Mekanisme Pengawasan Distribusi Soal Ujian Nasional Dinilai Berlebihan

Mekanisme Pengawasan Distribusi Soal Ujian Nasional Dinilai Berlebihan

Mekanisme Pengawasan Distribusi Soal Ujian Nasional Dinilai Berlebihan

Mekanisme Pengawasan Distribusi Soal Ujian Nasional Dinilai Berlebihan

Secara umum pelaksanaan UN tahun ini berjalan lancar, namun DPR RI menyesalkan mekanisme

pendistribusian soal yang dinilai berlebihan.
Secara serentak ujian nasional (UN) tingkat SMA/SMK diselenggarakan diseluruh Indonesia. Anggota Komisi X DPR RI Nasruddin menyesalkan mekanisme pengawasan distribusi soal UN yang berlebihan.

Hal tersebut disampaikan Nasruddin usai melakukan pemantauan pelaksanaan ujian nasional di 3 sekolah di Denpasar Bali yaitu SMA Negeri 4 Denpasar, SMK Negeri 1 Denpasar dan SMA Negeri 1 Denpasar pada Senin Pagi (16/4).

Menurut Nasruddin, mekanisme pengawasan distribusi soal yang berlebihan terlihat dari pengawasan

yang dilakukan tentara dan polisi hingga ke tingkat sekolah. Apalagi dari hasil pemantauan yang dilakukan terlihat polisi dan tentara ikut masuk ke ruang kelas. Nasruddin mengungkapkan Pengawasan yang berlebihan seperti ini akan sangat berpengaruh pada kondisi psikologis siswa.

“(Ini) akan mempengaruhi secara psikologis terhadap anak-anak yang mau ujian, seolah-olah ada apa ini, kok ujian begitu semacam ada kebocoran, padahal sesungguhnya tidak demikian. Ini kelihatanya terlalu over, sehingga saya khawatir,“ ujar Nasruddin.

Nasruddin berharap ke depan pemerintah melakukan evaluasi terhadap mekanisme pengawasan

pendistribusian soal UN. Sedangkan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Denpasar Drs. I Nyoman Purnajaya menyatakan tekanan psikologis bisa saja terjadi dialami oleh siswa akibat pengawasan yang berlebihan.

“Mungkin saja itu terjadi secara keseluruhan pada siswa, tetapi saya belum mendapat laporan, mungkin seperti tadi saya katakan hal-hal kecil seperti itu tidak sampai di laporkan ke kepala sekolah, mungkin dengan guru dan pada orang tua mereka, kami berusaha membangun rasa percaya diri anak-anak kami,” papar Purnajaya.

Sementara, beberapa siswa mengakui ketatnya pengawasan pelaksanaan UN pada tahun ini. Para siswa juga sempat dibuat bingung dengan adanya lembar jawaban yang kotor akibat tidak sempurnanya pencetakan, seperti diakui siswi SMA negeri 1 Denpasar Ni Made Ratih Purnama Dewi.

“Yang tadi bahasa Indonesia agak sedikit kotor samping-sampingnya, tadi teman saya beberapa agak bingung bertanya, Ibu ini kenapa, ini tidak apa-apa atau bagaimana? Kita tidak tahu bagaimana kriteria kertas yang sebenarnya itu, salah atau benar? Kita tidak tahu,” kata Purnama Dewi.

Berdasarkan data Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan jumlah peserta UN tingkat SMA/SMK pada tahun ini mencapai 2,58 juta siswa. UN pada tahun ini dipantau langsung oleh sekitar 300 pemantau independen yang tersebar di seluruh provinsi.

 

Sumber :

https://www.surveymonkey.com/r/TWBL9FL

Ini dia 3 Desa Terunik di Dunia

Ini dia 3 Desa Terunik di Dunia

Ini dia 3 Desa Terunik di Dunia

Ini dia 3 Desa Terunik di Dunia

Desa dengan hamparan sawah yang membentang

udara yang sejuk, serta suasana yang tenang, itu sudah pasti indah. Tapi, berkunjung ke desa ‘kurcaci’ dan desa ajaib lainnya, pasti akan terasa berbeda.

Keunikan sebuah desa seringkali menjadi daya tarik wisatawan. Desa-desa ini yang tampil memukau wisatawan dengan segala keunikannya. Mulai dari desa kurcaci, sampai desa modern yang bebas polusi karena masih menggunakan perahu sebagai alat transportasinya.
Berikut Desa Paling Unik di Dunia :

1. Dwarf Empire, Desa Kuraci di China

Kerajaan kurcaci, begitulah panggilan umum untuk Dwarf Empire. Dwarf Empire merupakan sebuah desa di Bukit Xishan, pinggiran Kota Kunming, Yunnan,yang dihuni kurang lebih 100 manusia kerdil.

Tidak hanya unik karena seluruh penduduknya bertubuh kerdil, tapi semua pernak-pernik yang ada di desa ini juga berukuran mini. Mulai dari rumah jamur, warna-warni rumahnya yang lucu, serta beberapa fasilitas yang juga berukuran mini, sering kali mengundang tawa wisatawan.

