Hemat Listrik Selama Musim Kemarau

Hemat Listrik Selama Musim Kemarau

Hemat Listrik Selama Musim Kemarau

Hemat Listrik Selama Musim Kemarau

BANDUNG – PLN Distribusi Jabar Banten (DJBB)

menghimbau masyarakat untuk menghemat energi pada beban puncak . Hal itu untuk mengantisipasi berukurangnya kemampuan pasokan listrik akibat pembangkit terancam kekeringan.

“Dengan berkurangnya kemampuan pembangkitan untuk memasok listrik, khususnya dari PLTA maka masyarakat konsumen PLN untuk menghemat energi pada beban puncak,” kata Manajer Komunikasi, Hukum dan Administrasi PLN DJBB Agung Murdifi di Bandung, Jumat.

Musim kemarau yang berlangsung cukup panjang tahun ini

mempengaruhi operasi beberapa Pusat Listrik Tenaga Air (PLTA). Hal ini menyebabkan berkurangnya pasokan listrik dari beberapa pusat pembangkit.

Di Jawa Bali yang telah tersambung menjadi satu sistem kelistrikan, pada waktu beban puncak (18.00 – 22.00 waktu setempat) mengalami kekurangan pasokan. Sehingga terpaksa dilakukan pemadaman di beberapa lokasi secara bergilir maksimal selama tiga jam setiap kali padam supaya tidak terlalu mengganggu aktifitas pelanggan.

Di wilayah Jawa Barat Banten sendiri beban puncak malam sekitar 8027 MW.

Namun dengan berkurangnya kemampuan pembangkit untuk memasok listrik, beban di Jawa Barat dan Banten terpaksa dikurangi sekitar 530 MW.

“Angka ini kemudian dibagi berdasarkan prosentase besarnya beban di masing-masing area PLN DJBB. Adapun untuk wilayah Bandung dan sekitarnya mendapat kuota sekitar 40 MW,” kata Agung. jo

 

Baca Juga :

Unpad Mewisuda 2771 Lulusannya

Unpad Mewisuda 2771 Lulusannya

Unpad Mewisuda 2771 Lulusannya

Unpad Mewisuda 2771 Lulusannya

BANDUNG – Universitas Padjadjaran (Unpad)

kembali akan menyelenggarakan kegiatan akademik berupa pelaksanaan Wisuda Gelombang I Tahun Akademik 2015/2016, yang akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari berturut-turut yakni pada hari Selasa, Rabu & Kamis, tanggal 3, 4 & 5 November 2015 bertempat di Grha Sanusihardjadinata Kampus Unpad Jl. Dipati Ukur No.35 Bandung. Peserta wisuda yang akan dilantik sebanyak 2771 orang.

Dalam rangka menigkatkan mutu dan kualitas pelayanan yang lebih baik serta untuk memberikan kenyamanan kepada para wisudawan orangtua dan Stakeholder lainnya. Unpad melakukan beberapa perubahan dalam prosesi upacara pelepasan wisuda.

Pelaksanaan wisuda yang dilaksanakan selama 3 (tiga)

hari tersebut akan dibagi ke dalam 6 (enam) sesi. Sesi pagi dijadwalkan pukul 09.00 – 11.00 WIB, sedangkan sesi siang pukul 14.00-16.00 WIB. Setiap harinya akan ada 2 sesi wisuda, setiap sesi wisuda hanya akan diikuti oleh 3-4 fakultas, tidak seluruhnya. Yang selama ini setiap sesi terdiri dari beberapa program studi dan fakultas. Selain itu pada pelaksanaan wisuda kali ini akan mengundang Dekan dan Ketua Program Studi dari setiap program studi yang lulusannya di wisuda pada sesi itu.

Pada pelaksanaan wisuda sebelumnya upacara pelepasan ini merupakan Sidang Terbuka Senat Universitas yang dipimpin oleh Rektor Unpad merangkap sebagai Ketua Senat Universitas.

