pengertian organisasi dan metode

pengertian organisasi dan metode

pengertian organisasi dan metode

pengertian organisasi dan metode

ORGANISASI
Secara sederhana, organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada. Organisasi ialah suatu wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.
Organisasi dapat diartikan dalam dua macam, yaitu:
* Dalam arti statis, yaitu organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama dijalankan.
* Dalam arti dinamis, yaitu organisasi sebagai suatu sistem proses interaksi antara orang-orang yang bekerjasama, baik formal maupun informal.
METODE
Berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien
Pengertian organisasi dan metode secara lengkap adalah :
Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses manajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.

manajemen organisasi

manajemen organisasi

manajemen organisasi

manajemen organisasi

MANAJEMEN ORGANISASI
manajemen organisasi adalah suatu perencanaan yang berhubungan dengan bagaimana seseorang dapat mengolah atau mengurus suatu rangkaian organisasi dari memilih anggota sampai penyelesaian masalah.
manajemen organisasi akan membutuhkan banyak sumber daya manusia yang bermutu dan hal ini mencakup beberapa hal
Fungsi dari Manajemen Sumber Daya Manusia :
– memastikan karyawan yang kompeten dapat dikenali dan terpilih
– memfasilitasi karyawan dengan pengetahuan dan skill yang up-to-date
– memastikan bahwa organisasi memakai karyawan yang berkompeten dengan performa yang tinggi

Faktor lingkungan yang mempengatuhi sumber daya manusia :
– perkumpulan tenaga kerja/karyawan yang berpotensi untuk melancarkan protes mereka terhadap organisasi dengan persetujuan secara bersama-sama dan kolektif
– Hukum dan aturan pemerintah -> contoh : pembatasan manajerial dalam hal perekrutan, kenaikan pangkat, dan pemberhentian karyawan

Perencanaan sumber daya manusia organisasi merupakan sebuah proses yang dilakukan oleh manajer untuk memastikan bahwa organisasi memiliki jumlah karyawan yang sesuai dan jenis pekerja pada tempat dan waktu yang tepat, sehingga bisa secara efektif dan efisien dalam melakukan pekerjaan mereka.
Kegunaan dari perencanaan sumber daya manusia ini adalah untuk membantu meminimalisir adanya kekurangan atau kelebihan sumber daya yang ada pada organisasi dengan cara memperhitungkan kondisi sumber daya manusia pada saat ini dan memperkirakan kebutuhan sumber daya manusia (SDM)
 di masa mendatang.

Rekrutmen dan Derekrutmen (Pemberhentian karyawan) :
– Rekrutmen adalah proses mengalokasikan, mengidentifikasi, dan menarik pelamar kerja yang handal
– Derekrutmen adalah proses mengurangi surplus sumber daya pada tenaga kerja yang ada pada organisasi
– Perekrutan Online -> mekanisme perekrutan melalui internet (pada website organisasi ataupun recruiter online)

Seleksi :
– Proses Selaksi adalah proses penyaringan pelamar kerja untuk memastikan terpilihnya kandidat yang tepat
– Seleksi adalah kegiatan memprediksi calon tenaga kerja, apakah diterima atau ditolak
– Eror pada seleksi : menolak karyawan yang berpotensi sukses atau menerima karyawan dengan skill yang minim

Cara / alat untuk melakukan Seleksi :
– Lembar permohonan pekerjaan
– Tes tertulis
– Tes simulasi performa
– Wawancara
– Penelusuran backgroung/latar belakang
– Pemeriksaan kesehatan