Dalam situs resmi Kota Gokunming yang detikTravel kunjungi, sekitar 100 manusia kerdil kini menjadi bagian dalam kekaisaran yang dikenal dengan nama Dwarf Empire. Layaknya kerajaan sesungguhnya mereka juga memiliki kaisar, permaisuri, dan putri!

Penduduk Dwarf Empire ini memiliki cara yang unik agar semakin menarik minat wisatawan. Dua kali sehari, seluruh penduduk Dwarf akan memberikan suguhan menarik untuk para tamunya.

Mereka menggunakan kostum yang menunjukkan beberapa profesi. Lucunya, ada yang menggunakan baju ala peri, kaisar, putri, pengusaha, dan lainnya.

2. Giethoorn, Belanda, Desa Paling Bebas Polusi di Dunia

Di zaman modern ini masih ada desa yang tidak menggunakan kendaraan bermotor. Buktinya, Desa Giethoorn di Belanda masih bisa menjaga keasriannya dengan tidak menggunakan kendaraan bermotor.

Setiap harinya, penduduk di desa ini menggunakan perahu atau sepeda sebagai alat transportasinya. Bahkan Giethoorn yang sudah menjadi desa modern dibuat mengapung di atas air. Kebiasaan unik penduduk Giethoorn ini pun menjadi kegiatan yang justru membuat wisatawan dunia merasa takjub.

Seperti yang detikTravel lansir dalam situs Zwaantje, setiap hari penduduk di sini menggunakan kano, atau menyewa perahu. Giethoorn pun menjadi desa paling bebas polusi di dunia.

Air yang jernih dengan lanskap kiri-kanan yang berhiaskan pohon rindang menjadi teman selama perjalanan wisata Anda di desa ini. Desa yang mendapat julukan ‘Venesia dari Belanda’ ini pun menjadi salah satu wisata populer di Negara Kincir Angin.

Ya, wara-wiri penduduk atau wisatawan terlihat di atas kanal dengan kano atau perahu yang mereka dayung. Di setiap rumah, Anda akan melihat tangga yang mengarah langsung ke kanal atau jembatan kayu yang menghubungkan setiap rumah dengan daratan.

 

3. Huangluo, China, desa yang perempuannya punya rambut 1,7 meter

Sekilas tidak ada yang unik dari desa yang berada di sebelah barat laut Guangzhou, China, ini. Tapi kalau berkunjung pada musim panas dan gugur, barulah Anda melihat keunikan desa tersebut.

120 Perempuan di desa ini menjadikan rambut mereka sebagai daya tarik untuk wisatawan. Ya, wanita-wanita desa ini punya rambut dengan panjang yang tidak wajar.

Melihat situs Odditycentral, rata-rata perempuan di sini rata-rata memiliki rambut sepanjang 1,7 meter. Bahkan ada satu orang perempuan yang memiliki rambut terpanjang, yaitu 2,1 meter. Prosesi mencuci rambut di sungai menjadi pemandangan yang sangat menarik untuk pelancong.

Para perempuan Desa Huangluo selalu mengikat atau menyanggul rambut mereka. Mereka memiliki kepercayaan kalau rambut yang terurai tidak boleh terlihat oleh laki-laki kecuali suami dan anak-anak. Namun seiring perkembangan zaman, kepercayaan ini mulai luntur.

Huangluo memang sangat unik! Kepercayaan dan masyarakatnya mulai terkenal hingga ke penjuru dunia. Saking uniknya, desa ini justru lebih dikenal dengan nama Desa Rambut.

Tidak hanya keindahan alam dan panoramanya saja yang bisa Anda lihat dari sebuah desa. Kepercayaan serta perilaku penduduknya pun bisa jadi hal yang sangat unik, hingga menjadi nilai lebih mereka di mata dunia.

Baca Juga : 

Pantai yang Memiliki Pasir Terindah di Dunia

Pantai yang Memiliki Pasir Terindah di Dunia

Pantai yang Memiliki Pasir Terindah di Dunia

Semua orang pasti akan terbuai ketika menikmati simfoni

desahan angin semilir serta deru suara ombak yang membingkai hamparan pasir putih nan halus. Namun kalau tidak putih-putih amat juga tidak mengapa, bukan?! Siapa tahu pasir pantai dengan warna dan tekstur yang sedikit berbeda ini justru malah akan membawa kesegaran dan keajaiban dalam liburan Anda.

Namun sebenarnya dari mana kiranya warna-warna manis yang membalut pasir ini berasal? Tentu saja bukan dari pewarna makanan, melainkan dari mineral padat serta berbagai materi bumi yang hancur berkat pertautan antara gempuran ombak yang bertambatan dengan permukaan bumi hingga akhirnya menggerusnya menjadi butiran kecil. Dan dari kesejukan Hawaii hingga kilau California, ini dia empat pantai dengan warna pasir paling luar biasa.

1. Pantai pasir hijau di Papakolea, Hawaii

Pantai Papakolea yang kaya akan mineral olivin (salah satu unsur utama yang dihasilkan oleh endapan lava gunung berapi di Hawaii) memiliki sebuah lekukan yang nyaris seperti kerucut silinder dengan pasir berwarna hijau tua yang surealis, terhampar bagai sebuah padang rumput. Pantai ini dapat Anda temukan di sebelah selatan Big Island, terlindungi oleh sebuah bukit yang lumayan tinggi.