Kali ini Pelaksaan Upacara pelepasan wisuda akan dipimpin langsung oleh Rektor Unpad

, Prof. Dr. med. Tri Hanggono Achmad, dr., karena ini merupakan Wisuda Universitas Padjadjaran, akan dihadiri pula oleh Ketua Senat Akademik, Ketua Majelis Wali Amanat, Wakil Rektor, serta Dekan Fakultas dan Dekan Sekolah. Sebagai anggota dalam prosesi upacara wisuda ini akan hadir pula, Sekretaris dan Anggota Senat Akademik, Ketua dan Anggota Dewan Profesor, Rektor Unpad terdahulu dan Profesor Tamu. jo

 

Sumber :

https://penzu.com/public/dffb634b

Setiap TPSR akan Olah Sampah Menjadi Energi

Setiap TPSR akan Olah Sampah Menjadi Energi

Setiap TPSR akan Olah Sampah Menjadi Energi

Setiap TPSR akan Olah Sampah Menjadi Energi

BANDUNG- Kepala Balai Pengelolaan Sampah Regional (BPSR)

Dinas Permukiman dan Perumahan (Diskimrum) Provinsi Jawa Barat, Ir. Edi Bachtiar, M.Sc mengatakan, pengelolaan sampah di Tempat Pengelolaan Sampah Regional (TPSR) yang disediakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menerapkan konsep Weste to Energi, yaitu sampah diolah dengan teknologi tinggi sehingga menghasilkan energi.

“Sebelum diolah, sampahnya akan dipilah dulu. Nanti, ada unit pemrosesan untuk memilah sampah,” kata Edi di Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, belum lama ini kepada jabarprov.go.id.

Sampah yang dibuang oleh masyarakat dan ditampung di tempat

pembuangan sampah, menurut Edi, umumnya berupa sampah campuran. Artinya, segala macam ada dalam sampah tersebut. Bahkan sampah-sampah itu tercampur dengan barangkal atau pasir. Untuk menghasilkan energi harus sampah yang mudah terbakar, diantaranya kertas, plastik, setereopoam, kain dan karet. Sampah organik pun bisa, tapi harus dikeringkan dulu.

“Dengan teknologi tinggi, sampah-sampah tersebut diolah menghasilkan panas untuk menggerakkan turbin dan selanjutnya menghasilkan energi listrik. Atau sampah tesebut diolah untuk menghasilkan gas,” katanya

Terkait dengan pengolahan sampah menjadi energi listrik, jelas Edi

, pihaknya sudah melakukan komunikasi dan kesepakatan awal dengan pihak PT PLN. BUMN listrik tersebut menjalankan peraturan Menteri ESDM Nomor 19 Tahun 2013, bahwa listrik yang dihasilkan dari energi sampah ini, wajib hukumnya dibeli oleh pemerintah.

“Tarifnya sudah ada. Jadi, PLN itu nantinya tinggal melakukan kerjasama dengan investor yang mengadakan kerjasama dengan pemerintah provinsi,” katanya.

Karena setiap TPSR akan mengolah sampah menjadi energi, lanjut Edi, sampahnya akan habis. Residunya hanya mencapai 10 persen dan ditampung ke sanitary landfiil, sehingga umur TPSR akan panjang.

Sumber :

https://www.kiwibox.com/alistudio/blog/entry/148435463/klasifikasi-kingdom-animalia/

Pengertian Analis Kesehatan atau AAK

Pengertian Analis Kesehatan atau AAK

Apa itu analis kesehatan atau AAK? Pengertian Analis kesehatan adalah tenaga profesi yang memegang peranan perlu dalam analisa laboratorium kesehatan. Analis kesehatan kerap dikenal termasuk sebagai pakar teknologi laboratorium kesehatan. Standar Profesi Ahli Tenaga Laboratorium Kesehatan Indonesia ialah standar profesi bagi profesi pakar teknologi laboratorium kesehatan di Indonesia dalam melaksanakan tugas profesinya untuk berperan secara aktif terarah dan terpadu bagi pembangunan nasional Indonesia.