Sumber : https://obatpenyakitherpes.id/

organisasi perusahaan teh botol sosro

organisasi perusahaan teh botol sosro

organisasi perusahaan teh botol sosro

Sejarah Teh Botol Sosro

Tak banyak merek-merek lokal di luar merek-merek rokok yang dapat berkibar dan melegenda. Salah satunya adalah Teh Botol Sosro, yang sekarang telah dikepung oleh dua merek global legendaris : Coca Cola dan Pepsi. Pasar yang digemgam Teh Botol ini sangat menggiurkan, sehingga menarik beberapa raksasa minuman ringan. Tak kurang dari Lipton yang didukung oleh Unilever, Tekita yang masih berkaitan dengan Pepsi, serta Hi-C dan Frestea dari Coca Cola. Lipton berakhir dengan kegagalan, demikian pula Hi-C. Namun Coca Cola yang tidak jera kembali meluncurkan Frestea dengan aroma melati yang lebih kuat, mulai menampakkan hasil. Tampaknya konsumen i\Indonesai memang lebih menyukai teh wangi (Jasmine Tea). Teh Botol Sosro tampaknya harus waspada, dan memulai jurus strategi baru.

Pada tahun 1969 mulailah keluarga Sosrodjojo menjual teh siap minum dalam kemasan botol. Merek yang digunakan adalah dengan merek Teh Botol Sosro. Merek tersebut dipakai untuk mendompleng merek Teh seduh Cap Botol yang sudah lebih dulu populer dan mengambil bagian dari nama belakang keluarga Sosrodjojo.Untuk kemunculan desain botol pertama, adalah pada tahun 1970 dan desain botol tidak berubah, lebih dari 2 tahun.Untuk desain botol kedua yaitu pada tahun 1972 juga bertahan sampai dengan 2 tahun.Dan pada tahun 1974, dengan didirikan PT. Sinar Sosro di kawasan Ujung Menteng (waktu itu masuk wilayah Bekasi, tetapi sekarang masuk wilayah Jakarta), maka desain botol Teh Botol Sosro berubah dan bertahan sampai sekarang. Pabrik tersebut, merupakan pabrik teh siap minum dalam kemasan botol pertama di Indonesia dan pertama di Dunia.

Untuk lebih memudahkan penjualannya, maka Teh Botol Sosro lebih sering disebut Teh Botol.Pada awalnya, pembotolah teh dilakukan secara manual. Pengisian teh yang sudah diseduh menggunakan gayung, serta botol yang dipakai adalah botol yang sangat sederhana, dengan grafis merek yang sangat sederhana. Pricing-nya tergolong unik, harga ditentukan dengan prinsip tidak melebihi harga parkir, yang saat itu sebesar 25 rupiah.Ketika permintaan pasar telah mencapai 100 krat per hari, cara konvensional sudah tidak memadai. Mereka berprinsip tidak akan menggunakan bahan pengawet. Dengan segala pertimbangan pada tahun 1974 dibangunlah pabrik pembotolan teh siap minum pertama di Indonesia dan di dunia, dengan nama PT. SINAR SOSRO. Dengan kapasitas mesin pertama yang mencapai 6.000 botol per jam, maka diperlukan upaya pemasaran yang lebih intensif.

Teh Botol merintis penjualan di pinggir jalan. Pada awalnya dicoba di jalan Kemayoran. Setiap penjual dibekali dengan cooler box. Hasil keuntungan yang melebihi upah minimum saat itu, maka minat para pedagang meningkat. Profit margin yang diberikan kepada pedagang cukup menarik, Harga dari perusahaan Rp. 25 dan sampai di tangan konsumen konsumen Rp. 50. Ternyata strategi ini berhasil, dan diiringi pembukaan warehouse di luar kota Jakarta.Untuk memperkuat ekuitas merek Teh Botol, dimulailah program komunikasi secara nasional dengan beriklan di media masa, terutama televisi. Pada mulanya, penyebutan merek dalam komunikasi menggunakan Teh Botol.

Awal dasawarsa 1980, mulai banyak pesaing yang mencoba memasuki pasar teh siap minum ini. Jumlah produsen yang ada saat itu lebih dari sepuluh dan semua menyebut produk-produk mereka dengan cara yang sama, Teh Botol. Hal ini mengakibatkan merek Teh Botol menjadi generik. Untuk membedakan Teh Botol Sosro dari teh botol-teh botol yang lain, maka cara berkomunikasi pun dirubah dengan merubah cara menyebut Teh Botol dengan Teh Sosro. Langkah ini ternyata cukup berhasil untuk membedakan dari produk-produk teh botol lainnya.