 

2. Pfeiffer Beach di kawasan Big Sur, California, yang berpasir ungu muda.

Di malam hari, ketika sinar bulan memantul perlahan-lahan, maka partikel mangan yang mewarnai pasir hingga terlihat ungu akan tampak bercahaya, dan pantulannya di permukaan air tampak seperti aurora. Terbentang dari sebelah selatan pantai hingga membentang ke utara, warna pasir secara bertahap akan tampak makin pekat. Di siang hari, warnanya juga masih tampak mempesona.

 

3. Pantai berpasir merah muda di Harbour Island, Bahamas

Pasir di kawasan Harbour Island terbuat dari formula alam yang terdiri dari sedikit serpihan karang, cangkang kerang, serta kalsium karbonat dari invertebrata laut yang berukuran sangat kecil, serta tambahan bahan rahasia berupa kandungan Foraminifera, amuba mikroskopis yang memiliki cangkang tubuh berwarna merah atau pink cerah. Dengan kesabaran yang hanya dimiliki oleh alam, proses jutaan tahun menghasilkan butiran pasir pantai yang tampak indah, merona merah muda.

 

4. Pantai berpasir kaca di Fort Bragg, California

Lokasi yang suatu ketika pernah menjadi tempat pembuangan sampah ini kini telah menjelma menjadi salah satu pantai buatan manusia yang paling menakjubkan di dunia. Proses pasang surut pantai yang telah berjalan selama beberapa dekade telah menghaluskan pecahan-pecahan kaca hingga menjadi butiran kristal bergerigi yang nyaman di kaki. Hamparan kerikil kaca yang bersekongkol dengan butiran pasir Fort Bragg adalah salah satu destinasi wisata yang harus Anda kunjungi diantara semua gelimang menyilaukan Kota California.

Sumber : https://merekbagus.co.id/

Lautan Kuning Luoping

Lautan Kuning Luoping

Lautan Kuning Luoping

Lautan Kuning Luoping

Luoping adalah

sebuah kabupaten kecil di bagian timur Yunnan, Cina, yang terletak sekitar 228 kilometer timurlaut Kunming dekat dengan perbatasan antara provinsi Yunnan dengan provinsi Guizhou dan Guangxi. Pada awal musim semi, ketika bunga rapeseed (lobak kuningjuga dikenal sebagai canola) mekar penuh, daerah ini menjadi lautan kuning – sebuah tontonan yang telah membuat Luoping menjadi surga bagi para fotografer. Tanah pertanian yang sangat luas diselimuti oleh bunga lobak kuning yang membentang sejauh mata memandang. Waktu terbaik untuk mengunjungi Luoping adalah bulan Februari sampai Maret, pada bulan Juni “pertunjukan” lautan kuning ini berakhir.

Kota ini sebelumnya diabaikan oleh wisatawan

Yang biasanya menuju ke tempat wisata yang lebih dikomersialkan di bagian tengah dan timur provinsi. Saat ini, Ladang canola Luoping menarik fotografer dari penjuru dunia, yang datang ke daerah ini setiap awal musim semi untuk memotret “lautan kuning” nan megah dari bunga lobak. Foto-foto yang indah dari lautan kuning pada gilirannya, menarik semakin banyak wisatawan ke surga fotografi yang indah di Luoping.

Selain fotografer, bunga-bunga lobak kuning yang bermekaran dan bau musim semi yang menyegarkan di Luoping, juga menarik lebah-lebah. Luoping adalah daerah peternakan lebah dan penghasil madu nasional.

Bunga lobak atau canola ditanam untuk diambil minyaknya dari biji mereka saat bunga-bunga layu setelah mekar berwarna-warni. Mereka ditanam di seluruh China, tetapi ditanam pada waktu yang berbeda sepanjang tahun, tergantung pada suhu lokasi. Pertanian canola di Luoping adalah salah satu yang terbesar di Cina.

 

Musim semi juga merupakan musim untuk pembudidayaan

lebah madu dan pengolahan. Peternak lebah mendirikan basis di tenda-tenda di antara ladang canola setiap musim semi untuk menjaga lebah dan memanen madunya. Oleh karena itu ladang canola juga dipenuhi dengan lebah di musim semi dan dapat menjadi sedikit menjengkelkan. Peternak lebah pindah ke lokasi lain (masih di daerah Luoping) setelah musim canola, menggunakan bunga liar sebagai stok pangan untuk lebah mereka.

 

Tempat paling terkenal untuk melihat bunga rapeseed (canola) adalah

Jinjifeng (Puncak Ayam Emas). Tempat ini terletak hanya beberapa kilometer di luar kota dan mudah dijangkau dengan bus. Lanskap di sini adalah datar, diselingi oleh gundukan beberapa bukit kecil. Kerataan memungkinkan angin lembut untuk membuat bunga bunga bergoyang mempesona.

Di Niujie, beberapa kilometer di sebelah utara kota Luoping

pemandangan sedikit berbeda. Di sini bunga ditanam dalam teras melingkar mengikuti kontur lereng mirip dengan terasering sawah.