Banyak sekali segi yang menopang kemajuan dalam pengetahuan kedokteran layaknya profesi, laboratorium, dan lain-lain. Namun tahukah kamu ada banyak sekali profesi yang ikut menopang dokter untuk mendiagnosa suatu penyakit. Salah satunya ialah profesi Analis Kesehatan. Profesi Analis Kesehatan terlampau perlu dalam dunia kedokteran. Lalu keluar sebuah pertanyaan seberapa perlu peran analis kesehatan dalam dunia kedokteran?. Tentunya terlampau penting., seorang dokter tidak mampu memilih sendiri dalam memastikan suatu diagnose penyakit, tapi dibutuhkan berasal dari hasil pengecekan laboratorium. Diagnosa soerang dokter terlampau terbujuk oleh sampel yang diteliti oleh pakar tenaga laboratorium. Oleh sebab itu seorang analis kesehatan kudu terampil dan kompeten dalam profesinya.

Analis kesehatan meliputi ruang lingkup yang terlampau luas, layaknya pengecekan hematologi (ilmu yang mempelajari mengenai darah dan bagian-bagiannya dan juga kelainannya), pengecekan kimia klinik, pengecekan parasitology (protozoa, fungi, cacing, dsb), pengecekan mikrobiologi, pengecekan imunologi, dan sebagainya. Namun analis kesehatan termasuk mampu berkarir di laboratorium Patologi Anatomi untuk pengecekan sampel berupa jaringan hasil operasi. Tidak cuma bekerja di laboratorium kesehatan saja, tapi seorang analis termasuk mampu bekerja di industri makanan dan minuman, dan lain sebagainya.

Profil atau peran lulusan Pendidikan Diploma III Analis Kesehatan mengacu kepada Surat Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 370/Menkes/SK/III/2007. Tugas Utama Analis Kesehatan Indonesia ialah menggerakkan service laboratorium kesehatan. Dalam melaksanakan tugas pokok tersebut, Analis kesehatan mempunyai fungsi/kewajiban antara lain:

Mengembangkan prosedur untuk mengambil dan memproduksi specimen
Melaksanakan uji analitik pada reagen dan specimen
Mengoperasikan dan pelihara peralatan laboratorium
Mengevaluasi knowledge laboratorium untuk menegaskan akurasi dan prosedur pengendalian kualitas dan mengembangkan pemecahan masalah yang perihal bersama knowledge hasil uji
Mengevaluasi teknik, instrument dan prosedur baru untuk memilih manfaat kepraktisannya
Membantu klinisi dalam penggunaan knowledge laboratorium secara efisien dan efisien untuk menginterpretasikan hasil uji laboratorium
Merencanakan, mengatur, melaksanakan dan mengevaluasi aktivitas laboratorium
Membimbing dan membina tenaga kesehatan lain dalam bidang teknik kelaboratoriuman
Merancang dan melaksanakan penelitian dalam bidang laboratorium Kesehatan

Demikianlah deskripsi mengenai Pengertian Analis Kesehatan atau AAK. Semoga bermanfaat!

Sumber : https://www.lele.co.id/panduan-lengkap-7-cara-menanam-hidroponik-sederhana-di-pekarangan/

Pengertian dan Definisi Konseptual

Pengertian dan Definisi Konseptual

Apa Konsep Itu?
Konsep merupakan kumpulan-kumpulan yang mengelompokkan suatu objek, kejadian, karakteristik dilandaskan properti umum (Zacks dan tversky, 2001). Konsep merupakan unsur dari kognisi yang bisa membantu meringkas informasi (Hahn dan Ramscar, 2001); Medin, 2000). Coba anda bayangkan sebuah dunia di mana anda tak punyai konsep. Kita mesti lihat suatu hal objek seperti suatu hal yang unik dan tidak akan bisa mengakibatkan generalisasi. Apabila anda tidak punyai konsep, anda akan susah membatasi problem yang gampang dan bahkan tak bisa memecahkan kasus tersebut. Contohnya rencana buku. Jika murid tidak sadar bahwa buku merupakan lembaran-lembaran kertas dengan ukuran yang sama, yang disatukan atau dijilid, dan berisi huruf cetak dan gambar didalam urut-urutan yang mengandung nilai-nilai tiap-tiap kali kami menemukan informasi baru.

