maksimum. Kecepatan RAM ini disebut sebagai data rate. Umumnya keterangan ini disebutkan di kemasan.

Cakram keras

Sebagai tempat menyimpan data,cakram keras berperan penting dalam komputer pribadi. Selain data pribadi,cakram keras juga menyimpan sistem operasi yang dijalankan komputer. Ketika membeli cakram keras biasanya kita memperhatikan kapasitas penyimpanan data, tetapi kecepatan sebenarnya sangat penting bila kita menginginkan kinerja komputer yang lebih baik.

Kehabisan tempat di cakram keras biasanya menjadi alasan penting untuk upgrade. Tentunya kita menginginkan cakram keras dengan kapasitas sebesar mungkin yang dapat kita beli.

Ukuran cakram keras untuk desktop dan laptop biasanya berbeda. Kebanyakan komputer desktop menggunakan cakram keras berukuran 3,5 inci, sedangkan laptop berukuran lebih kecil.

Cakram keras untuk laptop biasanya berukuran 2,5 inci, namun ada pula yang lebih kecil lagi hingga 1,8 inci.

Kebanyakan cakram keras pada saat ini menggunakan antarmuka SATA (Serial ATA), namun bila komputer Anda sudah berumur bisa jadi yang dapat dipasang hanyalah cakram keras antarmuka IDE atau ATA, pendahulu serial ATA.

Bila Anda lebih memperhatikan kecepatan, Anda mungkin juga ingin melakukan upgrade dengan memasang solid state disk (SSD).

SSD menggunakan antarmuka SATA yang sama dengan cakram keras yang merupakan cakram magnetik, sehingga dapat langsung dipasang pada komputer yang belum terlalu lawas.

Sistem operasi

Upgrade sistem operasi mungkin perlu dilakukan bila aplikasi yang ingin Anda jalankan hanya tersedia pada sistem operasi baru, seperti Windows 7.

Masalah yang sering ditemukan adalah driver untuk komponen atau periferal komputer Anda tidak tersedia untuk komputer yang lebih baru. Bila ini terjadi komponen tersebut tidak akan dapat berfungsi.

Untuk menghindari hal ini sebaiknya Anda memeriksa terlebih dahulu dukungan terhadap komponen lawas itu.

Peningkatan sistem operasi juga mungkin diperlukan bila Anda ingin meningkatkan RAM di atas 4 GB. Windows 32 bit hanya dapat menangani RAM di bawah 4 GB.

Bila Anda ingin menambahkan RAM lebih banyak, Anda harus memasang versi 64 bit. Bagaimana? Siap mendongkrak performa komputer? Selamat mencoba.

Baca Juga :