Sumber : https://how.co.id

Zonasi Sekolah, Angin Segar Bagi Difabel

Zonasi Sekolah, Angin Segar Bagi Difabel

Zonasi Sekolah, Angin Segar Bagi Difabel

Zonasi Sekolah, Angin Segar Bagi Difabel

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan sistem zonasi dalam penerimaan siswa baru di seluruh Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Aturan itu terus berubah dari tahun ke tahun, dan menimbulkan gejolak di kalangan orang tua siswa. Namun tahun ini, aturan baru yang ditetapkan sebenarnya membawa dampak positif bagi kelompok siswa berkebutuhan khusus atau difabel. Dalam aturan yang ditetapkan Mendikbud Muhajir Efffendi, sekolah wajib menerima siswa difabel yang tinggal di dekat lokasinya secara otomatis.

Sambutan positif diberikan Muhammad Joni Yulianto, Direktur Eksekutif Sasana Inklusi dan Advokasi Gerakan Difabel (Sigab). Terlepas dari pro-kontranya, sistem zonasi kata Joni berpotensi mendorong pendidikan inklusi berjalan lebih baik. Selama ini, pemerintah memang telah mengampanyekan sekolah inklusi, tetapi dalam pelaksanaannya, hanya ada sedikit sekolah semacam itu di setiap kabupaten. Anak-anak difabel akhirnya tetap harus menempuh jarak yang jauh untuk bersekolah.
Muhammad Joni Yulianto (foto: koleksi SIGAB).
Muhammad Joni Yulianto (foto: koleksi SIGAB).

“Sistem zonasi ini sebenarnya momentum untuk lebih menegaskan bahwa difabel

bisa sekolah di manapun, dan memang harus yang terdekat dengan tempat tinggalnya. Kalau kita lihat dari sisi mobilitas, ini menjadi relatif terjangkau. Dari aspek lain, mereka bisa tetap berada di lingkungan tempat tinggalnya, terjangkau dalam pengawasan orang tuanya, dan bisa memperoleh dukungan dari keluarganya ketika membutuhkan,” kata Joni.

Sebelum ini, pemerintah sebenarnya telah menetapkan program sekolah inklusi. Dalam program ini, ada sejumlah sekolah reguler yang diminta untuk menerima siswa berkebutuhan khusus. Namun menurut Joni, perkembangan program ini tidak menggembirakan. Sekolah-sekolah hanya menyambut positif ketika ada program khusus yang ditetapkan kementerian. Akhirnya, sekolah tidak pernah benar-benar siap untuk menjadi sekolah inklusif.
/**/ /**/ /**/ Seorang anak difabel tuna daksa membaca puisi didampingi tarian lima anak tuna netra saat tampil di Hari Tari Dunia di kompleks ISI Solo, Senin (29/4). (Foto: VOA/Yudha)
BACA JUGA:

Hari Tari Dunia, Anak Difabel Tuna Netra dan Tuna Rungu, Menari dalam Sunyi dan Gelap

Melalui skema zonasi yang tahun ini ditetapkan kementerian, Joni yakin akan membuat sekolah mau tidak mau melakukan perbaikan terkait layanan bagi difabel. “Kalau mau menerapkan, jangan tunggu siap dulu. Justru kebutuhan difabel untuk belajar di sekolah terdekat ini bisa dijadikan momentum untuk mempercepat kesiapan itu. Kalau ditunggu siap, kapan siapnya? Karena selama ini memang tidak ada roadmap-nya,” tambah Joni.

Sekolah Wajib Terima Siswa Difabel

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta, Kadarmanta Baskara Aji memberikan keterangan rinci terkait proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, ada tiga jalur yang bisa dilalui siswa untuk masuk ke sebuah sekolah.

Jalur pertama adalah jalur prestasi, di mana 5 persen dari daya tampung sekolah bisa diberikan kepada siswa dari luar zonasi. Jalur kedua adalah skema perpindahan orang tua karena pekerjaan, yang juga ditetapkan kuotanya sebayak 5 persen dari total daya tampung sekolah. Sisanya, yaitu 90 persen dari daya tampung sekolah harus diprioritaskan kepada siswa dari wilayah terdekat sekitar sekolah yang ditetapkan.
Siswa sebuah sekolah bermain basket. (foto: VOA/Nurhadi)
Siswa sebuah sekolah bermain basket. (foto: VOA/Nurhadi)

Di dalam 90 persen kuota itu, kata Baskara Aji, termasuk di dalamnya adalah 20 persen siswa dari keluarga tidak mampu. Dari kuota ini, sekolah juga wajib menerima 2 siswa berkebutuhan khusus untuk setiap rombongan belajar. Rombongan belajar adalah satuan jumlah siswa, untuk SD maksimal 28 siswa, SMP 32 siswa dan SMA 36 siswa. Karena itu, jika ada sekolah yang menerima 10 rombongan belajar, maka sekolah itu wajib menerima hingga maksimal 20 siswa difabel. Hanya saja, menurut Baskara Aji, ada syarat yang harus dipenuhi kepada siswa difabel untuk bisa masuk sekolah reguler.

“Syarat untuk siswa berkebutuhan khusus adalah ada rekomendasi dari psikolog resmi, yang mengeluarkan surat keterangan, bahwa anak itu berkebutuhan khusus dan sanggup atau siap untuk mengikuti proses pembelajaran di sekolah reguler,” kata Baskara Aji.