Definisi konseptual bisa dibagi 3 dimensi yaitu:

Dimensi personal skills plus attitudes
Dimensi interpersonal skills
Dimensi oral plus written communication
Ketiga dimensi tersebut bisa jadi 15 indikator, ialah sebagai berikut.

Dimensi personal skills plus attitudes meliputi (1) keahlian berinteraksi petugas didalam menyiapkan informasi pelayanan; (2) kepintaran berinteraksi petugas didalam menyampai-kan knowledge pelayanan; (3) keterampilan berinteraksi petugas didalam memproses knowledge yang disampaikan oleh penerima layanan; (4) sikap petugas didalam mengemukakan knowledge kepada penerima layanan, dan (5) sikap petugas didalam terima knowledge dari penerima layanan.

Dimensi interpersonal skills meliputi (6) Hubungan antar atasan unit kegiatan pelayanan, (7) Hubungan atasan unit dengan staf pelayanan, (8) Hubungan antar staf pelayanan, (9) Hubungan staf pelayanan dengan warga penerima layanan, dan (10) Hubungan antar sesama penerima layanan.

Dimensi oral plus written communication meliputi (11) Perkataan petugas pelayanan, (12) Penjelasan lisan dari petugas pelayanan, (13) Penjelasan tertera dari petugas pelayanan, (14) Pengumuman di area pelayanan, dan (15) Penyediaan fasilitas informasi pelayanan.

Sumber : https://www.ruangguru.co.id/download-contoh-surat-penawaran-harga-yang-benar/

Otonomi Daerah: Pengertian, Tujuan, Prinsip dan Unsur Otonomi Daerah

Otonomi Daerah: Pengertian, Tujuan, Prinsip dan Unsur Otonomi Daerah

Pasal 1 UU No. 32 Tahun 2004 menjelaskan bahwa otonomi tempat merupakan hak, wewenang, dan kewajiban tempat otonom untuk sesuaikan dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan penduduk setempat sesuai dengan keputusan perundang-undangan.

Daerah otonom merupakan kesatuan penduduk hukum yang punya batasan lokasi yang punya kewenangan untuk sesuaikan dan mengurus urusan pemerintahan dan kepentingan penduduk setempat menurut prakarsa sendiri berlandaskan aspirasi penduduk didalam sistem NKRI. Penyelenggaraan otonomi tempat dilaksanakan oleh pemerintah tempat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Unsur-unsur tempat otonom menurut ( H. Siswanto Sunarno, 2006 ) ialah:
1. Unsur Batas Wilayah
Sebagai sebuah kesatuan penduduk hukum, atau untuk menentukan kepastian hukum bagi pemerintah dan penduduk didalam jalankan huhbungan hukum didalam penetapan kewajiban khusus sebagai warga penduduk pada manfaat service lazim pemerintahan dan peningkatan kesejahteraan secara luas kepada penduduk didaerah tersebut.
2. Unsur Pemerintahan
Eksistensi pemerintahan di tempat dilandaskan atas pengesahan undang – undang yang memberi tambahan kewenangan kepada pemerintah tempat untuk jalankan urusan pemerintahan, yang berwenang sesuaikan berdasarkan kreatifitasnya sendiri.