Inilah sebuah pelajaran bagaimana sebuah merek lokal dibangun dan dipertahankan. Tapi perjalanan untuk mempertahankan merek di tengah persaingan global merupakan tantangan tersendiri. Beberapa inovasi telah dilakukan Sosro, dari teh kotak (ini juga merupakan merek yang telah menjadi generik), Fruit Tea, dan sederet inovasi berupa resep-resep olahan dari teh. Tetapi yang perlu diperhatikan adalah bagiamana mempertahankan Teh Botol yang telah menjadi ikon mereka. Keberhasilan mereka menembus KFC yang dekat dengan Pepsi merupakan prestasi tersendiri. Tetapi perjalanan masih panjang dan berliku, dalam tantangan merek-merek global

Sumber :https://indianapoliscoltsjerseyspop.com/

Unsur-unsur Sistem Pengendalian Intern

Unsur-unsur Sistem Pengendalian Intern

Unsur-unsur Sistem Pengendalian Intern

Unsur-unsur Sistem Pengendalian Intern

Menurut Mulyadi untuk menciptakan sistem pengendalian intern yang baik dalam perusahaan maka ada empat unsur pokok yang harus
dipenuhi antara lain:

a. Struktur organisasi yang memisahkan tanggungjawab fungsional secara tegas
b. Sistem wewenang dan prosedur pencatatan yang memberikan perlindungan yang cukup terhadap kekayaan, utang, pendapatan dan biaya
c. Praktik yang sehat dalam melaksanakan tugas dan fungsi setiap unit organisasi
d. Karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggungjawabnya Sistem pengendalian intern yang memadai bagi perusahaan mempunyai persyaratan yang berbeda-beda, tergantung dari sifat serta keadaan masing-masing perusahaan. Dalam artian tidak ada sistem pengendalian intern yang bersifat universal yang dapat dipakai oleh seluruh perusahaan.

 Prinsip-prinsip Sistem Pengendalian Intern
Untuk dapat mencapai tujuan pengendalian akuntansi, suatu sistem harus memenuhi enam prinsip dasar pengendalian intern yang
meliputi:
a. Pemisahan fungsi
Tujuan utama pemisahan fungsi untuk menghindari dan pengawasan segera atas kesalahan atau ketidakberesan. Adanya pemisahan fungsi untuk dapat mencapai suatu efisiensipelaksanaan tugas.
b. Prosedur pemberian wewenang
Tujuan prinsip ini adalah untuk menjamin bahwa transaksi telah diotorisir oleh orang yang berwenang.
c. Prosedur dokumentasi
Dokumentasi yang layak penting untuk menciptakan sistem pengendalian akuntansi yang efektif. Dokumentasi memberi dasar penetapan tanggungjawab untuk pelaksanaan dan pencatatan akuntansi.
d. Prosedur dan catatan akuntansi
Tujuan pengendalian ini adalah agar dapat disiapkannya catatan – catatan akuntansi yang yang teliti secara cepat dan data akuntansi dapat dilaporkan kepada pihak yang menggunakan secara tepat waktu.
e. Pengawasan fisik
Berhubungan dengan penggunaan alat-alat mekanis dan elektronis dalam pelaksanaan dan pencatatan transaksi.
f. Pemeriksaan intern secara bebas
Menyangkut pembandingan antara catatan asset dengan asset yang betul-betul ada, menyelenggarakan rekening-rekening
kontrol dan mengadakan perhitungan kembali gaji karyawan. Ini bertujuan untuk mengadakan pengawasan kebenaran data.