Penerapan syarat itu, tambah Baskara Aji, untuk kepentingan siswa difabel sendiri. Pengalaman sebelumnya, banyak orang tua siswa difabel memaksakan anaknya masuk sekolah reguler padahal tidak siap mengikuti pembelajaran di sana. “Ini justru akan merugikan anak bersangkutan, karena anak itu sebaiknya direkomendasikan masuk ke SLB (Sekolah Luar Biasa),” tambah Baskara Aji.

 

Baca Juga :

 

 

Perguruan Tinggi Negeri di Virginia Bekukan Kenaikan Biaya Kuliah Tahun Depan

Perguruan Tinggi Negeri di Virginia Bekukan Kenaikan Biaya Kuliah Tahun Depan

Perguruan Tinggi Negeri di Virginia Bekukan Kenaikan Biaya Kuliah Tahun Depan

Perguruan Tinggi Negeri di Virginia Bekukan Kenaikan Biaya Kuliah Tahun Depan

Perguruan tinggi negeri di Virginia membekukan kenaikan biaya kuliah

untuk tahun ajaran mendatang untuk pertama kalinya dalam hampir 20 tahun.

Harian Richmond Times-Dispatch melaporkan bahwa Longwood University baru-baru ini menjadi universitas terakhir yang menyetujui pembekuan kenaikan biaya kuliah itu.

Kongres negara bagian mengalokasikan $57,5 juta

dalam anggaran Virginia tahun ini untuk dihibahkan kepada perguruan tinggi yang setuju untuk membekukan kenaikan biaya kuliah. Tawaran tersebut diterima baik oleh seluruh perguruan tinggi di negara bagian itu. Dana tersebut akan dipakai untuk meringankan biaya pendidikan bagi mahasiswa dari negara bagian Virginia.

Namun, enam perguruan tinggi juga membekukan biaya pendidikan bagi mahasiswa

yang berasal dari luar negara bagian itu. Keenam perguruan tinggi tersebut adalah Christopher Newport University, George Mason University, Norfolk State University, Virginia Military Institute, Virginia Commonwealth University dan Radford University.

Ekonomi negara bagian yang lebih kuat dari perkiraan semula telah memungkinkan Kongres Virginia mengalokasikan ratusan juta dolar dana tambahan untuk anggaran belanja tahun ini

 

Sumber :

https://www.behance.net/ojelhtcman4fb2

Program ‘Nenek Asuh’, Manfaatkan Lansia Bantu Anak-anak dan Remaja

Program ‘Nenek Asuh’, Manfaatkan Lansia Bantu Anak-anak dan Remaja

Program 'Nenek Asuh', Manfaatkan Lansia Bantu Anak-anak dan Remaja

Program ‘Nenek Asuh’, Manfaatkan Lansia Bantu Anak-anak dan Remaja

Membantu anak-anak menyelesaikan pekerjaan rumah, bermain dengan balita,

memberikan nasihat bijak atau sekedar mendengarkan pernyataan lansia adalah hal-hal yang banyak dilakukan kakek-nenek setiap hari.

The Foster Grandparent Program telah menggunakan sukarelawan yang berusia di atas 55 tahun untuk membantu anak-anak dan remaja di komunitas mereka selama puluhan tahun. Program ini membantu 20.000 lansia untuk tetap aktif dan membuat anak-anak merasa dicintai ketika kakek-nenek mereka sendiri tidak berada di dekat mereka.

“Ketika bangun di pagi hari, saya selalu punya tempat yang harus saya datangi sehari-hari, dan bekerja dengan anak-anak.”

Sandra Wood datang ke sekolah untuk membantu anak-anak. Nenek berusia 72 tahun itu telah menjadi “foster grandmother” atau “nenek asuh” selama sepuluh tahun.

“Selamat pagi teman-teman,” kata Sandra.

Sandra Woods membuat sarapan bagi anak-anak. Sementara di sekolah lain, seorang teman Sarah, Ronald Lewis, bekerja dengan kelompok anak-anak lainnya.

“Saya datang pada pagi hari supaya dapat bertemu dengan teman-teman ini di pintu depan, menyambut mereka dengan jabat tangan atau pelukan,” kata Ronald Lewis.

 

Sebagai seorang kakek, Lewis berusaha memastikan agar anak-anak menjadi santun.

“Kebanyakan anak yang saya temui sangat bersemangat. Memiliki banyak energi. Jadi saya berupaya membuat mereka lebih kalem,” tambahnya.

Ronald Lewis dan Sarah Hood adalah bagian dari Foster Grandparents Program. Relawan berusia sedikitnya 55 tahun atau lebih dan memenuhi pedoman pendapatan tertentu, mengisi formulir secara online, lulus uji fisik dan mengikuti pelatihan selama satu minggu.

Direktur Foster Grandparents Progam Cheryl Christmas mengatakan, “Begitu banyak warga lansia yang datang dengan keinginan tulus untuk melayani, tetapi mereka belum pernah bekerja sebagai guru sebelumnya. Belum pernah mengikuti sistem sekolah disini. Jadi ada tiga hal utama yang ingin kami capai dalam pelatihan yang kami lakukan. Pertama, membuat mereka terbiasa dengan konsep dan kosa kata baru yang terkait dengan pendidikan. Dua, kita ingin membuat mereka mengkaji atau mengubah sebagian gagasan lama tentang bagaimana anak-anak belajar. Ketiga, kami ingin mensimulasikan lingkungan di mana mereka merasa bahwa mereka lah yang bersekolah.”