3. Unsur Masyarakat
Masyarakat sebagai bagian pemerintahan tempat ialah kesatuan penduduk hukum yang paham membawa budaya, kebiasaan, dan tradisi – istiadat yang ikut menghiasi sistem pemerintahan daerah, menjadi berasal dari bentuk pola berpikir, bertindak, dan tradisi khusus didalam kehidupan masyarakat.

Prinsip Otonomi Daerah
Otonomi seluas luasnya
Otonomi seluas-luasnya merupakan pengurusan pemerintah didalam segala faktor kehidupan, baik ekonomi, politik, maupun sosial budaya. Akan tapi hal itu dibatasi oleh wewenang yang dimiliki oleh pemerintah inti.
Otonomi nyata
Otonomi nyata merupakan kedaulatan tempat untuk menyelenggarakan kewanangan pemerintah di faktor khusus yang secara paham ada dan diperlukan dan juga tumbuh,hidup, dan berkembang di daerah
Otonomi bertanggung jawab
Otonomi bertanggung jawab merupakan perwujudan pertanggung jawaban sebagai dampak perlindungan hak dan wewenang kepada tempat didalam bentuk tugas dan kewajiban yang mesti dipikul oleh tempat didalam menggapai tujuan otonomi.

Tujuan Otonomi Daerah
Memberikan wewenang yang besar dan paham kepada daerah
Memberikan perbandingan keuangan antara pemerintah tempat dan pusat
Memberikan kekuasaan kepada tempat untuk memakai sumberdaya nasional secara imbang
Mendorong pemberdayaan masyarakat
Menumbuhkan produktivitas

Demikianlah penjelasan berkenaan Otonomi Daerah: Pengertian, Tujuan, Prinsip dan Unsur Otonomi Daerah. Semoga bermanfaat!

Baca juga :

80 Persen Wajib Pajak di Jabar Tertib Bayar

80 Persen Wajib Pajak di Jabar Tertib Bayar

80 Persen Wajib Pajak di Jabar Tertib Bayar

80 Persen Wajib Pajak di Jabar Tertib Bayar

BANDUNG- Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda)

Provinsi Jawa Barat memberikan apresiasi kepada masyarakat Jawa Barat yang telah tertib melakukan pembayaran pajak, khususnya pajak kendaraan bermotor.

Kepala Dispenda Provinsi Jawa Barat, Dadang Suharto mengatakan, jumlah masyarakat di Jabar yang telah memenuhi kewajibannya untuk membayar pajak cukup besar meski belum semuanya melakukan pembayaran.

“Dari 14,7 juta wajib pajak khususnya

pajak kendaraan bermotor yang ada di Jawa Barat, baru sekitar 80% yang tertib melakukan pembayaran setiap tahunnya,” ucap Dadang, kepada  dalam sebuah acara beberapa waktu lalu.

Menurut Dadang, 20 persen wajib pajak sisanya

yang tidak membayar pajak karena berbagai hal seperti mutasi kendaraannya rusak atau mutasi hingga yang sengaja untuk tidak membayar pajak. “Tertib bayar pajak di Jabar 80%, jadi sisanya itu ada yang rusak kendaraannya, hilang, mutasi tapi ada juga yang nakal tidak bayar pajak,” katanya.

 

Baca Juga :

100 ribu Home Stay Siap Dibangun Mulai Tahun 2016

100 ribu Home Stay Siap Dibangun Mulai Tahun 2016

100 ribu Home Stay Siap Dibangun Mulai Tahun 2016

100 ribu Home Stay Siap Dibangun Mulai Tahun 2016

BANDUNG – Kementrian Pariwisata RI siap

membangun 100 ribu home stay dan 50 ribu toilet sampai 2019 diberbagai objek wisata seluruh Indonesia. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Arif Yahya mengatakan, pembangunan Home Stay dan Toilet itu akan diserahkan pada swasta dengan melibatkan UMKM.

“Nanti Bank Tabungan Negara atau BTN

yang akan mendanai, sementara kepemilikannya akan ditawarkan pada UMKM dengan sistem kredit, baik home stay maupun toilet, dengan nama KPH atau Kredit Pemilik Homestay dan KPT, Kredit Pemilik Toilet” katanya.