Baca Juga : 

Tujuan Sistem Pengendalian Intern

Tujuan Sistem Pengendalian Intern

Tujuan Sistem Pengendalian Intern

Tujuan Sistem Pengendalian Intern

Alasan perusahaan untuk menerapkan sistem pengendalian intern adalah untuk membantu pimpinan agar perusahaan dapat mencapai tujuan dengan efisien. Tujuan pengendalian intern adalah untuk memberikan keyakinan memadai dalam pencapaian tiga golongan tujuan: keandalan informasi keuangan, kepatuhan terhadap hukum dan peraturan yang berlaku, efektifitas dan efisiensi operasi. Menurut Mulyadi tujuan pengendalian intern akuntansi adalah sebagai berikut:
a. Menjaga kekayaan perusahaan:
1) Penggunaan kekayaan perusahaan hanya melalui sistem otorisasi yang telah diterapkan
2) Pertanggungjawaban kekayaan perusahaan yang dicatat dibandingkan dengan kekayaan yang sesungguhnya ada

b. Mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi:
1) Pelaksanaan transaksi melalui sistem otorisasi yang telah ditetapkan
2) Pencatatan transaksi yang telah terjadi dalam catatan akuntansi
Tujuan tersebut dirinci lebih lanjut sebagai berikut:
a. Penggunaan kekayaan perusahaan hanya melalui sistem otorisasi yang telah ditetapkan:
1) Pembatasan akses langsung terhadap karyawan
2) Pembatasan akses tidak langsung terhadap karyawan
b. Pertanggungjawaban kekayaan perusahaan yang dicatat dibandingkan dengan kekayaan yang sesungguhnya ada:
1) Pembandingan secara periodik antara catatan akuntansi dengan kekayaan yang sesungguhnya ada
2) Rekonsiliasi antara catatan akuntansi yang diselenggarakan
c. Pelaksanaan transaksi melalui sistem otorisasi yang telah ditetapkan:
1) Pemberian otorisasi oleh pejabat yang berwenang
2) Pelaksanaan transaksi sesuai dengan otorisasi yang diberikan oleh pejabat yang berwenang
d. Pencatatan transaksi yang terjadi dalam catatan akuntansi:
1) Pencatatan semua transaksi yang terjadi
2) Transaksi yang dicatat adalah benar-benar terjadi
3) Transaksi dicatat dalam jumlah yang benar
4) Transaksi dicatat dalam periode akuntansi yang seharusnya
5) Transaksi dicatat dengan penggolongan yang seharusnya
6) Transaksi dicatat dan diringkas dengan teliti

Sumber : https://freemattandgrace.com/

Pengertian Sistem Pengendalian Intern

Pengertian Sistem Pengendalian Intern

Pengertian Sistem Pengendalian Intern

Pengertian Sistem Pengendalian Intern

Pengendalian intern ialah suatu proses yang dipengaruhi oleh dewan komisaris,  manajemen,  dan personil satuan usaha lainnya,  yang dirancang untuk mendapat keyakinan memadai tentang pencapaian tujuan dalam hal-hal berikut: keandalan pelaporan keuangan, kesesuaian dengan undang-undang, dan peraturan yang berlaku, efektifitas dan efisiensi operasi. Sedangkan Mulyadi menyebutkan bahwa sistem pengendalian intern meliputi struktur organisasi, metode dan ukuran-ukuran yang dikoordinasikan untuk menjaga kekayaan organisasi, mengecek ketelitian dan keandalan data akuntansi, mendorong efisiensi dan mendorong dipatuhinya kebijaksanaan manajemen. Pengertian sistem pengendalian intern menurut AICPA ( American Institute of Certified Public Accountants ) yang dikutip oleh Bambang Hartadi menyebutkan,  sistem pengendalian intern meliputi struktur organisasi, semua metode dan ketentuan-ketentuan yang terkoordinasi yang dianut dalam perusahaan untuk melindungi harta kekayaan, memeriksa ketelitian, dan seberapa jauh data akuntansi dapat dipercaya meningkatkan efisiensi usaha dan mendorong ditaatinya kebijakan perusahaan yang telah diterapkan. Berdasarkan definisi yang telah dikemukakan di atas, dapat dipahami bahwa pengendalian intern adalah suatu sistem yang terdiri dari berbagai unsur dan tidak terbatas pada metode pengendalian yang dianut
oleh bagian akuntansi dan keuangan, tetapi meliputi pengendalian anggaran, biaya standar, program pelatihan pegawai dan staf pemeriksa intern.