Kakek-nenek asuh ini ditugaskan di suatu sekolah, yang umumnya dekat dengan rumah mereka.

Guru-guru biasanya sangat menghargai bantuan mereka.

Guru SD Anne Beers, Constance Fernandez mengatakan, “Saya bahkan tidak dapat mengatakannya dengan kata-kata. Mereka seperti tangan kanan saya yang sudah melakukan sesuatu yang bahkan belum sempat saya pikirkan. Mereka selalu berada disini. Mereka sangat membantu anak-anak.”

Anak-anak juga menyukai program ini. Bagi mereka, kakek-nenek asuh ini adalah teman yang dapat diandalkan.

Azeya Parker mengatakan, “Dia kakek saya di sekolah. Kakek-nenek saya tidak pernah datang ke sekolah, jadi saya pikir enak juga jika ada kakek lain yang menemani saya di sekolah.”

The Foster Grandparents Program ini dijalankan oleh para sukarelawan dan mendapat sedikit gaji, makan siang dan penggantian ongkos perjalanan. Ada 22.000 lansia yang bekerja menjadi kakek-nenek asuh di seluruh Amerika. Di Washington DC saja ada lebih dari 200 yang sudah aktif, sementara 100 lainnya baru saja mendaftar untuk dapat bergabung.

 

Sumber :

https://forums.adobe.com/people/danuaji88

kompetensi Guru

kompetensi Guru

kompetensi Guru

kompetensi Guru

Dalam dunia pendidikan peran guru sangat penting

untuk mencapau tujuan dari sebuah pendidikan. Meskipun guru bukan sentral dari semua proses pembelajaran, namun guru adalah mediator yang paling efektif untuk mentransfer sejumlah pengetahuan kepada perserta didik, supaya peserta didik mampu memahami potensi diri dan mengoptimalkannya. Dari hal tersebut tentunya perlu sebuah konsekuensi dari masing-masing guru, untuk memiliki kemampuan yang memadai untuk menjadi sorang pendidik yang kompeten. Jadi sayarat menjadi seorang guru, bukan hanya ditentukan oleh ijazah atau lisensi profesioanal yang Ia peroleh dari lembaga pendidikan.

Mengingat pentingnya peran seorang guru, maka ada beberapa komponen kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru. Dalam tulisan ini akan di sampaikan beberapa kompetensi guru, yang harus di miliki dalam melakukan proses belajar dan pembelajaran. Kompetensi-kompetensi tersebut antara lainsebagai berikut:

 

1.      Menguasai materi/bahan pelajaran

Menguasai bahan pelajaran adalah kewajiban dan tuntutan yang harus di penuhi oleh seorang guru. Dengan mamahami bahan ajar dengan baik, maka guru akan lebih mudah menyampaikan informasi tersebut kepada para siswa dan mampu mengembangkan sejumlah materi dengan keadaan yang nyata di alami oleh siswa. Mungkin masih banyak guru yang dalam mengajar selalau menggunakan teks book. Hal ini bukannya di larang tapi kalau selalau seperti ini, maka kredibilitas seorang guru, akan sediki berkurang di mata siswa. Untuk menghindari hal ini sebaiknya guru, mempelajari bahan ajar jauh-jauh hari sebelum melakukan proses pembelajaran, kalaupun kita harus menggnakan buku, itu hanya pada hal-hal tertentu saja.

 

2.      Mampu mengelola progam belajar mengajar

Mengelola program belajar mengajar di lakukan dari sebalum proses belajar mengajar di lakukan, proses belajar dan tahapan pra belajar. Pada tahap sebelum proses belajar mengajar seorang guru paling tidak harus mampu menyusun tujuan instruksional/pembelajaran, merencanakan proses pembelajaran (RPP,  Satlan). Kemudain pada tahap proses pembelajaran guru harus menyiapkan segala bahan materi, dan metode pembelajaran yang akan digunakan. Sedangkan pada tahap selanjutnya guru harus mampu menyusun alat evaluasi yang sudah disesuaikan dengan tujuan intruksional dan metode pembelajaran yang di gunakan. Ketiga hal tersebut sangat penting, karena ketiganya saling terkait satu sama lain.

 

3.      Mengelola keadaan kelas

Mengelola keadaan kelas di butuhkan kemampuan dan ketrampilan tersendiri dari masing-masing guru. Mengelola keadaan kelas di artikan bahwa guru harus mampu menciptakan keadaan yang kondusif dan inspiratif di dalam kelas. Hal yang terkait dengan ini adalah bagaiamana guru mengatur setting kelas, suasana, dan kemampuan melibatkan siswaa secara aktif di dalam kelas, mampu mengenali potensi siswa serta mengarahkannya secara tepat untuk tercapainya proses pembelajaran yang efektif.