Menurut Arif pembangunan home stay dan toilet yang berstandar

internasional itu untuk menunjang kepariwisataan. “Para wisatawan baik mancanegara maupun nusantara, banyak yang mengeluhkan tentang sarana penginapan dan toilet yang kurang baik di Indonesia. Kalau dikelola Pemda nanti tidak terawat, oleh karena itu kami akan menawarkan pada pihak swasta terutama para penggiat UMKM dengan kredit yang sangat ringan” jelasnya.

Pembangunan home stay dan toilet itu akan dimulai pertengahan tahun 2016. Arif mencontohkan, di Jawa Barat akan dimulai di kawasan objek wisata khusus Geopark Ciletuh Sukabumi Selatan. (Pun)

 

Sumber :

https://www.lapor.go.id/profil/1783719

Muslimat NU Harus Makin Jaya

Muslimat NU Harus Makin Jaya

Muslimat NU Harus Makin Jaya

Muslimat NU Harus Makin Jaya

BANDUNG-Pemerintah Provinsi Jawa Barat

memberikan selamat kepada Muslimat Nahdatu Ulama (NU) Jawa Barat, dalam memperingati Harlah (Hari Lahir) Muslimat NU ke-70, yang berlangsung di Aula Gedung Pengurus Wilayah NU, Provinsi Jawa Barat, Jl. Terusan Galunggung, Minggu (08/05).

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan

dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten 3 Pemprov Jabar, Ahmad Hadadi mengharapkan, Muslimat NU Jabar akan terus makin jaya, diusianya yang ke-70.

“Mewakili Pemporv Jabar, kami mengucapkan

selamat atas Harlah Muslimah NU ke-70,” ucap Ahmad, dihadapan ratusan Muslimat NU se-Jawa Barat, yang hadir dalam acara tersebut.

Gubernur berharap, keberadaan Muslimat NU bisa membantu pemerintah Provinsi Jawa Barat, dalam berbagai program pembangunanya di wilayah Jabar.

 

Sumber :

https://www.lapor.go.id/profil/1783064

Menkominfo Berikan Kadeudeuh Pensiunan Postel

Menkominfo Berikan Kadeudeuh Pensiunan Postel

Menkominfo Berikan Kadeudeuh Pensiunan Postel

Menkominfo Berikan Kadeudeuh Pensiunan Postel

BANDUNG-Seusai memimpin peringatan Hari Bakti Postel ke-71

, Menteri Komunikasi dan Infomatika Rudiantara melakukan ramah tamah dengan para veteran Angkatan Muda Pos, Telegrap, dan Telepon (AMPTT).

“Setiap tahun kita bertemu, saya tidak berhenti berterima

kasih atas jasa bapak semua. Tanpa perjuangan bapak merebut jawatan PTT dari tangan tentara Jepang, maka Indonesia tidak bisa seperti saat ini” kata Rudiantara di Museum Pos Indonesia Bandung, Selasa (27/9).

Lebih lanjut Rudiantara menjelaskan bahwa jika dahulu yang menjadi patokan adalah berapa jumlah Self Suporting Tower (SST) yang terpasang ke rumah. Maka saat ini perkembangan telematika sangat pesat.

“Sekarang jumlah pelanggan riil ada 170 juta,

dimana satu orang minimal punya satu handphone. Jumlah Subscriber Identity Module (SIM) Card yang ada 300 juta lebih. Penggunaan HP tidak hanya untuk telepon dan sms, tapi terdapat banyak aplikasi mulai untuk silaturahmi sampai yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi” pungkasnya.

Pada akhir sambutannya Rudiantara kembali menegaskan bahwa perkembangan pesat telekomunikasi tidak terlepas dari peran serta dukungan veteran AMPTT. jo

 

Baca Juga :