Sumber : https://merpati.co.id/

Tiru China dan Arab, Tahun Depan Kemenristekdikti Rekrut Rektor Asing

Tiru China dan Arab, Tahun Depan Kemenristekdikti Rekrut Rektor Asing

Tiru China dan Arab, Tahun Depan Kemenristekdikti Rekrut Rektor Asing

Tiru China dan Arab, Tahun Depan Kemenristekdikti Rekrut Rektor Asing

Pemerintah berencana merekrut rektor dari luar negeri

untuk memimpin perguruan tinggi di Indonesia.

Kemenristekdikti akan mengakomodir rencana itu, termasuk berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan soal pendanaan.

Hal itu diungkapkan Menristekdikti, M Nasir, usai acara Rapat Pleno Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) di Unisbank Semarang, Senin (22/7/2019).

Menurut Nasir, usul itu sebetulnya sudah ia gaungkan pada 2016, tapi malah menuai protes.

“Ini yang saya munculkan tahun 2016, (sekarang) muncul lagi.

Perguruan tinggi ada 4.700 di Indonesia. Yang masuk daya saing dunia hanya 3. Saat saya masuk (jadi) Menteri, hanya 2, itu di angka (urutan) ke-400. Indonesia bangga di dalam sendiri, tapi tidak punya daya saing di luar negeri,” kata Nasir.

“(Tahun) 2016, (saya munculkan) bagaimana undang rektor luar negeri jadi rektor di Indonesia? Saya (malah) di-bully habis-habisan. Rektor protes. Ada dianggap bangsa inlander,” imbuhnya.

Padahal, lanjut Nasir, didatangkannya rektor dari luar negeri itu untuk mengembangkan pendidikan di perguruan tinggi.

Dia lantas mengambil contoh Singapura dan Taiwan. Negara itu peringkat perguruan tingginya menanjak setelah merekrut rektor dari negara lain.

“Kita belajar. Keduanya maju karena rektor dari luar negeri.

China maju karena rektor dari luar negeri. Bahkan, Arab, yang (urutan) 800 (saja) tidak masuk, sekarang (memakai) rektor dari Amerika 40 persen, Amerika dan Eropa. Sekarang (Arab) masuk (urutan) 189. Ini jadi tantangan. Maka, canangkan tahun 2020, bagaimana rektor ada dari perguruan tinggi asing. Akan saya mapping-kan lagi,” jelasnya.

Kemenristekdikti akan membuat aturan soal rekrutmen rektor dari luar negeri tersebut. Selain itu, koordinasi dengan Kementerian Keuangan juga akan dilakukan, terkait pendanaan.

Budget bicarakan dengan Kementerian Keuangan. Pendanaan dari pemerintah pusat, agar tidak mengganggu keuangan perguruan tinggi itu sendiri. Kalau (sampai) ganggu, memang problem. Nanti akan masukkan ke pos LPDP,” tegasnya.

 

Baca Juga :

693 Peserta Ikuti Seleksi Penerima Beasiswa Program Doktor Dalam Negeri

693 Peserta Ikuti Seleksi Penerima Beasiswa Program Doktor Dalam Negeri

693 Peserta Ikuti Seleksi Penerima Beasiswa Program Doktor Dalam Negeri

693 Peserta Ikuti Seleksi Penerima Beasiswa Program Doktor Dalam Negeri

Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama kembali menggelar ujian tulis

dan wawancara Seleksi Penerima Beasiswa Program Doktor (full scholarship) dalam negeri. Seleksi digelar selama dua hari, 7-8 Agustus 2019 dan diikuti 693 peserta dari 730 pendaftar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi.

“Pelaksanaan ujian untuk program Islamic Studies secara serentak dilaksanakan di 15 UIN (Universitas Islam Negeri) dan 2 IAIN (Institut Agama Islam Negeri),” kata Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Arskal Salim GP di Jakarta, Rabu (7/8).

Menurutnya, beasiswa program doktor (full scholarship) ini diberikan Kemenag

bagi dosen dan tenaga kependidikan yang bekerja pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) atau pegawai Kemenag yang ingin menempuh studi jenjang doktor (S3) di perguruan tinggi berkualitas di dalam negeri.

“Kuota tahun ada sekitar 250 penerima beasiswa,” lanjutnya.