 

4.      Mampu menggunakan media pembelajaran

Di zaman modern seperti sekarang ini, menuntut penyesuaian dalam segala hal supaya hasil yang di harapkan dari tindakan yang di lakukan sesuai dengan tuntutan zaman. Termasuk juga dalam proses pembelajaran. Media pembelajaran ini bermacam-macam dari yang klasik sampai yang modern. Supaya mampu menggunakan media pembelajaran ini, sebaiknya seorang guru mampu memadukan secara baik penggunaan media pembelajaran klasik dan modern.

Baca Juga : 

Klasifikasi dan tipe kejahatan remaja

Klasifikasi dan tipe kejahatan remaja

Klasifikasi dan tipe kejahatan remaja

Klasifikasi dan tipe kejahatan remaja

Menurut Kartini Kartono (2011) ada empat tipe klasifikasi dan kejahatan remaja di pandang dari struktur kepribadian. Diantaranya tipe-tipe tersebut dapat di jelaskan sebagai berikut:

Delinkuensi Terisolir

Perbuatan kejahatan ini biasanya di dorng oleh faktor berikut:

  • Kejahatan ini lebih banyak di dorong oleh keinginan meniru, ingin conform dengan norma gangnya.
  • Mereka kebanyakan berasal dari daerah-daerah kota yang transisional sifatnya yang memiliki cultural criminal
  • Biasanya anak tipe ini berasal dari keluarga berantakan, tidak harmonis, tidak konsekuen dan mengalami banyak frustasi
  • Karena keluarga yang tdai harmonis mengakibatkan anak keluar dan memuaskan semua kebutuhan dasanya di tengah anak-anak criminal
  • Kurang mendapat supervise dan disiplin yang teratur di lingkungan keluarga


Delinkuensi Neurotik

Pada umunya anak-anak delinkuensi tipe ini menderita gangguan jiwa yang cukup serius. Ciri tingkah laku mereka antara lain:

  • Bersumber pada sebab-sebab psikologis yang sangat dalam
  • Tingkah laku criminal mereka merupakan ekspresi dari konflik batin yang belum terselesaikan
  • Bianya melakukan kejahatan seorang diri, dan mempraktikkan jenis kejahatan tertentu
  • Memiliki ego yang lemah dan cenderung untuk mengisolir diri
  • Motivasi kejahatan mereka berbeda-beda, tergantung dorongan nafsu dari masing-masing orang
  • Perilakunya melibatkan kualitas kompulsif

Delinkuensi Psikopatik

Tipe ini biasanya sedikit jumlahnya. Adapaun ciri-cirinya adalah sebagai berikut:

  • Hampir sebagian besar anak tipe ini berasal dan di besarkan dalam lingkungan keluarga yang ekstrim, brutal, diliputi banyak pertikaian keluarga, berdisiplin keras namn tidak konsisten, dan selalu menyia-nyiakan anaknya.
  • Mereka tidak mampu menyadari arti bersalah, berdosa atau melakukan pelanggaran
  • Bentuk kejahatannya majemuk, tergantung pada suasana hatinya yang kacau tidak dapat diduga-duga
  • Mereka selalu gagal dalam menyadari dan menginternalisasikan norma-norma sosial yang berlaku
  • Acapkali mereka juga menderita gangguan neurlogis, sehingga mengarangi kemampuan untuk mengendalikan diri sendiri.

Delenkuensi Defek Moral

  1. Defek (defect, defectus) artinya rusak, tidak lengkap, salah, cedera, cacat, kurang. Delekuensi defek moral mempunyai ciri-ciri:
  • selalu melakukan tindakan a-sosial atau anti-sosial, walaupun dalam dirinya tidak terdapat penympangan dan gangguan kognitif, namun ada disfungsi pada integensinya.
  • Mereka tidak mampu mengenal dan memahami tingakh lakunya yang jahat
  • Selalu saja mereka ingin melakukan perilaku kejahatan
  • Sikapnya dingin dan beku
  • Tidak memiliki rasa harga diri
  • Selalu bersikap bermusuhan dengan siapapun juga

Sumber : https://uberant.com/article/556687-definition-of-text-review-and-examples/

Pendekatan Konseling Behavioristik

Pendekatan Konseling Behavioristik

Pendekatan Konseling Behavioristik

Pendekatan Konseling Behavioristik

Manusia adalah

makhluk reaktif yang tingkah lakunya dikontrol oleh lingkungan atau faktor-faktor dari luar. Manusia member kehidupannya dengan memberikan reaksi terhadap lingkungannya dan interaksi ini memberikan pola-pola perilaku yang kemudian membentuk kepribadian.

Dalam pandangan behavioral, kepribadian manusia itu hakikatnya adalah perilaku. Perilaku di bantuk berdasarkan hasil dari segenap pengalamannya berupa interaksi antara individu individu dengan lingkungan sekitarnya. Tidak ada manusia yang sama, karena kenyataannya manusia memiliki pengalaman yang berbeda dalam kehidupannnya (Latipun, 2010).

Konsep Dasar Konseling Behavioristik

George & Cristiani (dalam Latipun, 2010: 88) menyatakan bahwa konseling behavioristik dalam menjalankan fungsinya berdasarkan atas asumsi-asumsi berikut:

1)      Memandang manusia secara intrinsik bukan sebagai baik atau buruk, tetapi sebagai hasil dari pengalaman yang memiliki potensi untuk segala jenis perilaku

2)      Manusia mampu untuk mengkonsepsikan dan mengendalikan perilakunya

3)      Manusia mampu mendapatkan perilaku baru

4)      Manusia dapat mempengaruhi perilaku orang lain sebagaimana perilakunya juga dipengaruhi orang lain.

Pernyataan tersebut serupa seperti apa yang di sampaikan Winkel & Hastuti (2004: 420) bahwa konseling behavioristik berpangkal pada beberapa keyakinan tentang martabat manusia, yang sebagian bersifat falsafah dan sebagian lagi bercorak psikologis yaitu:

1)      Manusia pada dasarnya tidak berakhlak baik atau buruk. Manusia mempunyai potensi untuk bertingkah laku  baik atau buruk, tepat atau salah.

2)      Manusia mampu bereflesi atas tingkah lakunya sendiri, menangkap apa yang dilakukannya, dan mengatur serta mengontrol perilakunya sendiri

3)      Manusia mampu untuk memperoleh dan membentuk sendiri suatu pola tingkah laku yang baru melalui proses belajar

4)      Manusia dapat mempengaruhi perilaku orang lain dan dirinyapun dipengaruhi oleh orang lain.

 

Perilaku Bermasalah

Perilaku yang bermasalah dalam pandangan behavioristik dapat dimaknakan sebagai perilaku atau kebiasaan-kebiasaan negative atau perilaku yang tidak tepat, yaitu perilaku yang tidak sesuai dengan apa yang di harapkan. Artinya bahwa perilaku individu itumeskipun secara sosial tidak tepat, dalam beberapa saat memperoleh ganjaran dari pihak tertentu. Dari cara demikian akhirnya perilaku yang tidak diharapkan secara sosial atau perilaku yang tidak tpat itu menguat pada individu (Latipun, 2010)

Akhmad Sudrajat  menjelaskan secara sebagai berikut:

1)      Tingkah laku bermasalah adalah tingkah laku atau kebiasaan-kebiasaan negatif atau tingkah laku yang tidak tepat, yaitu tingkah laku yang tidak sesuai dengan tuntutan lingkungan.

2)      Tingkah laku yang salah hakikatnya terbentu dari cara belajar atau lingkungan yang salah.

3)      Manusia bermasalah itu mempunyai kecenderungan merespon tingkah laku negatif dari lingkungannya. Tingkah laku maladaptif terjadi juga karena kesalapahaman dalam menanggapi lingkungan dengan tepat.

4)      Seluruh tingkah laku manusia didapat dengan cara belajar dan juga tingkah laku tersebut dapat diubah dengan menggunakan prinsip-prinsip belajar

 

Tujuan Konseling

Tujuan konseling behavioristik adalah untuk membantu klien membuang rspon-respon yang lama yang merusak diri, dan mempelajari respon-respon baru yang lebih sehat (Willis, 2010). Terapi ini menurut Corey (dalam Latipun, 2010) di tandai oleh:

1)      Berfokus pada perilaku yang tampak dan spesifik

2)      Memerlukan kecermatan dalam perumusan tujuan terapeutik

3)      Mengembangkan prosedur perlakuan spesifik sesuai masalah klien

4)      Penaksiran objektif atas tujuan terapeutik.

Sedangkan Corey (2003: 204) menyatakan bahwa tujuan konseling behavioristik adalah sebagai berikut:

1)      Membantu klien untuk lebih asertif dan mengeksprsikan pikiran dan hasratnya dalam situasi yang membangkitkan tingkah laku asertif

2)      Membantu klien dalam menghapus ketakutan-ketakutan yang tidak realistis yang menghambat diri klien dan keterlibatan dalam peristiwa sosial

3)      Membantu klien dalam menghapus konflik batin yang menghambat klien dari putusan-putusan yang penting dalam kehidupannya.

Berdasarkan uraian di atas maka dapat disimpulkan bahwa tujuan dari konseling bahavioristik adalah membantu konseli dalam mencapai kehidupan tanpa mengalami kesulitan-kesulitan, yang dapat membuat ketidakpuasan dalam jangka panjang atau mengalami konflik dalam masalah sosial.

 

Peranan Konselor

Konselor bahavioristik memilki peran yang sangat penting dalam membantu klien. Wolpe (dalam Latipun, 2010) mengemukakan peran yang harus dilakukan konselor, yaitu bersikap menerima, mencoba memahami klien dan apa yang dikemukakan tanpa menilai atau mengkritik.

Dalam hal ini menciptakan iklim baik dalah sangat penting untuk mempermudah melakukan modofikasi perilaku. Konselor lebih berperan sebagai guru yang membantu klien melakukan teknik-teknik modifikasi perilaku yang sesuai dengan masalah, tujuan yang hendak dicapai (Latipun, 2010).

Sedangkan Corey (2003: 205) menjelaskan bahwa konselor behavior memainkan peran aktif dan direktif dalam pemberian treatment yakni konselor menerapkan pengetahuan ilmiah pada pencarian pemecahan-pemecahan bagi masalah klien.

Sumber : https://insightmaker.com/article/170742/How-To-Prevent-Air-And-Soil-Pollution