Kasubdit Ketenagaan Syafi’i menyampaikan, program beasiswa ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk dapat memilih universitas tujuan yang merupakan mitra Kemenag, baik PTKIN maupun PTU.

“Peserta ujian hari ini adalah yang memilih PTKIN, sedangkan bagi PTU

akan dilaksanakan ujian wawancara pada tanggal 15 Agustus 2019,” terangnya.

Syafi’i berharap, kesempatan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya agar berhasil memperoleh bantuan studi doktor. Gelar doktor yang dimiliki pengajar diharapkan akan memperkuat basis keilmuan dan juga status kelembagaan PTKI.

“Kita masih sangat membutuhkan jumlah dosen yang cukup besar untuk meningkatkan kualifikasi tenaga pengajar PTKI di seluruh Indonesia yang rata-rata masih bergelar Master,” terangnya.

Kepala Seksi Pengembangan Profesi PTKIN, M. Aziz Hakim menjelaskan bahwa ada tiga mata ujian yang diujikan pada hari pertama, yaitu: TPA, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris.
“Sedangkan hari kedua ujian wawancara proposal disertasi,” jelas Aziz.

 

Sumber :

https://educacao.telessaude.ifes.edu.br/eportfolios/45/Pgina_inicial/Understanding_Stimulation_Objectives_Benefits_and_According_to_Experts

Tolak Rektor Impor = Kampungan?

Tolak Rektor Impor = Kampungan?

Tolak Rektor Impor = Kampungan

Tolak Rektor Impor = Kampungan

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan

(Menko-PMK), Puan Maharani, mengatakan, rencana mendatangkan rektor asing merupakan cara untuk berpikir maju dalam mencari solusi meningkatkan kualitas perguruan tinggi negeri (PTN).

Lantas, apakah menolak kehadiran rektor impor pun kemudian menjadi pemikiran yang tidak maju alias kampungan?

Rencana mengimpor rektor itu kini masih digodok Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi Mohamad Nasir.

“Jadi semangatnya bagaimana universitas itu bisa lebih baik daripada sekarang. Kenapa kemudian kita tidak mencoba untuk bisa mempunyai pemikiran yang lebih maju,” kata Puan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (5/8/2019).

Puan menyebut, kehadiran rektor asing diharapkan bisa membawa universitas negeri di Indonesia

lebih baik daripada saat ini.

“Namun tentu saja itu harus dilihat lagi konsekuensi dan manfaat ke depan seperti apa,” ujarnya melanjutkan.

Puan belum mengetahui, perguruan tinggi mana (PTN) mana saja yang nanti akan dipimpin oleh rektor asing.

Menurutnya, pembahasan soal rektor asing belum pada tahap pemilihan kampus yang akan dipimpin nanti.

Ia menyatakan akan ada kriteria yang ditetapkan oleh pemerintah.

Politikus PDIP itu menjelaskan, pemerintah turut memperhatikan konsekuensi rektor asing memimpin PTN.

Yang pasti, kata Puan, pemerintah Presiden Joko Widodo yang fokus

dalam membangun Sumber Daya Manusia (SDM) pada lima tahun mendatang.

“Ini mau kami lihat. Yang pasti ke depan itu fokus pemerintah adalah SDM yang lebih unggul, sumber daya manusia Indonesia yang lebih berdaya dan bisa mempunyai kompetensi lebih baik. Ya bagaimana menuju ke arah sana,” tuturnya.

Sebelumnya, Menristekdikti Mohamad Nasir berencana mendatangkan rektor asing untuk memimpin PTN.

Dia mengatakan tengah menyiapkan peraturan untuk menunjang pelaksanaan kebijakan tersebut.

Nasir sendiri ingin menerapkan rencana itu dalam rangka meningkatkan peringkat PTN Indonesia di level internasional.

 

Sumber :

https://my.mac.edu/ICS/Campus_Life/Campus_Groups/MacMurray_College_Choir/Discussion.jnz?portlet=Forums&screen=PostView&screenType=change&id=6ac110c3-9423-45b0-8977-6c5342bff9cf